Innalillahi wa innailaihi rajiun. Aceh berduka atas meninggalnya Abu Kuta Krueng, ulama kharismatik yang dicintai banyak orang. Simak cerita selengkapnya!
Aceh kembali diselimuti kabar duka yang mendalam setelah kepergian ulama karismatik, Abu H. Usman Bin Ali yang lebih dikenal dengan panggilannya, Abu Kuta Krueng. Beliau meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) di Banda Aceh. Kabar ini tentu menjadi kehilangan yang sangat besar bagi masyarakat Aceh, terutama bagi para pengikut dan jemaahnya yang selalu mengagumi kebijaksanaan dan ilmu agama yang beliau miliki.
Kehidupan Abu Kuta Krueng sarat dengan pengabdian kepada pendidikan agama dan penyebaran nilai-nilai Islam. Selama hidupnya, beliau dikenal sebagai sosok yang tawadhu, penuh kasih sayang, dan bijaksana. Pengaruhnya terhadap masyarakat Aceh sangat besar, sehingga tidak sedikit yang merasa kehilangan sosok guru dan pemimpin spiritual yang selama ini menjadi panutan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. "Innalillahi wa innailaihi rajiun, kami berdoa agar Allah menerima amal kebaikannya dan memberi ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan," ungkap Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, yang turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian beliau.
Para jemaah dan pecinta ilmu agama menggelar doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Abu Kuta Krueng. Mama Kuta Krueng akan selalu dikenang, bukan hanya sebagai seorang ulama, tetapi juga sebagai penggerak perubahan positif dalam masyarakat. Dalam masa yang penuh tantangan ini, nilai-nilai yang beliau tanamkan akan terus hidup dalam hati setiap orang yang pernah berinteraksi dengan beliau.
Di tengah duka yang menyelimuti, mari kita ingat bahwa setiap orang yang pergi meninggalkan jejak positif dalam kehidupan kita. Abu Kuta Krueng bukan hanya sosok berpengaruh tetapi juga memiliki hubungan yang erat dengan para santrinya. Menariknya, beliau selalu memiliki cara unik untuk menghidupkan suasana ceria dalam ceramahnya, sering kali menggunakan humor untuk menarik perhatian jemaahnya. Sekali lagi, selamat jalan Abu Kuta Krueng, kami akan merindukanmu! Di Aceh, kepergianmu menyisakan banyak kenangan manis yang tak terlupakan.
Ulama tasawuf yang dikenal dengan panggilan Abu Kuta Krueng itu wafat saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUDZA).
Aceh kembali berduka. Salah satu ulama karismatiknya, Abu H Usman Bin Ali atau lebih dikenal sebagai Abu Kuta Krueng, telah berpulang ke rahmatullah.
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU โ Innalillahi wainnailaihirajiun. Aceh kembali diselimuti duka. Satu lagi ulama kharismatik Aceh meninggal dunia, ...
Berita duka datang dari Aceh. Ulama karismatik Abu H. Usman bin Ali atau dikenal dengan nama Abu Kuta Krueng meninggal dunia.
Innalillahi wainnailaihirajiun. Aceh kembali berduka. Salah seorang ulama kharismatik Aceh Abu H Usman Bin Ali atau yang dikenal dengan panggilan.
Banda Aceh โ Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya ulama kharismatik Aceh, Abu H Usman Bin Ali atau lebih ...
KabarTamiang.com | Banda Aceh - Innalillahi wainnailaihi rajiun, Abu Haji Usman bin Ali atau dikenal Abu Kuta Krueng meninggal dunia, Kamis, ...
Abu Kuta Krueng meninggal dunia di Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, pada Kamis (13/2/2025) sekitar pukul 04.30 WIB.
Innalillahi wa innailaihi rajiun. Abu Haji Usman bin Ali yang lebih dikenal sebagai Abu Kuta Krueng telah meninggal dunia.
Masyarakat Aceh berduka atas kepergian dua ulama kharismatik yang telah menginspirasi banyak insan melalui pengabdian dan ilmu yang mereka bagikan.