ITB menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan melakukan pengabdian masyarakat di Ambon! Yuk simak kisahnya!
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) di Ambon ini menunjukkan betapa pentingnya peran akademisi dalam melestarikan alam. Dr. Ikha Magdalena, S.Si., M.Si., bersama Kamila Khairunnisa Safari, Cintami Magdalena, dan Olyfia Pisthea Cahya Putri, telah mengambil inisiatif menanam bakau di pesisir Ambon. Kegiatan ini bukan sekadar menanam, tetapi juga merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat setempat tentang pentingnya ekosistem mangrove bagi perlindungan pantai dan keanekaragaman hayati.
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa ITB tidak hanya belajar dari teori, tetapi juga terjun langsung ke lapangan. Mereka mengedukasi masyarakat sekitar tentang cara menanam dan merawat bakau. Pesisir pantai Ambon dianggap sebagai salah satu lokasi yang sangat butuh perhatian, mengingat banyaknya kerusakan lingkungan yang terjadi akibat aktifitas manusia dan perubahan iklim. Maka dari itu, proyek ini merupakan langkah yang sangat positif untuk memulihkan ekosistem yang telah rusak.
Tak hanya fokus pada penanaman, pengabdian masyarakat ini juga melibatkan diskusi dengan warga setempat mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Ini adalah momentum yang tepat untuk memperkuat kolaborasi antara akademisi dan masyarakat. Inisiatif seperti ini bisa menjadi model untuk program-program serupa di daerah lain, yang juga menghadapi tantangan lingkungan yang serupa. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, mahasiswa ITB berharap dapat menghadirkan dampak yang nyata bagi masyarakat Ambon.
Selanjutnya, saat kita mendalami topik kedua tentang prinsip Understanding by Design (UbD), kita belajar bahwa cara pengajaran yang efektif dapat menggugah minat serta pemahaman siswa. Refleksi Topik I berkaitan erat dengan penerapan UbD dalam kurikulum pendidikan, di mana tujuan akhir proses belajar menjadi fokus utama. Dengan demikian, siswa tidak hanya dijadikan sebagai penerima informasi, tetapi juga pelaku aktif dalam proses pembelajaran.
Fakta menarik, bakau merupakan jenis tanaman yang memiliki kemampuan luar biasa dalam mereduksi dampak gelombang laut dan erosi pantai. Dengan menanam bakau, kita bukan hanya berinvestasi untuk lingkungan, tetapi juga untuk masa depan kita! Sedangkan, prinsip UbD yang memperhatikan hasil belajar siswa, adalah kunci untuk memastikan pendidikan dapat berlangsung secara efektif dan memiliki dampak sosial yang positif. Jika diaplikasikan dengan baik, dua inisiatif ini dapat berkolaborasi untuk menciptakan generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan!
Dr. Ikha Magdalena, S.Si., M.Si., Kamila Khairunnisa Safari, Cintami Magdalena, dan Olyfia Pisthea Cahya Putri menanam bakau di Ambon.BANDUNG, itb.ac.id ...
Alternatif kunci jawaban: Refleksi Topik I, Prinsip Understanding by Design Ubd, soal PMM 2024 akan dibahas pada artikel berikut ini.
Dua orang astronaut NASA akan menggunakan hak suara mereka dari Stasiun Antariksa Internasional (ISS) pada saat Pemilu Amerika Serikat (AS).
Fenomena generasi sandwich semakin meningkat, di mana milenial merawat orang tua dan anak. Tekanan ganda ini memicu kelelahan fisik dan mental.