Yusril Ihza Mahendra resmi menjadi Menko Hukum, HAM, dan Imigrasi! Siapa yang menduga karirnya jalan semulus ini?
Yusril Ihza Mahendra, sosok yang tak asing lagi dalam dunia hukum di Indonesia, kembali membuat gebrakan! Kali ini, ia resmi ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Imigrasi, dan Pemasyarakatan. Dengan pengalaman pamungkas sebagai pakar hukum tata negara, Yusril diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam bidang hukum di tanah air. Jadi, siap-siap saja kita untuk menikmati terobosan-terobosan hukum yang mungkin tak terduga!
Sebelum menjabat sebagai Menko Hukum, Yusril telah malang melintang di kancah pemerintahan Indonesia. Dalam karirnya, ia pernah menduduki posisi menteri dalam kabinet pemerintahan yang berbeda. Ketekunan dan pengetahuannya yang mendalam tentang hukum menjadi modal utama bagi Yusril untuk menjalani tugas barunya. Penunjukan ini juga menjadi bukti kepercayaan Presiden Prabowo kepada Yusril untuk menangani masalah-masalah hukum yang seringkali rumit dan butuh penyelesaian cepat.
Melihat antusiasme yang tinggi dari masyarakat, Yusril pun menyampaikan harapan agar kementerian yang dipimpinnya bisa lebih fokus dalam penanganan hukum. "Kami akan memastikan bahwa semua aspek hukum di Indonesia dapat berfungsi dengan baik dan melindungi hak asasi manusia, serta mempermudah proses imigrasi," ujarnya. Ya, mendengar pernyataan ini, kita semua tentu berharap bisa menanti terobosan-terobosan yang lebih bersahabat untuk masyarakat dalam hal hukum.
Kedatangan Yusril di Istana Negara menjelang pengumuman kabinet baru memang sempat menyedot perhatian. Bagaimana tidak, karirnya yang cemerlang di bidang hukum bisa jadi jalan bagi perubahan-perubahan besar untuk sistem hukum di Indonesia. Tapi tahukah kamu? Yusril bukan hanya seorang pengacara hebat, melainkan juga seorang penulis buku dengan berbagai karya, termasuk tulisan tentang teori dan praktik hukum di Indonesia. Tak heran jika orang-orang mulai berbondong-bondong menantikan bagaimana Yusril akan mengguncang dunia hukum kita!
Fakta menarik lainnya adalah, Yusril dikenal sebagai sosok yang humoris walaupun bergelut dalam dunia hukum yang serius. Selalu ada cerita lucu di balik setiap tindakannya. Jadi, jika kamu penasaran, sit back and relax! Kemungkinan kita akan melihat lebih banyak kisah menarik dan juga inovasi dari Menko Hukum yang satu ini.
Dalam karir, Yusril telah tiga kali menempati jabatan sebagai menteri dalam kabinet pemerintahan Indonesia.
Presiden RI Prabowo Subianto resmi menunjuk Yusril Ihza Mahendra menjadi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Imigrasi, dan .
Prabowo menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.
Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra resmi diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan oleh Presiden ...
Yusril Ihza Mahendra tiba di Istana Negara, Jakarta jelang pengumuman kabinet Prabowo-Gibran. Yusril bicara dirinya menjadi Menko Hukum dan HAM.
Yusril Ihza Mahendra ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Yusril Ihza Mahendra mengatakan kementerian yang bakal dipimpinnya itu diharapkan bakal bisa lebih fokus pada penanganan hukum.
Selamat Atas Dilantiknya Yusril Ihza Mahendra & Otto Hasibuan sebagai Menko & Wakil Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Sepak terjang Yusril Ihza Mahendra di bidang hukum dan pemerintahan membuatnya didapuk sebagai Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.
Yusril Ihza Mahendra menyatakan kasus kekerasan pada 1998 bukan pelanggaran HAM berat. Pernyataannya bertentangan dengan kesimpulan Komnas HAM.
Perkara perselisihan hasil pemilihan umum PHPU Pemilihan Presiden 2024 yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi menjadi panggung sempurna bagi Yusril Ihza .
Menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Yusril Ihza Mahendra, mengenai kasus-kasus pelanggaran HAM berat masa ...
Usman pun menyayangkan ucapan Yusril, apalagi hal itu disampaikan pada hari pertama Yusril menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum HAM.
Genosida, kejahatan kemanusiaan, kejahatan perang, dan kejahatan agresi merupakan kejahatan serius, sebagaimana diatur Pasal 51 Statuta Roma.
Yusril Ihza Mahendra mengklarifikasi pernyataannya terkait tragedi 1998 bukan pelanggaran HAM berat. Dia mengaku tak tahu jelas maksud yang ditanyakan ...
Menko Yusril Ihza Mahendra mengklarifikasi pernyataannya tentang peristiwa 98 bukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat.
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Yusril Ihza Mahendra mengklarifikasi pernyataannya soal peristiwa 1998 bukan ...