Putin menambah tentara, Meta melarang media! Kenali perubahan besar di Rusia sekarang!
Presiden Rusia Vladimir Putin memang kembali membuat langkah berani yang mencuri perhatian dunia. Dalam upayanya untuk menjadikan Angkatan Darat Rusia sebagai yang terbesar kedua di dunia setelah China, dia mengeluarkan dekrit untuk menambah 180.000 personel militer. Menurut juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, keputusan ini diambil sebagai respons terhadap berbagai ancaman yang mengintai di sepanjang perbatasan Rusia. Dengan langkah ini, total personel aktif Angkatan Darat Rusia kini mencapai angka yang mengerikan, yaitu 1,5 juta.
Namun, tidak semua kabar baik untuk rakyat Rusia. Di sisi lain, perusahaan raksasa teknologi asal AS, Meta, mengambil sikap tegas dengan melarang berbagai outlet media pemerintah Rusia, termasuk RT dan Rossiya Segodnya. Tindakan ini memicu kemarahan Kremlin, yang menganggap bahwa langkah tersebut adalah upaya untuk membungkam suara Rusia di panggung dunia media sosial. Facebook, Instagram, dan WhatsApp, platform yang dimiliki Meta, kini diperketat untuk menghalau konten yang berasal dari sumber-sumber tersebut.
Dengan semakin banyaknya persoalan d international ini, banyak yang bertanya, apakah tindakan Putin dan Meta akan memicu ketegangan lebih lanjut? Pasalnya, larangan media yang dikeluarkan Meta adalah bagian dari gambaran yang lebih besar terkait dengan perlombaan informasi dan narasi antara Barat dan Timur. Media sosial yang dulunya menjadi saluran komunikasi terbuka kini perlahan mulai menjadi medan tempur baru.
Membaca situasi ini membuat kita berpikir, bagaimana masa depan hubungan internasional akan terbentuk ketika kekuatan militer dan media saling berhadapan? Sekilas, dunia bagaikan sebuah film aksi di mana drama dan ketegangan terus meningkat. Satu fakta menarik, meskipun jumlah tentara bisa membuat kekuatan militar menjadi besar, sejarah membuktikan bahwa kekuatan tidak hanya diukur dari jumlah, tetapi juga dari strategi yang tepat dan diplomasi yang bijak. Selain itu, Meta yang selama ini dikenal sebagai fasilitas untuk berkomunikasi dan berbagi, perubahannya menjadi pengontrol informasi justru menunjukkan bahwa banyak hal yang tidak bisa diabaikan dalam konteks kebebasan berbicara.
Mari kita tunggu dan lihat langkah selanjutnya dalam saga ini, karena nyata bahwa kita semua menjadi saksi perubahan yang bisa mengubah peta kekuatan dunia di dekade berikutnya. Setap hari, berita dan langkah-langkah politik seperti ini membentuk narasi besar yang akan mempengaruhi generasi mendatang.
Presiden Vladimir Putin berambisi menjadikan Angkatan Darat Rusia terbesar kedua di dunia, setelah China.
Perusahaan pemilik Facebook, Meta, mengatakan pada Senin bahwa mereka melarang RT, Rossiya Segodnya, dan jaringan media pemerintah Rusia lainnya dari ...
Tentara Rusia semakin 'menggemuk' setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan untuk menambah 180.000 personel.
Seorang warga negara Rusia ditangkap otoritas penegak hukum AS terkait berbagai tuduhan, termasuk dugaan mengekspor teknologi drone secara ilegal ke Moskow.
Meta melarang organisasi media pemerintah Rusia dari paltform media sosialnya. Larangan ini memicu teguran dari Kremlin, Selasa (17/9).
Penambahan personel militer ini menjadikan Rusia sebagai negara kedua dengan jumlah personel militer aktif terbanyak di dunia.
"Hal ini disebabkan oleh banyaknya ancaman yang ada bagi negara kita di sepanjang batas perbatasan kita," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, dilansir dari ...
Meta mengumumkan larangan terhadap media pemerintah Rusia, termasuk RT dan Rossiya Segodnya, untuk menggunakan layanan Facebook, Instagram, dan WhatsApp ...
Raksasa teknologi Amerika Serikat Meta akan memblokir akun dan postingan milik sejumlah outlet media asal Rusia di platform Facebook, Instagram.
TEMPO.CO, Jakarta - Meta pada Senin, 16 September 2024, mengumumkan telah melarang akun media asal Rusia RT, Rossiya Segodnya dan media milik pemerintah ...
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengungkapkan alasan penambahan jumlah tentara Rusia adalah untuk mengatasi ancaman dan ketidakstabilan.
Peningkatan menjadi 1,5 juta personel ini menjadikan tentara Rusia sebagai yang terbesar kedua di dunia berdasarkan jumlah pasukan aktif.
Media asal Rusia RT buka suara setelah Meta, raksasa teknologi Amerika Serikat, memutuskan melarang RT muncul di platform-platform Meta.
Meta, perusahaan induk dari Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Threads, mengumumkan larangan terhadap media yang dikelola pemerintah Rusia dari seluruh ...
Musuh-musuh Amerika sedang meningkatkan upaya untuk mempengaruhi hasil pemilihan presiden Amerika Serikat dan pemilihan-pemilihan penting lainnya.
Sebuah ledakan mengguncang salah satu pangkalan militer strategis Rusia di wilayah Saratov, Senin malam waktu setempat.
Serangan rudal Angkatan Laut Ukraina menghancurkan depot amunisi Rusia di dekat Kota Mariupol, Ukraina yang diduduki Rusia, menurut pernyataan dari Angkatan ...
Pasukan Rusia menyebut telah merebut kembali kendali dua desa di wilayah Kursk baratnya dari Ukraina pada Senin (16/9/2024)
Kantor berita Rusia, RIA, dan blogger perang pro-Rusia melaporkan, pasukan Rusia mengibarkan bendera mereka di lubang ventilasi tambang di pinggiran kota, yang ...
MOSKOW - Rusia mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka telah menangkis lima upaya baru oleh pasukan Ukraina untuk menerobos perbatasannya ke wilayah Kursk, ...
Kantor berita milik pemerintah Rusia, RIA dan para blogger perang pro-Rusia melaporkan Pasukan Rusia merebut kota Ukrainsk, Ukraina di wilayah Donetsk.
Pasukan Moskow telah merebut kembali beberapa desa di daerah perbatasan tempat pasukan Kiev menyerang bulan lalu dan juga bergerak maju di wilayah timur ...