Tak disangka, dukungan Taylor Swift untuk Kamala Harris bikin ribut! Donald Trump ungkapkan kebencian. Simak selengkapnya!
Drama politik terbaru muncul di AS saat penyanyi pop terkenal dunia, Taylor Swift, memberikan dukungannya kepada Wakil Presiden Kamala Harris yang sedang mencalonkan diri dalam pemilihan presiden mendatang. Sikap tegas Swift ini ternyata membuat mantan presiden Donald Trump panas dan mengungkapkan kebenciannya terhadap sang diva pop secara terbuka. Dalam sebuah postingan di media sosialnya, Trump tidak segan-segan menulis, "SAYA BENCI TAYLOR SWIFT!" menggunakan huruf kapital, seolah ingin mengirim pesan yang keras kepada penggemar dan publik.
Setelah mendengar dukungan Swift untuk Harris, Trump terlihat kesal, mengambil momen ini untuk menyerang balik. Dalam setiap kampanye, cuitan atau pernyataan kontroversial dari seorang proyektor publik selalu menjadi perhatian media. Taylor Swift, yang dikenal dengan lagu-lagunya yang menyentuh dan berani, memang satu dari sedikit selebriti yang tidak takut untuk memposisikan dirinya di ranah politik. Ini bukan pertama kalinya Swift terlibat dalam politik; sebelumnya, ia telah mengungkapkan pandangannya tentang isu-isu sosial dan mendukung calon-calon tertentu.
Kejadian ini menambah warna dalam perdebatan politik di AS saat menjelang pemilihan presiden. Di satu sisi, ada Swift yang berusaha menggunakan platformnya untuk memperjuangkan keadilan sosial, dan di sisi lain ada Trump yang tetap berpegang pada pandangannya. Hal ini membuat banyak orang mempertanyakan, apakah dunia hiburan dan politik sekarang semakin sulit untuk dipisahkan? Banyak yang berpendapat bahwa dukungan dari influencer seperti Swift dapat mempengaruhi keputusan pemilih di kalangan generasi muda.
Dalam pernyataan yang berani, Taylor telah menunjukkan bahwa ia tidak hanya ingin menjadi suara dalam musik, tetapi juga dalam perjuangan politik yang ada di negerinya. Di sisi lain, Trump mensinyalir bahwa ketenaran Swift tidak akan menghentikannya dari mengungkapkan pendapatnya yang berseberangan. Sungguh menarik untuk melihat bagaimana hal ini akan mempengaruhi dukungan pemilih.
Fakta menariknya, Taylor Swift tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, tetapi juga pernah terlibat dalam berbagai aktivitas sosial dan amal, serta menjadi pembicara publik yang aktif. Di sisi lain, meskipun Trump memiliki banyak pengikut, dia juga mendapatkan banyak kritik tajam terkait kebijakan dan pernyataan kontroversial yang dilontarkannya. Dengan setiap momen ini, jelas bahwa dunia politik dan hiburan semakin saling terkait!
Jakarta, MI - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) dan calon presiden partai Republik Donald Trump mengatakan, dia tidak menyukai bintang pop Taylor Swift.
Trump menyerang Taylor Swift usai penyanyi itu menyatakan dukungan untuk Kamala Harris.
Pernyataan Trump tersebut muncul setelah Taylor Swift menyatakan dukungannya kepada calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, untuk pemilu 5 November ...
Donald Trump akan memposting foto calon presiden Taylor Swift Kamala Harris di Instagram. (gambar arsip). Sumber: imago/Foto UPI ...
Donald Trump mengunggah kalimat di media sosial Truth miliknya. Ia menulis "SAYA BENCI TAYLOR SWIFT!". Reaksi dari Trump tersebut lantaran bintang pop ...
JAKARTA, REQnews - Dukungan penyanyi Taylor Swift terhadap Kamala Harris dalam Pemilihan Presiden AS tahun 2024 menuai reaksi dari calon presiden Amerika ...
Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, pada Minggu (15/9) menyerang Taylor Swift dengan mengungkapkan "kebenciannya" terhadap ...
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) dan calon presiden partai Republik Donald Trump pada Minggu (15/9/2024) mengatakan dia tidak menyukai bintang pop ...
Jakarta, MI - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) dan calon presiden partai Republik Donald Trump mengatakan, dia tidak menyukai bintang pop Taylor Swift.
Tentang Kebenarannya Sosial akun tersebut, Trump mengecam penyanyi Cruel Summer itu saat ia menulis dengan huruf kapital semua: 'SAYA BENCI TAYLOR SWIFT!' Dalam ...
Taylor Swift memang telah blakblakan mendukung calon presiden partai Demokrat Kamala Harris. Hal tersebut dia ungkapkan usai menyaksikan debat terbuka yang ...
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) dan calon presiden partai Republik Donald Trump pada Minggu (15/9) mengatakan dia tidak menyukai bintang pop Taylor ...
Calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengunggah kalimat dengan huruf kapital di media sosial Truth: "SAYA BENCI TAYLOR SWIFT!".
Sebagian Swifties, sebutan untuk fans Taylor Swift, merespons pernyataan Trump yang mengaku membenci penyanyi idola mereka dengan aksi nyata.
Donald Trump menyatakan kebenciannya pada Taylor Swift usai penyanyi tersebut mendukung Kamala Harris dalam Pilpres Amerika Serikat 2024.
Donald Trump secara terang-terangan menyatakan ketidaksukaannya terhadap Taylor Swift pada Minggu, 15 September 2024.
Fan Taylor Swift atau Swifties galang dana kampanye Kamala Harris. Mereka dapat Rp613 juta sehari usai unggahan kebencian Donald Trump.
Fans Taylor Swift, Swifties, berhasil kumpulkan Rp 3,17 miliar untuk kampanye Kamala Harris. Mereka buktikan fandom bisa berperan dalam politik!
Calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump mengaku benci kepada Taylor Swift. Ungkapan kebencian itu ia unggah di platform Truth Social, ...
Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump mengatakan membenci bintang pop papan atas Taylor Swift, ini pernyataan swift yang ...
Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, pada Minggu (15/9) menyerang Taylor Swift dengan mengungkapkan.
Para penggemar Taylor Swift berhasil mengumpulkan dana lebih dari 40 ribu dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp613,3 juta lewat penggalangan untuk ...
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Universal Music Group menargetkan pertumbuhan laba inti tahunan lebih dari 10% hingga 2028. Ini karena pendapatan langganan yang lebih ...