Kalau kamu pengguna WhatsApp, siap-siap deh. Paragon Solutions, perusahaan spyware asal Israel, baru saja meretas banyak penggunanya. Baca selengkapnya!
Belum lama ini, berita mengejutkan datang dari aplikasi percakapan yang paling populer di dunia, WhatsApp. Meta, perusahaan induk WhatsApp, mengkonfirmasi bahwa perusahaan mata-mata asal Israel, Paragon Solutions, terlibat dalam aksi peretasan yang menarget pengguna secara langsung. Software mata-mata yang mereka kembangkan, dikategorikan sebagai spyware 'zero-click', memungkinkan para peretas untuk mengakses perangkat tanpa perlu izin dari pengguna. Bayangkan, kamu hanya duduk santai dan tiba-tiba privasi kamu dibobol!
Pokoknya, keamanan data pengguna di WhatsApp kini menjadi bahan perbincangan hangat. Paragon Solutions diketahui telah meretas banyak pengguna di seluruh dunia, termasuk jurnalis dan aktivis yang berupaya menyuarakan kebenaran. Dalam pengumuman resmi, pejabat Meta menegaskan bahwa perusahaan tersebut terus memonitor situasi dan berupaya melindungi penggunanya dari serangan-serangan semacam ini. Meskipun WhatsApp telah dikenal sebagai platform yang cukup aman, kejadian ini memberikan peringatan bagi kita semua untuk tetap waspada.
Mungkin kamu bertanya-tanya, apa sih yang dapat dilakukan untuk melindungi dirimu dari ancaman seperti ini? Salah satunya adalah dengan tidak sembarangan menginstall aplikasi dari sumber yang tidak jelas. Ada daftar 28 aplikasi berbahaya yang dilaporkan mampu menyusup ke dalam akun WhatsApp kamu. Oleh karena itu, selalu pastikan untuk memeriksa izin aplikasi sebelum mengunduhnya, dan gunakan fitur keamanan yang ada!
Di samping itu, penting untuk selalu memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru, karena pembaruan ini sering kali mencakup patch keamanan yang krusial. Jadi, jangan remehkan perbaruan ya! Selain itu, Meta juga menyarankan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor bagi penggunanya. Dengan begitu, meskipun ada yang mencoba mengakses akunmu, mereka masih perlu melewati lapisan keamanan tambahan.
Tahukah kamu bahwa WhatsApp memiliki lebih dari 2 miliar pengguna aktif di seluruh dunia? Ini menjadikannya sebagai salah satu aplikasi pesan terbesar saat ini. Kejadian peretasan ini tentu menjadi perhatian semua pengguna, karena apabila tidak ditangani dengan serius, bisa mengakibatkan kerugian besar bagi pengguna. Jadi, tetap waspada dan pastikan keamanan data kamu terjaga!
Meta, perusahaan induk WhatsApp mengonfirmasi perusahaan mata-mata asal Israel, Paragon Solutions meretas sebagian besar penggunanya.
Meta, perusahaan induk WhatsApp, mengonfirmasi bahwa perusahaan mata-mata asal Israel, Paragon Solutions, terlibat dalam aksi peretasan yang menargetk...
Pejabat Meta mengumumkan adanya software mata-mata alias spyware besutan perusahaan Israel, Paragon, yang kini menargetkan dan meretas pengguna WhatsApp di ...
Jakarta: Menjadi aplikasi percakapan paling populer tidak menjamin WhatsApp selalu berhasil melindungi penggunanya. Sebuah bocoran dari orang dalam WhatsApp ...
Layanan perpesanan populer milik Meta, WhatsApp, mengungkap bahwa perusahaan spyware Israel, Paragon Solutions, telah menargetkan puluhan penggunanya, ...
Sensor proximity berfungsi untuk mendeteksi keberadaan wajah pengguna saat menerima panggilan, sehingga layar ponsel akan mati secara otomatis untuk mencegah ...
Waspadai sederet aplikasi berbahaya yang telah disusupi malware ini. Hati-hati akun WhatsApp anda bisa disadap hingga rekening terkuras habis.
WASHINGTON - Seorang pejabat layanan obrolan WhatsApp populer milik Meta mengatakan perusahaan mata-mata Israel Paragon Solutions telah menargetkan sejumlah ...
Penyusupan ini diungkap pada Jumat, (01/02), dimana spyware 'zero-click' milik Israel telah menargetkan sejumlah pengguna di seluruh dunia, ...
Jakarta, CNBC Indonesia - Pejabat Meta Platforms mengungkap layanan pesan singkat populer WhatsApp menjadi target serangan malware yang diduga dilancarkan ...
Penyusupan ini diungkap pada Jumat, (01/02), dimana spyware 'zero-click' milik Israel telah menargetkan sejumlah pengguna di seluruh dunia, ...
WhatsApp mengungkapkan sekitar 90 penggunanya menjadi target peretasan spyware yang dilakukan oleh perusahaan Israel, Paragon Solutions.
Sama seperti Direct Messenger (DM) di Instagram, aplikasi WhatsApp juga bisa mengirimkan gambar, video, dan audio sekali lihat. Fitur ini berguna jika Anda ...
Liputan6.com, Jakarta - WhatsApp mengungkapkan sejumlah penggunanya kemungkinan besar kena serangan spyware. Laporan The Guardian menyebutkan, ...
Banyak pengguna WhatsApp di Arab Saudi mengungkapkan aktifnya fitur tersebut pada hari Sabtu (1/2/2025) lalu - Bagian 1.
Fitur WhatsApp satu ini memungkinkan pengguna untuk melihat foto tanpa perlu menyimpannya. Fitur tersebut dirancang untuk mencegah pembebanan ruang penyimpanan ...
Jakarta, CNBC Indonesia - Seiring perkembangan teknologi, kejahatan banyak terjadi di ruang digital. Tidak sedikit pengguna smartphone yang sudah menjadi ...
Dengan mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor atau verifikasi dua langkah, Anda dapat memberikan keamanan ekstra pada akun WhatsApp. Simak caranya.
Hati-hati deretan aplikasi ini ternyata berbahaya telah disusupi Malware. Waspada akun WhatsApp anda bisa disadap hingga rekening terkuras.
Jakarta, CNBC Indonesia - Spyware Israel menargetkan setidaknya hampir 100 jurnalis dan masyarakat sipil pengguna WhatsApp. Pihak aplikasi mengungkapkan hal ...
WhatsApp salah satu aplikasi alternatif perpesanan yang dapat mengirim informasi berupa berbentuk foto atau dokumen lain. Ada kalanya pengguna harus dihadapkan ...
Meta mengungkap adanya serangan spyware zero-click melalui WhatsApp yang menargetkan 90 jurnalis dan anggota masyarakat sipil.
Pengguna WhatsApp menghadapi ancaman baru setelah Meta mengonfirmasi adanya serangan spyware canggih yang tidak memerlukan interaksi pengguna atau zero-click ...
WhatsApp (WA) jadi perpesanan instan yang paling banyak digunakan di dunia, termasuk Indonesia. Sesama penggunanya saling bertukar pesan serta membagikan ...
Telah beredar akun whatsapp palsu mengatasnamakan Bupati Asahan. Akun ini tentu saja sengaja dibuat oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dengan tujuan ...