Kasus AKBP Bintoro menyimpan banyak kisah menarik! Mulai dari pemerasan hingga pernyataan Kapolres Jaksel, semua terkuak di sini!
Dalam dunia kepolisian, terkadang sebuah kasus bisa berujung pada drama yang tak terduga. Salah satunya adalah kasus yang melibatkan AKBP Bintoro, mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Ia sedang menghadapi dugaan pemerasan yang melibatkan jumlah uang yang cukup fantastis, yakni senilai Rp 5 miliar. Anggota Kompolnas, Choirul Anam, mengungkapkan bahwa pihaknya akan meminta data dari Indonesia Police Watch (IPW) untuk membantu menelusuri lebih jauh mengenai kabar ini.
Bidang Propam Polda Metro Jaya juga sudah mengambil langkah tegas. Bintoro pun ditahan untuk memberikan keterangan terkait dugaan pemerasan ini. Selama masa jabatannya, ia diduga terlibat dalam pemerasan yang melibatkan anak dari petinggi perusahaan Prodia. Hal ini menimbulkan banyak spekulasi dan gambaran kelam tentang bagaimana seharusnya seorang anggota kepolisian bertindak, terutama dalam menangani kasus-kasus sensitif seperti ini.
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, berkomentar bahwa ia merasa aneh dengan lamanya pengungkapan kasus yang ditangani oleh AKBP Bintoro, termasuk satu kasus dugaan pembunuhan. Ia bahkan menegaskan bahwa tidak mengetahui sama sekali tentang dugaan pemerasan yang dilakukan oleh bawahannya tersebut. Hal ini meningkatkan keraguan dan pertanyaan tentang bagaimana sistem pengawasan di internal kepolisian berlaku.
Ketika dunia pers dapat memberikan pencerahan melalui berita, perusahaan Prodia pun tidak tinggal diam. Mereka membantah ada keterlibatan anak petinggi mereka dalam dugaan pemerasan ini. PT Prodia Widyahusada Tbk kemudian mengklarifikasi bahwa nama yang dicatut dalam kasus ini tidak memiliki hubungan apapun dengan kasus yang sedang diusut.
Menariknya, kasus pemerasan ini bukanlah yang pertama kalinya menghebohkan publik. Selain itu, dalam dunia hukum, kerjasama antara unit kepolisian dan lembaga pengawasan sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Memang, bila ada satu โapel busukโ di dalam keranjang, semua apel harus diperiksa. Mari kita tunggu bagaimana ini berlanjut!
Anggota Kompolnas Choirul Anam mengaku pihaknya akan meminta data dari Indonesia Police Watch (IPW) terkait dugaan pemerasan ini.
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh, mengatakan kasus yang sedang dihadapi oleh Bintoro berkaitan dengan kasus dugaan pemerasan senilai Rp 5 miliar ...
Bidang Propam Polda Metro Jaya menahan mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Bintoro terkait dugaan pemerasan.
Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya mengamankan mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro.
Mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Bintoro tersandung kasus dugaan pemerasan. Dia dan sejumlah polisi diduga memeras anak bos Prodia yang tersandung ...
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal merasa aneh dengan lamanya pengungkapan kasus dugaan pembunuhan dengan tersangka Arif Nugroho (AN) .
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal mengaku tidak mengetahui terkait dugaan pemerasan yang dilakukan AKBP Bintoro.
Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Metro Jaya menahan eks Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, terkait dugaan pemerasan ...
PT Prodia Widyahusada Tbk mengklarifikasi soal dugaan pencatutan nama anak pemilik perusahaan dalam dugaan pemerasan dalam kasus pembunuhan yang diusut.
Kapolres Jaksel akui kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang abg sempat mandek di era AKBP Bintoro saat menjabat Kasat Reskrim Polres Jaksel.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal, menilai ada yang aneh dalam penanganan kasus pembunuhan seorang remaja putri berinisial.
Eks Kasatreskrim Polres Metro Jaksel AKBP Bintoro dituduh melakukan pemerasan terhadap dua tersangka pembunuhan yang disebut anak bos Prodia.
Eks Kasat Reskrim Jaksel AKBP Bintoro diperiksa Propam atas dugaan pemerasan Rp 5 miliar. Ia membantah dan siap diperiksa, sementara kasus berlanjut k.
Liputan6.com, Jakarta - PT Prodia Widyahusada Tbk menegaskan jajaran direksi dan komisaris tidak memiliki hubungan darah dengan Muhammad Bayu Hartanto (MBH) ...
AKBP Bintoro siap diperiksa terkait tuduhan pemerasan. Ia membuka akses untuk memeriksa rekeningnya dan keluarga guna klarifikasi lebih lanjut.
Sidang etik berkontribusi besar terhadap terangnya peristiwa. Jika terbukti, AKBP Bintoro dapat terancam pidana.
AKBP Bintoro menghadapi gugatan perdata senilai Rp 1,6 miliar terkait dugaan pemerasan. Sementara itu, AKBP Bintoro bantah tuduhan-tuduhan tersebut.
AKBP Bintoro sudah diperiksa Propam Polda Metro dan Paminal Polda Metro Jaya dan proses pemeriksaan ini menjadi salah satu yang dipantau Kompolnas.
Sejumlah berita Selasa pagi yang menarik untuk disimak, mulai dari Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal merasa aneh dengan AKBP Bintoro .
Polda Metro Jaya tengah menangani dugaan pemerasan Rp 20 miliar oleh mantan Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Bintoro. Total 4 empat orang dipatsus.
TRIBUNNEWS.COM - Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, bukan satu-satunya perwira menengah (pamen) yang turut dilakukan ...
AKBP Bintoro dan tiga polisi lain menjalani penempatan khusus (patsus) buntut kasus dugaan pemerasan anak bos Prodia senilai Rp 20 miliar.
Polres Metro Jakarta Selatan menyebut kasus persetubuhan bawah umur yang menyeret AKBP Bintoro dilimpahkan ke Kejaksaan saat sudah berganti Kasat Reskrim.
Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro, kembali jadi sorotan setelah dua tersangka pembunuhan dan pelecehan seorang remaja putri ...
Mantan Kasatreskrim Polres Metro Jaksel AKBP Bintoro diperiksa karena diduga memeras anak bos Prodia yang terlibat kasus dugaan pembunuhan.
Kapolres Metro Jaksel merasa janggal dengan AKBP Bintoro saat menangani kasus persetubuhan hingga pembunuhan anak di bawah umur.
AKBP Bintoro diduga memeras bos Prodia senilai Rp20 miliar. Kasus itu tengah ditangani Propram Polda Metro Jaya.
AKBP Bintoro tersandung kasus dugaan pemerasan senilai Rp 5 miliar terhadap anak bos sebuah perusahaan berinisial AN.