Natalius Pigai, menteri HAM yang baru, langsung memicu perdebatan dengan usulan anggaran Rp 20 triliun dan 1.000 program baru!
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) baru, Natalius Pigai, langsung menggebrak dunia politik Indonesia sejak hari pelantikannya. Dalam rapat perdana bersama Komisi XIII DPR, ia mengungkapkan usulan anggaran yang mengejutkan, yakni mencapai Rp 20 triliun. Dengan anggaran sebesar itu, Pigai berencana untuk meluncurkan 1.000 program baru yang diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap isu-isu HAM di Tanah Air. Namun, berbicara soal kebutuhan anggaran besar, tak heran jika reaksi publik dan anggota DPR langsung mengemuka!
Pengusulan anggaran fantastis ini juga dibarengi dengan permintaan untuk tambahan staf hingga 2.544 orang demi kelancaran implementasi program-program tersebut. Kebijakan ini memang terkesan ambisius, namun tampaknya Pigai ingin membuktikan bahwa sektor HAM memerlukan perhatian yang lebih serius dan dukungan anggaran yang sesuai agar bisa berfungsi optimal. Namun, Agun Gunandjar dari Fraksi Golkar memberikan kritik terhadap rencana tersebut, meminta Pigai untuk lebih realistis dalam perencanaan anggaran dan tidak bergantung pada jumlah dana besar untuk menunjukkan kinerja.
Tak hanya itu, Natalius Pigai menyatakan bahwa ia tidak memiliki program 100 hari kerja seperti menteri lainnya, menambah warna tersendiri dalam kepemimpinannya. Dengan pendekatan yang berbeda ini, ia berencana untuk fokus membangun pondasi yang kuat dalam penegakan HAM, meski tentu saja banyak pihak yang menantikan hasil dari kebijakan-kebijakan ini. Sejumlah pakar juga mengingatkan agar DPR dan pemerintah berkomitmen pada kemitmen yang realistis, terutama saat kondisi perekonomian belum sepenuhnya stabil.
Menariknya, perjalanan hidup Natalius Pigai sangat inspiratif. Sebelum menduduki kursi menteri, ia pernah bekerja sebagai tukang parkir dan juga PNS, menunjukkan bahwa kesuksesan bisa dicapai dari berbagai latar belakang kehidupan. Dengan semangat untuk membawa perubahan nyata bagi Indonesia, Pigai berjanji akan bekerja keras demi memperjuangkan hak asasi manusia di Indonesia, dan mungkin anggaran yang luar biasa ini bukan sekadar angan, tetapi bisa menjadi langkah awal menuju Indonesia yang lebih berkeadilan.
Natalius Pigai, Menteri HAM yang baru menjabat, langsung memicu sorotan publik dan DPR dengan usulan anggaran fantastis dan lainnya, apa saja?
Menteri HAM Natalius Pigai mengusulkan 1.000 program baru, namun memerlukan 2.544 staf dan anggaran Rp 20 triliun untuk implementasinya.
JAKARTA, KOMPAS.com - Sedikit berbeda dengan menteri yang lainnya dalam Kabinet Merah Putih, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengatakan, ...
Dalam rapat perdana bersama Komisi XIII DPR, Agun Gunandjar meminta Pigai jangan tunggu dana Rp20 triliun baru bangun gedung.
Permintaan Menteri HAM Natalius Pigai dikatakan terlalu ugal-ugalan, apalagi anggaran negara akan banyak keluar untuk program MBG (Makan Bergizi Gratis).
Liputan6.com, Jakarta - Komisi XIII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat dengan Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) pada Kamis (31/10/2024).
Natalius Pigai adalah Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia 2024-2029. Menariknya, dulu ia pernah jadi tukang parkir hingga PNS.
Liputan6.com, Jakarta Pengangkatan Natalius Pigai sebagai Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) di Kabinet Merah Putih 2024-2029 menarik perhatian publik.
Menyoroti permintaan anggaran triliunan sang Menteri HAM RI, Natalius Pigai, soal penambahan pegawai hingga program desa.