Apple kapok bikin produk mahal! Headset Vision Pro terpaksa disetop produksi karena kritik atas harganya yang selangit.
Jakarta, CNBC Indonesia - Apple baru-baru ini mengejutkan banyak pihak dengan keputusan untuk mengurangi produksi headset mixed reality Vision Pro. Hanya dalam waktu kurang dari setahun setelah peluncurannya, produk yang digadang-gadang akan meredefinisi pengalaman virtual ini terpaksa ditarik mundur. Sudah menjadi rahasia umum, harga headset ini menuai banyak kritik dari konsumen yang merasa produk tersebut terlalu mahal untuk dompet mereka.
Menurut informasi yang beredar, keputusan ini diambil oleh CEO Apple, Tim Cook, setelah mempertimbangkan keluhan dari banyak pelanggan yang kecewa dengan harganya. Harga yang ditetapkan untuk Vision Pro memang tidak main-main, di mana banyak orang menyebutnya "selangit". Apple berencana untuk menyesuaikan strategi produksi mereka dengan harapan bisa menghadirkan headset yang lebih terjangkau dalam waktu dekat.
Apple Vision Pro, yang merupakan salah satu proyek ambisius perusahaan selama lebih dari tujuh tahun, kini berada di ambang pergeseran besar. Keputusan untuk mempertimbangkan penghentian produksi sepenuhnya pada akhir tahun 2024 menunjukkan bahwa perusahaan tidak ingin tersangkut pada proyek yang tidak memberi hasil sesuai harapan. Ini jelas menjadi tamparan bagi Apple, yang selama ini dikenal mampu menghadirkan produk-produk revolusioner.
Menutup cerita sedih ini, mari kita lihat beberapa fakta menarik. Pertama, Apple Vision Pro bukanlah headset premium pertama yang gagal di pasaran. Sebelumnya, banyak perusahaan lain juga mengalami nasib serupa ketika mencoba memasuki pasar headset VR. Kedua, di tengah kegagalan ini, Apple masih tetap menjadi salah satu raksasa teknologi paling berpengaruh di dunia. Jangan khawatir, kejutan-kejutan berikutnya mungkin saja akan kembali mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi!
Jakarta, CNBC Indonesia - Kurang dari setahun setelah diluncurkan, Apple memutuskan mengurangi produksi Vision Pro. Keputusan itu sudah dilakukan sejak ...
Apple dikabarkan mengurangi produksi headset Vision Pro. Keputusan ini diambil Apple dengan alasan ingin membuat headset yang lebih murah.
Apple Vision Pro akan dikurangi produksinya karena harga yang dikomplain oleh banyak orang lantaran terlalu mahal dan disetujui oleh sang CEO Apple, ...
Apple Inc (NASDAQ: NASDAQ:AAPL) telah secara signifikan mengurangi produksi headset mixed reality Vision Pro kelas atas sejak awal musim panas dan mungkin ...
Apple disebut sedang mempertimbangkan untuk menghentikan produksi headset virtual reality Vision Pro pada akhir tahun 2024 ini.
Headset premium ini menjadi salah satu proyek terbesar perusahaan, yang memerlukan waktu lebih dari tujuh tahun untuk dikembangkan.
Apple menyadari headset canggih tersebut tidak akan terjual dalam jumlah besar seperti perangkat buatan mereka lainnya seperti iPhone dan iMac. Kondisi itu yang ...
Pada gelaran BNI Investor Daily Summit 2024 yang dilaksakanan di Jakarta Convetion Centre , 8-9 Oktober 2024 Presiden Terpilih Prabowo Subianto memberikan.