Dari ditolak melamar pekerjaan sampai menjadi bintang lapangan, kisah Malik Risaldi siap bikin kamu terinspirasi!
Malik Risaldi, pemain muda berbakat Indonesia, banyak yang mengenalnya sebagai bintang Persebaya Surabaya. Awal karirnya di dunia sepak bola sempat terganjal oleh keadaan, bahkan ia pernah merasakan pahitnya dipecat usai kontrak pertamanya dengan PS Timah Babel pada tahun 2017. Alih-alih berputus asa, Malik bertekad untuk bangkit. Momen tersebut menjadi batu loncatan bagi dirinya, walaupun tidak mudah, ia tidak kehilangan harapan dan terus berjuang. Dalam pertandingan terakhir Indonesia melawan Bahrain, Malik diberi kesempatan bermain, meski hanya dalam waktu singkat. Keberaniannya di lapangan tidak membuat dampak instan, namun para pelatih dan penggemar yakin bahwa ia akan kembali bersinar.
Kepercayaan dari pelatih Persebaya, Paul Munster, menjadi tambahan semangat bagi Malik. Munster percaya bahwa mentalitas kuat yang dimiliki Malik akan membawanya menuju penampilan terbaik saat melawan timnas China di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Berita positif datang dari media Cina yang memuji performanya, menyebutnya sebagai pemain yang patut diperhitungkan. Dukungan semangat dari pelatih dan publik ini menjadi motivasi tersendiri bagi Malik untuk terus meningkatkan kemampuannya di lapangan.
Tak hanya skenario di lapangan hijau yang menarik, Malik juga berbagi kisah unik di luar sepak bola. Ketika ia sempat menganggur, Malik bahkan mendaftar kerja di pabrik-pabrik sekitar, namun tak ada satu pun yang menerima. Hal ini menunjukkan bahwa perjalanan menuju sukses tidaklah mulus, namun keteguhan hati dan kerja kerasnya mengantarkan dia menuju kesuksesan. Ia kini menjadi salah satu nama top yang ditunggu-tunggu penampilannya dalam setiap pertandingan.
kali ini Malik hanya diberi kesempatan singkat untuk bermain, sehingga sulit baginya untuk memberikan dampak yang sama.
Malik Risaldi sempat menganggur usai kontrak profesional pertamanya bersama klub PS Timah Babel telah selesai. Kejadian tersebut berlangsung pada tahun 2017 ...
KBRN, Surabaya : Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster meyakini pemainnya Malik Risaldi akan kembali tampi.
WARTAKOTALIVE.COM -- Timnas Indonesia akan melakukan laga lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan China, ...
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memilih untuk mencoret empat nama dalam skuad final melawan China.
Malik Risaldi menceritakan bahwa dirinya mendaftar di pabrik-pabrik, tapi tak ada satupun yang menerima.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster percaya terhadap mentalitas Malik Risaldi saat lawan China, meski sempat terkena insiden kala kontra Bahrain.
Paul Munster serius menghadapi laga Persib vs Persebaya. Ia membawa 22 pemain termasuk para pemain yang bermain di Kualifikasi Piala Dunia.
Timnas Indonesia akan menghadapi China pada matchday 4 putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Selasa malam nanti,