Siapa sangka, AI asal China ini bikin rame! DeepSeek siap jadi saingan ChatGPT? Yuk, kenalan dengan teknologi canggih ini!
Dunia teknologi kini sedang diguncang oleh kehadiran DeepSeek AI, sebuah perusahaan rintisan kecerdasan buatan asal China yang diakui dapat menyaingi popularitas ChatGPT dari OpenAI. Didirikan oleh Liang Wenfeng, DeepSeek memiliki aplikasi seperti chatbot yang dapat memudahkan berbagai interaksi pengguna. Tak hanya sebatas itu, aplikasi ini mampu bersaing di pasaran global dan bahkan menjadi nomor satu di Google Play Store!
DeepSeek AI berkembang pesat dan menarik perhatian banyak pegiat teknologi dan pengguna di seluruh dunia. Namun, kesuksesannya juga menimbulkan masalah, termasuk serangan siber yang dialami sejak popularitasnya meroket. Sejak aplikasi ini menjadi buah bibir, banyak pengguna baru yang melaporkan kesulitan dalam mendaftar dan mengakses layanan. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan keamanan data di era digital saat ini.
Liang Wenfeng, pemilik dan pendiri DeepSeek, merupakan seorang pengusaha yang dikenal dengan ambisi dan visinya untuk menciptakan teknologi AI yang semakin canggih dan terjangkau. Dengan teknologi jempolan dari DeepSeek, ia berharap dapat membawa keseimbangan di industri teknologi global, terutama dalam konteks persaingan antara AS dan China. Terlepas dari tantangan yang ada, Liang terus berkomitmen untuk membawa inovasi baru dalam dunia kecerdasan buatan.
Sebuah hal menarik, DeepSeek tidak hanya menciptakan aplikasi berbasis AI, tapi juga berhasil memberikan dampak nyata di pasar saham teknologi yang selama ini dikuasai oleh raksasa seperti OpenAI dan Google. Dalam waktu singkat, ia berhasil meraih popularitas besar, yang tentu saja menjadi perhatian para investor. Dukungan dari para ahli teknologi di seluruh dunia menjadikan DeepSeek sebagai salah satu perusahaan rintisan yang layak diperhitungkan.
Menariknya, popularitas DeepSeek ini membawa angin segar bagi industri AI. Dengan tantangan yang dihadapi dan kehebohan yang ditimbulkannya, kita bisa melihat perkembangan industri ini semakin setajam silet! Tidak ada yang bisa memprediksi sampai di mana perjalanan DeepSeek akan berlanjut, tapi satu hal yang pasti: dunia akan terus berputar dan teknologi AI akan selalu ada di garis depan.
Ternyata, komet kecerdasan buatan tidak hanya menyusul, tapi siap membakar langkah dengan ketajaman dan inovasi. Siapasih yang tidak ingin mengikuti langkah Liang Wenfeng dan DeepSeek? Jika ini adalah perlombaan, tentu kita semua ingin berada di garis depan!
Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia dihebohkan dengan kemunculan perusahaan rintisan kecerdasan buatan asal China, DeepSeek AI. Hal ini dikarenakan aplikasi itu ...
Belakangan ini, DeepSeek AI sedang menjadi perbincangan hangat bagi para pegiat teknologi, utamanya yang menyenangi bidang AI (Artificial Intelligence), ...
TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah teknologi kecerdasan buatan (AI) buatan Cina, DeepSeek, sedang menjadi perhatian dunia sebagai pesaing besar ChatGPT dari OpenAI.
Keberhasilan DeepSeek berpotensi mengubah strategi kebijakan proteksionistik teknologi antara AS dan China di masa depan. Halaman all.
KBRN, Jakarta: DeepSeek, perusahaan asal Tiongkok, mengalami serangan siber besar-besaran. Serangan ini terjadi setelah aplikasi asisten AI-nya, DeepSeek R1 ...
Perusahaan rintisan (startup) teknologi asal China yang bergerak di bidang kecerdasan buatan (AI), DeepSeek menggemparkan pasar saham Amerika Serikat (AS).
KOMPAS.com - Aplikasi chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek membatasi pendaftaran sementara sejak Senin (27/1/2025) akibat menerima serangan siber. DeepSeek juga sempat mengalami gangguan setelah popularitasnya melejit di Amerika ...
DeepSeek mengguncang dunia teknologi kecerdasan buatan (AI). Teknologi serupa ChatGBT itu merupakan proyek Liang Wenfeng. Siapakah dia?
Chatbot kecerdasan buatan (AI) buatan China DeepSeek menjadi aplikasi nomor di Google Play Store, beberapa hari setelah aplikasi tersebut juga menempati ...
Popularitas dan kemampuan DeepSeek AI pun diakui oleh pendiri OpenAI Sam Altman. Mengutip laporan Reuters, Altman mengatakan kalau model AI DeepSeek R1 begitu " ...
KBRN, Jakarta: DeepSeek adalah perusahaan rintisan AI asal Hangzhou, China, yang didirikan oleh Liang Wenfen.
KOMPAS.com - DeepSeek, aplikasi chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) asal China, baru-baru ini ramai diperbincangkan. Pasalnya, DeepSeek muncul sebagai ...
Upaya pemulihan saham teknologi, yang baru saja mulai menguat, kembali goyah pada Selasa (28/1), sementara raksasa produsen chip AI, Nvidia (NVDA.
Jensen Huang kehilangan kekayaan sebesar 20 persen kekayaannya dalam kurun waktu 24 jam dipicu oleh kehadiran pengembang AI asal China.
Deepseek, AI buatan China yang bikin AS meradang. Kabar terbaru, AS mempertimbangkan DeepSeek sebagai ancaman nasional.
DeepSeek, chatbot kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) buatan China menjadi aplikasi nomor satu di Google Play Store. Beberapa hari sebelumnya ...
Deepseek, AI buatan China yang bikin AS meradang. Kabar terbaru, AS mempertimbangkan DeepSeek sebagai ancaman nasional. Halaman all.
Jakarta: Tokoh penting dalam industri Artificial Intelligence (AI) dunia, Sam Altman angkat bicara setelah kemunculan DeepSeek yang membuat saham-saham dari ...
KOMPAS.com - Liang Wenfeng, pendiri perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, kini menjadi sorotan di industri teknologi. Dalam hitungan minggu, sosok yang sebelumnya dikenal tertutup ini berubah menjadi harapan China dalam ...
DeepSeek, aplikasi chatbot berbasis kecerdasan buatan asal Tiongkok digadang menjadi pesaing baru platform besar seperti ChatGPT dan Meta AI.
Dalam hitungan minggu, sosok yang sebelumnya dikenal tertutup ini berubah menjadi harapan China dalam menghadapi ketatnya kontrol ekspor teknologi yang ...
Indeks Nasdaq dan S&P 500 di New York kembali stabil, sehari setelah sell-off besar-besaran saham teknologi, dipicu kekhawatiran soal program kecerdasan ...
Aplikasi chatbot AI asal China, DeepSeek belakangan ini jadi sorotan karena berhasil buat geger dunia AI di AS dan digadang-gadang jadi pesaing ChatGPT.
Aplikasi chatbot AI asal China, DeepSeek, jadi aplikasi teratas yang diunduh di Google Play Store, beberapa hari setelah merajai App Store.
Aplikasi chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) dari China, DeepSeek kini semakin populer dan mengalahkan dominasi ChatGPT. Begini cara aksesnya.
Kehadiran perusahaan rintisan (startup) teknologi asal China yang bergerak di bidang kecerdasan buatan (AI), DeepSeek bikin gempar pasar saham Amerika ...
Alibaba meluncurkan model AI terbaru, yakni Qwen 2.5-Max yang diklaim lebih unggul dari DeepSeek. Bagaimana prosesnya?
Alibaba luncurkan Qwen 2.5-Max bertepatan dengan hari pertama Tahun Baru Imlek, saat sebagian besar orang Tiongkok libur kerja dan berkumpul dengan ...
Presiden AS DOnald Trump dan pendiri ChatGPT, Sam Altman memberikan komentarnya terkait AI baru buatan perusahaan China, DeepSeek.
Jakarta, CNBC Indonesia - Sistem kecerdasan buatan (AI) DeepSeek buatan China mendadak jadi sorotan dunia, setelah berhasil merontokkan harta 500 orang ...
DeepSeek memperkenalkan dua model AI, yakni DeepSeek-V3 dan DeepSeek-R1, yang disebut lebih hemat biaya dan efisien dibandingkan model AI lain di pasar. Biaya pengembangan DeepSeek lebih murah sekitar 10 kali daripada ChatGPT. Dalam pengembangannya, ...
Jakarta, CNBC Indonesia - Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) milik China "DeepSeek" kini menjadi ancaman serius bagi teknologi Amerika Serikat (AS).
DeepSeek, startup AI asal China, menyalip ChatGPT di App Store AS. Dengan biaya rendah dan teknologi canggih, ia jadi ancaman bagi raksasa teknologi global.
Pembatasan pasokan chip akibat kebijakan Amerika Serikat membuat industri di China harus memutar otak guna berinovasi dalam pengembangan kecerdasan buatan ...
Model AI DeepSeek, Janus-Pro-7B, disebut-sebut mengungguli DALL-E 3 milik OpenAI dan Stable Diffusion milik Stability AI dalam peringkat teratas untuk ...
Adapun DeepSeek bisa dibilang startup karena beroperasi seperti sebuah laboratorium yang dikelola oleh sejumlah anak muda yang baru lulus kuliah serta mahasiswa doktoral dari kampus kenamaan China. Meski demikian, startup ini mampu bersaing dengan ...
Perusahaan artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan) dari China DeepSeek merilis model AI multimodal bernama Janus-Pro, yang disebut lebih canggih dari ...
Alibaba meluncurkan LLM Qwen 2.5 Max yang dilatih dengan 20 triliun lebih token. Kemampuannya diklaim lebih unggul dari GPT-4o dan DeepSeek-V3. Halaman all.