IHSG jatuh ke level 6.900-an! Yuk, simak penyebab dan saham mana yang bisa jadi harapan!
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan pergerakan yang memprihatinkan pada penutupan perdagangan Kamis, 19 Desember 2024. Pada akhir sesi, IHSG jatuh mendalam, merosot 130,63 poin atau setara dengan penurunan 1,84 persen, menyentuh level 6.977,24. Kenaikan suku bunga serta melemahnya nilai tukar rupiah menjadi faktor dominan yang mempengaruhi index, seakan memberikan isyarat bahwa pasar sedang dalam tekanan.
Selama enam hari berturut-turut, IHSG mengalami penurunan, mengikuti sentimen negatif dari bursa saham di kawasan Asia. Bahkan, jual beli saham asing mengalami net sell besar-besaran, yang membuat banyak investor lokal ketar-ketir. Saham-saham besar yang selama ini menjadi andalan pun tampak merespons negatif, meninggalkan zona merah dan menciptakan suasana pasar yang kurang menggembirakan.
Meskipun IHSG mengalami turbulensi, beberapa analis memproyeksikan bahwa penurunan ini mungkin bersifat sementara. Dengan memanfaatkan kesempatan, saham-saham tertentu muncul sebagai potensi pilihan investasi di tengah gejolak pasar. "Di saat pasar tertekan, cermati saham yang memiliki fundamental kuat dan potensi rebound,โ ungkap salah satu analis yang bisa diandalkan. Investor mungkin perlu lebih cermat memilih saham yang memberikan harapan di tengah badai.
Dengan IHSG yang meninggalkan level 7.000, banyak yang bertanya-tanya, kemana arah pasar selanjutnya? Memastikan analisis yang akurat dan mengikuti berita terkini bisa jadi kunci untuk mengambil keputusan yang tepat. Pastikan untuk mendengarkan suara-suara pasar, namun jangan sampai terbawa arus! Satu hal yang perlu diingat, investasi saham selalu mengandung risiko, namun dengan strategi yang tepat, bisa jadi menemukan berlian di antara kerikil!
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup merana pada akhir perdagangan Kamis (19/12/2024).
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati. KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbang di hari perdagangan keenam ...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG bertengger di 6.977 pada Kamis (19/12) ini. Indeks saham melemah 130 poin atau minus 1,84 persen dari perdagangan sebelumnya.
IHSG ditutup turun 130,63 poin hari ini, dengan banyak saham di zona merah. Apa yang terjadi di pasar saham dan nilai tukar rupiah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (19/12) kembali ditutup merah ke level 6.977,23 atau melemah 1,84 persen.
KBRN, Jakarta : Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok dalam penutupan perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada pembukaan perdagangan Jumat (20/12).
IHSG berbalik ke zona hijau pada perdagangan sesi I Jumat (20/12/2024), setelah sempat bergerak cukup volatil pada sesi I hari ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) longsor dan kembali ditutup merana pada akhir perdagangan Kamis (19/12/2024).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi bergerak menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa saham global.
Kamis (19/12), IHSG anjlok 1,84% atau 130,64 poin ke 6.977,24 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melemah terbatas pada sesi perdagangan hari ini, Jumat (20/12/2024).
Indeks Harga Saham Gabungan Diproyeksi akan kembali melemah pada perdagangan Jumat (20/12).
Muhammad Lutfi Permana, Retail Research dari BNI Sekuritas, menjelaskan bahwa pelemahan IHSG saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal. โTekanan pada ...
Jumat (20/12) pukul 11.30 WIB, IHSG ditutup menguat 17918 poin atau 0,26% ke 6.995,16 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG berisiko lanjut koreksi direntang 6.835-6.922 pada perdagangan akhir pekan hari ini, Jumat (20/12/2024), usai ditutup anjlok pada perdagangan sesi ...