Duka mendalam bagi dunia jurnalistik Indonesia dengan kepergian Irna Gustiawati. Kita rayakan hidupnya!
Dunia jurnalistik Indonesia kembali berduka dengan berpulangnya Irna Gustiawati, mantan Pemimpin Redaksi Liputan6.com, di usia 50 tahun. Irna meninggal pada Rabu, 30 Oktober 2024, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Sebagai seorang jurnalis senior, perjalanan karier Irna sangat menginspirasi, dan banyak karyanya menjadi referensi bagi para jurnalis muda di Indonesia. Irna dikenang bukan hanya karena prestasinya, tetapi juga karena dedikasinya dalam mengangkat berita-berita yang berkualitas dan mendalam.
Selama lebih dari satu dekade, Irna memimpin Liputan6.com dan menjadikannya salah satu portal berita terkemuka di tanah air. Keahliannya dalam mengelola produk berita dibarengi dengan integritas tinggi menjadikannya sosok teladan dalam industri media. Di balik kesuksesannya, Irna dikenal sebagai sosok yang hangat dan peduli, selalu memberikan dorongan kepada rekan-rekannya untuk mencapai yang terbaik.
Irna juga dikenal sebagai istri dari Dandhy Laksono, seorang jurnalis dan sutradara film yang tidak asing lagi di telinga publik. Dukungan Irna terhadap Dandhy terlihat jelas, dan mereka menjadi pasangan yang saling melengkapi dalam berbagai aktivitas jurnalistik dan film. Keduanya berkontribusi terhadap dunia media di Indonesia dengan cara yang unik dan berdampak.
Kepulangan Irna Gustiawati menyisakan banyak kenangan dan pelajaran berharga, khususnya dalam bidang jurnalistik. Banyak yang merasa kehilangan, namun pengaruh dan warisannya akan selalu dikenang. Sebagai ungkapan penghormatan, mari kita ingat bagaimana dia memberikan warna dalam dunia pemberitaan di Indonesia. Sosoknya yang berani dan berkomitmen terhadap kebenaran sebenarnya tidak akan pernah terlupakan.
Fakta menarik, Irna Gustiawati bukan hanya menjadi pemimpin di sebuah media, tetapi juga turut berperan dalam berbagai organisasi jurnalistik nasional. Selain itu, ia menjadi salah satu pembicara di banyak webinar dan seminar tentang etika dan integritas dalam jurnalistik. Dengan kepergiannya, publik teringat bahwa seorang jurnalis yang hebat tak hanya dikenal dari karyanya, tetapi juga dari bagaimana ia menginspirasi orang lain untuk terus berjuang di jalur kebenaran.
Mari kita murahkan doa untuk Irna Gustiawati, sekaligus mengingat kembali jejak langkah dan kontribusinya yang akan terus hidup di hati banyak orang. Seperti yang selalu dia ucapkan, 'Jurnalis sejati tidak pernah berhenti belajar dan memberikan yang terbaik bagi publik'.
Eks Pemimpin Redaksi Liputan6.com, Irna Gustiawati, mmeninggal di usia 50 tahun pada Rabu (30/10/2024). Berikut rekam jejaknya.
Kabar duka datang dari dunia jurnalistik Indonesia, Irna Gustiawati, seorang jurnalis senior meninggal dunia.
Irna Gustiawati merupakan jurnalis senior yang pernah bertugas sebagai Pimred Liputan6.com. Pada Rabu (30/10/2024), ia meninggal dunia di Jakarta.
Mengenal sosok Irna Gustiawati di dunia jurnalistik. Dikenal sebagai Pemimpin Redaksi dan Pengurus AMSI.
Mantan Pemimpin Redaksi Liputan6.com, Irna Gustiawati berpulang pada Rabu pagi di RSCM Jakarta dalam usia 50 tahun. Banyak cerita ditorehkan selama 11 tahun ...
Mengenal sosok Irna Gustiawati, jurnalis perempuan Indonesia sekaligus istri Dandhy Dwi Laksono, yang tutup usia.
Kabar duka telah melanda jurnalis senior sekaligus co-founder Watchdoc Documentary Maker yang dikenal sebagai sutradara film fenomenal Sexy Killers dan...