Korea Selatan mendadak mengumumkan martial law, bikin heboh pasar crypto! Yuk, kita bahas apa aja yang terjadi!
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, baru saja menggegerkan dunia dengan pengumuman darurat militer atau "martial law" pada Selasa (2/12/2024) malam. Keputusan ini diambil di tengah ketegangan yang meningkat akibat kekuatan yang dianggap anti-negara mengancam stabilitas dan kebebasan rakyat. Dalam pernyataannya, Yoon menekankan bahwa langkah ini diperlukan untuk memulihkan ketertiban dan memastikan keamanan nasional. Namun, keputusan ini ternyata bukan tanpa kontroversi, banyak yang mempertanyakan apakah ini langkah yang diperlukan atau sekadar blunder politik.
Keputusan Yoon terlihat membawa dampak yang cukup drastis, baik secara politik maupun ekonomi. Dalam enam jam pertama setelah pengumuman tersebut, pasar crypto Korea Selatan langsung terjun bebas, dengan harga Bitcoin yang anjlok hingga 30%! Situasi ini menambah ketidakpastian di antara investor yang sudah cemas dengan fluktuasi pasar. Hal ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap kebijakan pemerintahan, terutama dalam situasi darurat yang dikhawatirkan bisa berimplikasi lebih luas. Dalam waktu yang singkat, banyak warga yang merasa panik dan menyaksikan aset mereka tergerus nilai.
Meskipun presiden akhirnya mencabut pernyataan darurat militer yang diambil setelah beberapa jam, dampaknya masih terasa. Ratusan anggota parlemen terus bertahan di gedung parlemen, memastikan keamanan dan mengawasi keputusan-keputusan yang diambil. Ini menjadi momen penting dalam sejarah politik Korea Selatan mengingat sudah lebih dari empat dekade sejak penerapan darurat militer terakhir kali. Komentar publik juga beragam, ada yang mendukung langkah ini dan ada yang skeptis, menilai bahwa ini bisa jadi merupakan langkah mundur bagi demokrasi negara tersebut.
Menarik untuk dicatat, saat situasi politik menjadi rumit seperti ini, masyarakat dunia pun ikut memperhatikan. Banyak yang mempertanyakan dampak dari darurat militer ini terhadap hubungan internasional Korea Selatan, terutama dengan negara-negara tetangga. Tidak dapat dipungkiri, keputusan yang dikeluarkan oleh pemimpin seperti Yoon Suk-yeol memiliki bobot besar, baik di dalam maupun luar negeri. Di tengah kegaduhan ini, satu hal pasti: situasi ini seakan membuka mata banyak orang tentang betapa cepatnya stabilitas bisa terguncang dan seberapa krusialnya kebebasan yang kita nikmati.
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol mendadak mengumumkan martial law atau darurat militer pada Selasa (2/12/2024) malam. Apa itu?
Kekuatan anti-negara Korsel yang merampas kebebasan dan kebahagiaan rakyat kami, dan menetapkan konstitusi yang bebas,โ kata Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol ...
Presiden Yoon Suk-yeol mengumumkan emergency martial law sebagai langkah untuk menghadapi ancaman yang dianggap mengancam stabilitas negara. Keputusan ini, yang ...
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol umumkan darurat militer atau martial law, Selasa (3/12/2024) malam, darurat militer pertama sejak 1980-an.
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, memicu kegemparan besar dengan mendeklarasikan darurat militer, Selasa (3/12/2024)
Meski kini Presiden Yoon Suk Yeol sudah mencabut deklarasi tersebut, para anggota parlemen masih terus bertahan di gedung parlemen untuk memastikan Sang ...
Menurut BBC, darurat militer atau martial law adalah pemerintahan sementara oleh otoritas militer pada saat darurat, ketika otoritas sipil dianggap tidak dapat ...
Yoon mengumumkan penerapan martial law (hukum darurat militer) dengan alasan menghadapi โkekuatan anti-negaraโ yang dianggapnya mengancam.
Pasar crypto Korea Selatan anjlok usai Presiden Yoon deklarasikan darurat militer atau martial law; Bitcoin lokal terjun 30% & global -2%.