Kisah tragis penembakan antara dua anggota polisi, AKP Dadang Iskandar dan AKP Ulil Ryanto, menyimpan banyak misteri dan intrik! Selamat datang di soap opera kehidupan nyata!
Dalam kejadian tragis yang mengguncang Polres Solok Selatan, Kabag Ops AKP Dadang Iskandar terlibat dalam peristiwa penembakan yang menyebabkan tewasnya Kasat Reskrim AKP Ulil Ryanto Anshari. Kejadian ini memunculkan banyak pertanyaan mengenai motif di balik tindakan tragis tersebut. Tindakan Dadang yang menembak rekannya sendiri dikatakan diduga berakar dari perasaan kesal karena AKP Ulil menangkap penambang ilegal yang diduga beroperasi di daerah tanggung jawab mereka. Hal ini tentu mengundang spekulasi, apakah ada masalah internal yang lebih dalam dalam institusi kepolisian?
Setelah penembakan, AKP Dadang Iskandar langsung menyerahkan diri dan saat ini tengah ditahan oleh pihak kepolisian. Peristiwa ini tentu saja menarik perhatian publik dan media, dengan banyak orang bertanya-tanya tentang bagaimana seorang perwira bisa terlibat dalam tindakan kekerasan yang mengerikan seperti ini. Kapolda Sumbar juga diminta untuk mengusut tuntas motif di balik penembakan ini, dan mengungkap potensi masalah yang mungkin telah mencederai citra kepolisian sebagai lembaga penegak hukum.
Kisah ini tak hanya menyedihkan, namun juga menyisakan banyak momen dramatis. Saat keseluruhan kasus ini berkembang, pengawasan ketat dari pihak berwenang ditekankan untuk memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan dengan seadil-adilnya. Ini juga menjadi pengingat akan tantangan yang dihadapi oleh anggota kepolisian dalam menyelesaikan kasus-kasus yang sulit di tengah tekanan yang ada.
Di balik semua drama ini, penting untuk diingat bahwa kehidupan anggota polisi tidak selalu mudah. Mereka dihadapkan pada situasi sulit dan terkadang, mereka harus membuat keputusan yang sulit. Dalam kesempatan ini, mari kita mendoakan agar semua pihak terlibat dapat menemukan jalan terbaik dalam menghadapi situasi ini untuk mencegah tragedi serupa terjadi di masa depan. Atau mungkin, kita benar-benar sedang menyaksikan episode misteri terbaru dari sinetron kehidupan nyata ini!
IPW mendesak Kapolda Sumbar mengungkap motif penembakan oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar terhadap Kasat Reskrim AKP Ulil Riyanto ...
(Kiri) Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanyo Anshari tewas ditembak Kabag Ops Polres Solok AKP Dadang Iskandar saat keduanya sedang sama-sama ...
Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar menembak Kasat Reskrim AKP Ryanto Ulil, Dadang diduga kesal Ulil tangkap penambang ilegal.
Tembakan di kepala menewaskan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari. Sang penembak adalah AKP Dadang Iskandar.
AKP Dadang Iskandar ditahan setelah menembak sejawatnya, Kast Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshari .
AKP Dadang Iskandar, Kabag Ops Polres Solok Selatan, Sumatera Barat, yang menembak mati Kasat Reskrim AKP Ryanto Ulil Anshar.
Hingga kini belum diketahui pasti apa motif penembakan hingga menewaskan seorang perwira menengah ini. Kendati demikian Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti ...
Apalagi kalau kemudian motifnya ternyata dilakukan terhadap hal-hal yang selama ini kita anggap mencederai institusi,' kata Listyo.
Jenazah almarhum Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Riyanto Anshari pun dibawa ke RS Bhayangkara Kota Padang.
Utang yang dimiliki AKP Dadang Iskandar tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikannya pada 2 Maret 2021.
Kabid Humas Polda Sumbar menyebut Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar, mengalami gangguan mental.
Kasus polisi tembak polisi kembali terjadi. Kali ini melibatkan dua pejabat di Polres Solok Selatan, Sumatera Barat.
AKP Dadang Iskandar adalah polisi perwira pertama (Pama) yang menjabat sebagai Kabag Ops Polres Solok Selatan. Dadang diduga menembak AKP Ulil.
Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil ditembak di bagian kepala saat hendak menguak kasus tambang ilegal galian C.
Beredar video yang memperlihatkan Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar tidak diborgol ketika diperiksa di Kantor Polda Sumbar.
Kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan diselidiki. Motif diduga karena tambang ilegal, sedangkan pelaku AKP Dadang Iskandar terancam PTDH.
Menguak rincian harta AKP Dadang Iskandar, penembak AKP Ulil Ryanto yang nyaris capai setengah miliar hingga besaran gaji dan jumlah Utangnya.
AKP Dadang Iskandar menembak mati rekannya di Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil. Kasus ini diduga dipicu soal penindakan tambang ilegal.
Aneh bin ajaib melihat kelakuan Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar yang tembak mati rekannya sesama polisi, Kasat Reskrim AKP Ulil.
Dua video yang berhubungan dengan aktivitas yang pernah dilakukan Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar viral di medsos.
Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar ditembak mati oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar pada Jumat (22/11) dini ...
Kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan diselidiki. Motif diduga karena tambang ilegal, sedangkan pelaku AKP Dadang Iskandar terancam PTDH. Halaman all.
AKP Dadang Iskandar jadi tersangka kasus penembakan yang menewaskan Kasat Reskrim AKP Ryanto Ulil Anshar.
Polisi yang tembak Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Riyanto Ulil Anshar dipamerkan ke hadapan publik.
Kepolisian Daerah Sumatera Barat masih mendalami motif oknum perwira polisi yang menembak hingga tewas rekan seprofesi di Kepolisian Resor (Polres) Solok ...
Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar dijerat pasal berlapis tentang pembunuhan berencana. Dadang tidak terindikasi mengalami gangguan mental.
Polda Sumbar jelaskan motif Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar melakukan penembakan terhadap Kasatreskrim Polres Olok Selatan AKP Ulil ...
Beredar video Kabag Ops Polres Solok Selatan yang menembak rekan sesama polisi hingga tewas tidak diborgol dan masih bisa merokok ketika diperiksa.