Korea Utara meledakkan jalur penghubungnya dengan Korea Selatan dan mengklaim jutaan pemuda siap membela negara. Apa yang sebenarnya terjadi? Yuk simak!
Korea Utara baru saja membuat langkah mengejutkan dengan meledakkan sejumlah ruas jalan dan rel kereta api yang menghubungkannya dengan Korea Selatan. Tak hanya sekedar isapan jempol, tindakan ini dinyatakan oleh Kim Yo Jong, adik dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, sebagai bentuk ancaman serius yang menunjukkan adanya "bukti jelas". Ledakan yang terjadi pada Selasa, 15 Oktober 2024, menyasar jalur Gyeongui dan jalur Donghae, dua jalur transportasi utama antara kedua negara yang kini diubah menjadi simbol ketegangan yang semakin meningkat.
Namun, bukan hanya infrastruktur yang dihilangkan, Korea Utara juga memberikan pernyataan dramatis mengenai percepatan mobilisasi angkatan militernya. Media pemerintah Korea Utara, KCNA, melaporkan bahwa sekitar 1,4 juta anak muda dari berbagai kalangan, termasuk pelajar dan pejabat, mendaftar ke dalam Tentara Rakyat Korea. Tindakan ini diambil saat ketegangan di Semenanjung Korea semakin memanas, membuat kita bertanya-tanya apakah dunia bersiap menghadapi potensi konflik baru.
Sebagai tambahan, Korea Utara tidak segan-segan menggunakan taktik provokatif untuk menunjukkan kemarahannya. Setelah meledakkan jalan, negara tersebut juga menghancurkan rel kereta api yang menghubungkan Utara dan Selatan. Dengan langkah ini, Korea Utara seolah ingin menyampaikan pesan perlawanannya kepada dunia. Tak perlu menjadi ahli geopolitik untuk merasakan betapa runcingnya situasi saat ini.
Di tengah semua ketegangan ini, perlu diingat bahwa Korea Utara sering kali menggunakan propaganda untuk meningkatkan semangat nasionalisme rakyatnya. Dengan mengklaim bahwa jutaan pemuda siap berperang dalam "perang suci", negara ini berusaha menciptakan citra patriotisme yang kuat. Namun, banyak pengamat internasional skeptis tentang keaslian angka tersebut. Apakah angka satu juta hanyalah angka yang diciptakan untuk menakut-nakuti orang atau benar-benar ekspresi dari semangat juang rakyatnya? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.
Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengancam pada Selasa (15/10) bahwa negara tersebut memiliki "bukti jelas" yang menunjukkan ...
Sebagian dari jalur Gyeongui di pantai Barat dan jalur Donghae di pantai Timur, dua jalur jalan dan rel kereta api utama yang menghubungkan Utara dan Selatan ...
Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie. KONTAN.CO.ID - SEOUL. Media pemerintah Korea Utara, KCNA, pada hari Rabu (16/10/2024) mengatakan, ...
Korea Utara bukan hanya meledakkan beberapa ruas jalan simbolis yang yang menghubungkannya dengan Korea Selatan, melainkan juga rel kereta api.
Klaim Korea Utara bahwa lebih dari satu juta anak muda mendaftar di Tentara Rakyat Korea muncul saat ketegangan di Semenanjung Korea meningkat.
Korea Utara, Selasa (15/10/2024) meledakkan beberapa ruas jalan sangat simbolis yang menghubungkannya dengan Korea Selatan. Militer Korea Selatan yang...
Korea Utara (Korut) meledakkan beberapa ruas jalan dan rel kereta antar-Korea di sisi perbatasannya pada Selasa (15/10/2024).
Korea Utara telah meledakkan beberapa ruas jalan dan jalur kereta api di sisi perbatasan yang dijaga ketat kedua negara.
Korea Utara (Korut) mengatakan sekitar 1,4 juta anak muda termasuk pelajar dan pejabat bergabung ke militer.
โAnak-anak muda bertekad untuk bertempur dalam perang suci untuk menghancurkan musuh dengan senjata revolusi,โ kata laporan KCNA, dikutip Channel News Asia, ...
Pemerintah Korea Utara pada Rabu (16/10/2024), mengklaim 1,4 juta pemuda di negaranya mengajukan diri untuk bergabung ke militer guna memerangi sampah ...
Perjanjian kemitraan strategis baru antara Rusia dan Korea Utara mengatur bantuan timbal balik jika terjadi agresi.
Hubungan antara kedua Korea semakin memanas. Terbaru, Korea Utara meledakkan beberapa ruas jalan simbolis yang menghubungkannya dengan Korea Selatan.
Itu setelah Pyongyang menuduh Korea Selatan mengirim pesawat nirawak propaganda ke Pyongyang dan meledakkan jalan perbatasan. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) ...
Klaim Korea Utara bahwa lebih dari satu juta anak muda telah mendaftar di Tentara Rakyat Korea hanya dalam dua hari muncul ketika ketegangan di semenanjung ...