Matthijs de Ligt mengungkapkan perasaannya di Manchester United yang lebih menegangkan dibandingkan saat di Juventus dan Bayern! Penasaran?
Matthijs de Ligt, bek andal asal Belanda, baru-baru ini mengungkapkan betapa tingginya tekanan yang ia rasakan ketika berkarier di klub raksasa Manchester United. Dalam wawancara eksklusifnya, De Ligt tidak ragu menyatakan bahwa tekanan yang ia alami saat ini jauh lebih besar dibandingkan saat membela Juventus dan Bayern Munich. "Di MU, ada harapan yang lebih besar dari para penggemar dan media. Mereka menginginkan kesuksesan instan, dan itu memang membuat jantung saya berdegup kencang," ujarnya. Pernyataan ini tentu menarik perhatian para penggemar sepak bola dan menunjukkan realitas dari bermain di klub dengan sejarah dan ekspektasi yang tinggi seperti Manchester United.
Ketika mengenang masa mudanya, De Ligt mengungkapkan rasa syukurnya tidak bergabung dengan MU lebih awal. Ia khawatir, bila saja ia memilih untuk pindah ke Old Trafford pada usia muda, ia mungkin akan tertekan dan tidak bisa berkembang dengan baik sebagai pemain. "Saat itu, ada banyak tawaran, tetapi saya sangat senang bisa menikmati proses bertumbuh di Ajax, Juventus, dan Bayern sebelum akhirnya berada di sebenarnya di klub seperti MU," tambahnya.
Bergabungnya De Ligt ke Manchester United memang menunjukkan ambisi besar yang ia miliki. Setelah sukses di klub-klub sebelumnya, harapan dan tekanan juga meningkat. Namun, ia menunjukkan sikap dewasa dengan memahami bahwa tekanan tersebut adalah bagian dari olahraga elit. Dikenal sebagai pemain yang tangguh dan memiliki kemampuan membaca permainan, De Ligt tentu memiliki segudang pengalaman untuk menghadapi tantangan yang ada di depan.
Apakah De Ligt akan mampu membawa MU kembali ke jalur kesuksesan seperti era kejayaannya di klub-klub sebelumnya? Hanya waktu yang bisa menjawab. Semoga tekanan yang ada tidak justru menjadi beban, tetapi pendorong bagi De Ligt untuk lebih berprestasi, apalagi ia yang telah melalui berbagai liku-liku dalam karir sepak bolanya dan bukan hal asing bagi dirinya untuk bersinar di tengah keterpurukan.
Bicara soal tekanan, tahukah kamu bahwa dalam sejarahnya, Manchester United adalah klub dengan rekor terbanyak juara Liga Inggris? Hal ini pastinya menjadikan ekspektasi dari semuanya untuk setiap pemain yang bergabung semakin tinggi. Dan jangan lupakan, Matthijs de Ligt adalah salah satu bek muda terbaik dunia yang diprediksi akan menjadi pemimpin di lapangan selama bertahun-tahun ke depan!
Matthijs de Ligt merasakan tekanan terbesar di Manchester United. De Ligt merasa lega karena urung bergabung MU ketika berusia lebih muda.