Event Haul ke-20 Guru Sekumpul penuh makna dan kesedihan! Simak keseruannya!
Event Haul ke-20 Guru Sekumpul, yang berlangsung pada 5 Januari 2025, menjadi magnet bagi ribuan jamaah dari segala penjuru. Dengan jumlah peserta yang mencapai ratusan ribu, suasana di Martapura dipenuhi oleh semangat dan kekeluargaan. Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menghargai kelancaran acara berkat dukungan masyarakat dan pihak keamanan. Berbagai fasilitas, mulai dari penginapan gratis, hingga pelayanan bahan bakar, disediakan untuk menambah kenyamanan para jamaah. Lebih dari 32 ribu relawan juga turun tangan demi kelancaran acara ini, menunjukkan kekompakan masyarakat dalam menjunjung heritage lokal.
Namun, di balik kemeriahan itu, ada sejumlah tragedi. Seorang siswa madrasah, NIPA Rakha, kehilangan nyawanya usai menghadiri haul. Kecelakaan tragis tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya dan komunitas. Nasihat dan pengingat akan keselamatan pun menjadi pelajaran yang diambil dari kejadian ini, di saat ribuan orang datang untuk merayakan peringatan orang yang mereka cintai.
Momen haul ini sangat penting bagi banyak orang, di mana dua puluh tahun silam, almarhum Abah Guru Sekumpul menjadi sosok panutan yang memperkuat iman dan spiritualitas kepada jamaahnya. Suasana yang khidmat juga tergambar jelas saat ratusan ribu jamaah berkumpul untuk berdoa dan mengenang kebaikan beliau. Di acara puncak, para jamaah tak hanya disuguhi acara religi, tetapi juga merasakan kebersamaan yang penuh rasa syukur dan kasih sayang.
Event ini juga berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya berbagi dan memperhatikan sesama. Bukan hanya fasilitas gratis yang disediakan, tetapi jiwa gotong royong dan kasih sayang terlihat jelas. Masyarakat Bahagia dan peduli menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan. Semoga kedepannya, acara ini tidak hanya menjadi pelestarian tradisi tetapi juga sarana untuk membangun masyarakat yang kuat dan saling peduli.
Tahukah kamu bahwa Abah Guru Sekumpul, atau Muhammad Zaini Abdul Ghani, sering dipanggil juga dengan panggilan "Guru Sepuh"? Beliau dikenal sebagai seorang ulama yang berpengaruh di Kalimantan dan memiliki banyak pengikut yang setia. Hingga kini, teman-teman setia beliau terus menjaga warisan nilai-nilainya dengan berbagi dan mengedukasi generasi muda.
Dari banyaknya jamaah yang hadir, tak jarang pula ditemui mereka yang berasal dari luar provinsi. Hal ini menunjukkan bahwa Haul Guru Sekumpul bukan hanya sekedar acara lokal, tetapi telah menembus batasan geografis. Menghadirkan aroma persatuan yang memikat dan semangat toleransi antarumat beragama.
07-01-2025 - Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura โ KANWIL KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI KALIMANTAN SELATAN.
Gubernur Kalimantan Selatan Kalsel H. Muhidin mengapresiasi dan bersyukur Haul ke-20 Guru Sekumpul berlangsung tanpa gangguan berkat partisipasi seluruh ...
Menjaga Kenyamanan Arus Balik para Jemaah Haul Abah Guru Sekumpul, Lanud Sjamsudin Noor Kerahkan Pasukan untuk Bersihkan Jalan · Oleh: Syamsuddin Noor · 06-01- ...
Siswa MA NIPA Rakha meninggal dunia setelah kecelakaan usai acara haul. Sosok korban diungkap gurunya.
Berbagai fasilitas selama gelaran haul diberikan secara gratis, termasuk penginapan, pengisian bahan bakar di SPBU, bengkel, hingga ojek gratis.
Ratusan ribu jamaah dari berbagai provinsi memadati kawasan pelaksanaan Haul ke-20 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul di Martapura, ...
KBRN Samarinda : Pada hari Minggu, 5 Januari 2025, yang bertepatan dengan 5 Rajab 1446 Hijriah, digelar acara puncak Haul ke-20 Abah Guru Sekumpul.
Diketahui, Abah Guru Sekumpul merupakan nama lain dari ulama asal Banjar, Kalimantan Selatan, bernama Muhammad Zaini Abdul Ghani. Muhammad Zaini Abdul Ghani ...