Suku bunga AS turun, tetapi Wall Street justru rontok! Apa yang sebenarnya terjadi?
Akhirnya berita yang dinanti-nanti datang juga! The Federal Reserve (The Fed) mengejutkan pasar dunia dengan memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin pada Rabu, 18 September 2024. Keputusan ini diambil dengan harapan untuk memperkuat ekonomi Amerika dan meningkatkan indeks tenaga kerja. Namun, alih-alih semangat yang membara, Wall Street justru menutup perdagangan dengan kerugian yang signifikan, seolah-olah kabar gembira ini lebih bikin pusing kepala ketimbang jadi obat penenang. Apakah ini tanda-tanda gejolak yang lebih besar ke depan?
Ternyata, Bank Indonesia (BI) juga turut memprediksi langkah The Fed dengan memperkirakan bahwa suku bunga akan diturunkan sebanyak tiga kali pada tahun ini. BI tampaknya tidak mau ketinggalan kereta yang sedang melaju kencang ini dan lebih cepat mengurangi suku bunga acuan mereka dengan alasan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Dengan BI Rate yang sudah diturunkan menjadi 6%, kita melihat betapa pentingnya kolaborasi antar bank sentral dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Sebut saja Arthur Hayes, seorang pakar di dunia kripto, yang turut memberikan ramalan bahwa penurunan suku bunga ini akan memicu gejolak di pasar kripto dan pasar modal. Jika ditelusuri, keputusan The Fed ini bukan hanya sekedar angka di atas kertas; dampaknya bisa menjalar ke berbagai sektor, termasuk kripto yang sering dianggap sebagai investasi yang riskan. Yang menjadi pertanyaan, apakah kita akan melihat bitcoin dan teman-temannya melesat atau justru terjun bebas?
Dengan berbagai proyeksi yang bermunculan, seperti adanya bocoran dari Komite The Fed yang menunjukkan potensi penurunan suku bunga lebih lanjut, tampaknya kita sudah berada dalam roller coaster yang seru! Ini menjadi waktu yang menarik bagi para pelaku pasar untuk menyimak setiap detil yang mereka hadirkan. Jangan lupakan juga bahwa meskipun suku bunga menurun, penting bagi kita untuk tetap bijak dalam berinvestasi. Pasar tidak selalu mengikuti logika, dan kadang keputusan cepat justru membawa konsekuensi yang tak terduga.
Menariknya, sepanjang sejarah, penurunan suku bunga acuan sering kali menjadi sinyal bagi pasar saham untuk meroket, tetapi kali ini bisa jadi bukti bahwa tidak semua yang bersinar itu emas. Dan tahukah kamu? Sejak tahun 2020, The Fed telah memangkas suku bunga sebanyak 10 kali, menunjukkan betapa gentingnya situasi ekonomi saat ini! So, tetap update dan siapkan dirimu untuk semua kemungkinan yang ada!
Bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) mengejutkan dunia dengan memangkas suku bunga acuan sebesar 50 bps.
Wall Street malah ditutup rontok berjamaah pada Rabu (18/9/2024). Setelah The Fed memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin.
BI memperkirakan The Fed bakal menurunkan suku bunga sebanyak 3 kali sampai akhir 2024. Penurunan menurut perkiraan mereka, akan dimulai sejak September ...
Penurunan Fed Fund Rate untuk memperkuat ekonomi Amerika, serta memperkuat indeks tenaga kerja AS.
Sebelumnya Arthur Hayes meramalkan akan ada gejolak di pasar kripto dan pasar modal, imbas keputusan itu. FOMC, terkait pemangkasan suku bunga itu menyatakan ...
Federal Reserve memangkas suku bunga hingga setengah poin persentase atau 50 basis points pada hari Rabu (18/9).
BI memperkirakan Fed Fund Rate (FFR) atau suku bunga moneter Amerika Serikat akan turun sebanyak tiga kali pada tahun ini.
Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan alias BI Rate menjadi 6% pada September 2024. Ada 5 alasan di balik keputusan tersebut.
BI menurunkan suku bunga acuan BI Rate atau BI 7-day Repo Rate sebesar 25 basis poin atau 0,25 persen ke level 6 persen.
Indikator pendukungnya perkiraan inflasi semakin mendekati sasaran, dimana inflasi jangka menengah sebesar 2% di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi dan ...
Bisnis.com, JAKARTA - Komite The Fed membocorkan akan melanjutkan penurunan suku bunga Fed Fund Rate (FFR) sebesar 50 poin lagi pada sisa tahun 2024.
Bank Indonesia memperkirakan suku bunga The Fed akan turun hingga 75 bps tahun ini, disusul dengan empat kali penurunan FFR pada semester I/2025.
Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin pada Rabu waktu setempat.
The Fed menurunkan suku bunga pinjaman semalam ke kisaran 4,75-5,00 persen dari 5,25-5,5 persen. Ini dampaknya ke pasar saham AS.
Efek The Fed memangkas suku bunga 50 bps terasa ke pasar uang global, utang negara berkembang hingga harga emas.
The Fed akhirnya memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin ke kisaran 4,75%-5%. Ini merupakan pelonggaran pertama sejak Maret 2020.
Mata uang rupiah tampak turun tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (19/9/2024).
Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve atau The Fed memangkas suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin (bps).
Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) akhirnya memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,75-5%.
KBRN, Jakarta: Nilai tukar rupiah berisiko melemah setelah indeks dolar AS menguat pagi ini. Indeks dolar menguat setelah bank sentral Amerika Seri.
Mayoritas saham perbankan besar terpantau cerah bergairah pada perdagangan sesi I Kamis (19/4/2024).
TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat yaitu The Federal Reserve (The Fed) bakal turun sebanyak tiga ...
Media Asuransi, GLOBAL – Federal Reserve memulai apa yang diharapkan menjadi serangkaian pemangkasan suku bunga dengan pengurangan setengah poin persentase ...
Dengan telah terealisasikannya penurunan pada September, maka berdasarkan 'bacaan' BI, The Fed masih akan menurunkan suku bunga acuannya 2 kali lagi.
The Fed memproyeksikan pemangkasan suku bunga acuan akan berlanjut hingga 2026 mendatang.
Bank Indonesia memperkirakan Bank Sentral Amerika Serikat The Fed bakal menurunkan suku bunga sebanyak 3 kali hingga akhir 2024.
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati berharap pemangkasan suku bunga Bank Sentral AS atau The Fed menjadi 4,75- 5,00 persen akan memberikan dampak ...
Strategi investasi yang bisa dipertimbangkan investor yakni hold untuk saham big caps dan saham yang diuntungkan oleh penurunan suku bunga.
Jakarta – Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed memangkas suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin (bps) dari posisi 5,25-5,5 persen menjadi 4 ...
Fluktuasi nilai tukar mata uang, naik turunnya harga saham, dan perubahan tingkat inflasi seringkali dipengaruhi oleh kebijakan moneter yang diambil oleh ...
KBRN, Jakarta: Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed telah mengumumkan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps). Sehingga tingkat suku bu.
The Federal Reserve atau The Fed mengejutkan dunia dengan memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis point ke kisaran 4,75% hingga 5%.
Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve pada hari Rabu kembali menaikkan suku The Fed/Foto: Graeme Sloan/Getty Images. Jakarta -. Bank ...
Kebijakan The Fed yang memulai pemangkasan suku bunganya pada bulan ini telah mengubah cakrawala kebijakan bagi negara-negara lain di seluruh dunia.
Analis memandang pemangkasan suku bunga Fed akan menarik investor asing untuk berinvestasi pada pasar modal Indonesia.
The Fed pada Rabu (18/9) waktu setempat memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuannya sebesar -50 bps ke level 4,75–5%, menandai pemangkasan suku bunga ...
Analis melihat pemangkasan suku bunga The Fed akan berdampak positif terhadap sektor saham finansial, properti hingga otomotif.
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks saham Amerika Serikat (AS) naik didorong keputusan bank sentral AS The Federal Reserve atau The Fed yang menurunkan suku ...
Sri Mulyani menanggapi langkah bank sentral Amerika Serikat atau The Fed untuk memangkas suku bunga sebanyak 50 basis poin.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memperkirakan Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed) akan terus memangkas suku bunga.
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dunia diramal akan mencapai US$2.700 per troy ons setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve atau ...
Euforia pemangkasan suku bunga The Fed masih besar, indeks-indeks utama di bursa saham AS Wall Street mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.
Harga emas masih terkerek sentimen pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan terus melonjak hingga awal perdagangan Jumat (20/9/2024).
Pendapatan yang lebih lemah dari perkiraan dari FedEx Corporation (NYSE: FDX) membebani sentimen, dengan saham turun tajam dalam perdagangan aftermarket. Reli ...
Pemangkasan suku bunga acuan The Fed dinilai bakal memberikan dampak positif terhadap perekonomian, namun masih ada sejumlah risiko yang perlu diwaspadai.
WASHINGTON, investor.id – Donald Trump menuding keputusan The Federal Reserve (The Fed) menurunkan suku bunga beralasan politis. Kandidat presiden dari ...
JAKARTA,investor.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan langkah bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menurunkan suku ...
Pernyataan Yellen disampaikan sehari setelah The Fed memutuskan pemangkasan suku bunga agresif pertama sejak tahun 2020 saat inflasi mereda.
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat Joe Biden memperkirakan Bank Sentral AS Federal Reserve atau The Fed akan terus memangkas suku bunga ...
Selama kupon SBN Ritel masih dipertahankan di atas 6%, maka masih menarik karena di atas suku bunga penjaminan LPS 4,25%
Capres AS dari Partai Republik Donald Trump menyebut akan lebih baik jika The Fed memangkas suku bunga dengan nilai yang lebih kecil.
Harga logam, terutama tembaga kembali bergairah tersengat pemangkasan suku bunga The Fed. Emas diperkirakan mencapai rekor baru.
Harga emas naik lebih dari 1% pada Kamis (19/9/2024), tersengat The Fed yang memulai siklus pelonggaran moneter dengan memangkas suku bunga.
Bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) & Bank Indonesia (BI) secara bersamaan menurunkan suku bunga acuannya pada Kamis, ...