Peneliti sejarah mengusulkan Sunaryo, seorang pahlawan pejuang kemerdekaan, untuk diangkat sebagai pahlawan nasional. Simak cerita menariknya!
Di Indonesia, pengakuan terhadap sosok pahlawan nasional selalu menjadi topik yang menarik dan penting. Belum lama ini, peneliti sejarah di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dedi Arman, mengusulkan agar Sunaryo, seorang polisi pejuang kemerdekaan asal Indonesia, dilihat kembali untuk diangkat sebagai pahlawan nasional. Perjuangan Sunaryo tidak hanya menginspirasi, tetapi juga menggambarkan dedikasi dan komitmennya dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.
Sunaryo dikenal sebagai sosok yang berani melawan penjajah saat itu. Sebagai seorang polisi, tugas yang diembankan kepadanya tidak hanya memelihara keamanan tetapi juga berjuang demi kedaulatan tanah air. Dedi Arman menjelaskan bahwa pengorbanan Sunaryo dalam berbagai pertempuran selama masa revolusi kemerdekaan sangat besar dan layak diingat. Dengan demikian, pemujaan terhadap jasa-jasa Sunaryo dapat mengedukasi generasi muda tentang arti pengorbanan dan patriotisme.
Usulan untuk menjadikan Sunaryo sebagai pahlawan nasional ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Banyak yang berpendapat bahwa mengangkat sosok Sunaryo bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa pahlawan tidak hanya datang dari kalangan militer, tetapi juga dari berbagai profesi yang memiliki peran signifikan dalam sejarah bangsa. Hal ini membuka ruang diskusi lebih lanjut tentang siapa saja yang layak menerima gelar pahlawan nasional dan bagaimana karya mereka dapat dikenang.
Menariknya, pengusulan Sunaryo ini bukan hanya soal pengakuan, tetapi juga tentang momen refleksi bagi kita sebagai bangsa. Kita diingatkan untuk terus mengagumi keberanian para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih. Apakah Anda tahu bahwa sebelum Sunaryo, ada banyak pahlawan nasional lain yang berasal dari kalangan polisi dan sipil, seperti Jenderal Sudirman dan Cut Nyak Dien? Mereka semua memiliki kisah heroik yang patut kita teladani dan gali lebih dalam, untuk menjadi inspirasi dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
Peneliti Sejarah di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dedi Arman mengatakan Sunaryo yang merupakan seorang polisi pejuang kemerdekaan asal ...
Sejak awal pengangkatan tahun 1959, baru ada satu orang Tionghoa yang diangkat jadi Pahlawan Nasional tahun 2009, yaitu John Lie.
Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Riau Kepulauan Riau (UNRIKA) Batam,Dedi Arman, mengatakan masyarakat, khususnya generasi muda, ...