Bongkar habis isu di Brandoville Studios! Mulai dari lembur tanpa bayar sampai dugaan bullying karyawan!
Dalam beberapa pekan terakhir, Brandoville Studios, studio game asal Indonesia, menjadi sorotan banyak pihak setelah terkuaknya sejumlah laporan mengenai kondisi kerja yang memprihatinkan. Beberapa mantan karyawan mengungkapkan bahwa mereka sering terpaksa lembur tanpa menerima kompensasi yang layak. Salah satu cerita mengejutkan datang dari calon ibu hamil yang terpaksa bekerja meskipun dalam keadaan yang sangat tidak ideal. Tindakan ini seolah mencerminkan sebuah "crunch culture" yang mendarah daging di industri game, di mana pekerjaan diprioritaskan ketimbang kesehatan dan kesejahteraan karyawan.
Meski berbagai isu tersebut mencuat, Brandoville Studios tetap melanjutkan operasi mereka dan bahkan diundang untuk berkolaborasi dengan studio-studio pengembang game terkenal. Namun, sorotan negatif semakin kuat setelah perusahaan ini terpaksa tutup pada Agustus 2024, melemparkan lebih banyak pertanyaan tentang bagaimana mereka dapat bertahan di tengah skandal yang sedang melanda. Belum lama setelah pengumuman penutupan, beredar pula dugaan aksi kekerasan terhadap karyawan dan dokumen PDF yang menguatkan bukti-bukti tersebut di media sosial, membuat publik semakin geram terhadap tindakan perusahaan.
Tidak hanya itu, dugaan bullying pun mencuat setelah laporan mengenai pemotongan gaji dan penahanan THR karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan tidak hanya berjuang untuk mendapatkan hak mereka, tetapi juga berhadapan dengan beragam ancaman yang mengganggu mental dan fisik mereka. Kalimat "perusahaan adalah rumah" mungkin terdengar idealis, tetapi kenyataannya banyak karyawan justru merasa tertekan dan tidak aman di lingkungan kerja mereka. Kejadian-kejadian ini tentu menjadi peringatan bagi banyak orang tentang pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tuntutan pekerjaan yang tinggi.
Kisah Brandoville Studios ini bukan hanya sekadar cerita tragis dari sebuah studio game yang gagal, tetapi juga merupakan refleksi dari problematika yang lebih besar dalam industri kreatif, terutama di negara berkembang. Banyak pekerja di sektor ini masih menghadapi tantangan serupa yang berkaitan dengan jam kerja yang tidak wajar, kompensasi yang tidak sesuai, serta lingkungan kerja yang toksik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mendukung karyawan yang berjuang untuk hak-haknya dan berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang di masa depan.
Faktanya, crunch culture bukan hanya terjadi di Brandoville, tetapi juga di banyak studio game ternama di seluruh dunia. Studi menunjukkan bahwa kondisi kerja yang buruk dapat mengakibatkan penurunan produktivitas dan kualitas produk akhir. Mari kita ingat, karyawan yang sehat dan bahagia adalah kunci untuk menciptakan produk luar biasa!
Mantan karyawan menceritakan bahwa pekerja di Brandoville Studios sering lembur tanpa menerima upah yang sesuai. Bahkan terdapat seorang karyawan yang hamil tua ...
Brandoville Studios, sebuah studio game dari Indonesia diduga lakukan kekerasan terhadap karyawan di tempat kerja setelah studio ini ditutup.
Reputasi Brandoville Studios mengundang pertanyaan mengapa mereka bisa bekerja sama dengan studio yang menggarap berbagai game AAA populer.
Meski telah diekspos, situasi di Brandoville Studios justru semakin memburuk hingga akhirnya perusahaan ditutup pada Agustus 2024.
Perusahaan Brandoville Studios yang baru saja tutup diduga menerapkan bullying atau perundungan, di antaranya THR ditahan dan gaji dipotong.
Brandoville Studios baru saja ditutup. Penutupannya diduga karena adanya kekerasan pada karyawannya. Bahkan PDF bukti kekerasan tersebar.
Perusahaan seni Indonesia Brandonville Studios dikenal sebagai bagian dari Lemon Sky Studios sebelum merintis usahanya sendiri pada tahun 2020.
Tak hanya itu, serangkaian bukti dugaan aksi bullying, pelecehan, hingga pemotongan gaji yang tersimpan di Google Drive membuat netizen auto geram. Sebagai ...
Bahkan nama Cherry Lai selaku Co-owner dan istri CEO Brandoville Studios ikut jadi trending topik di X. Berdasarkan penuturan beberapa akun, dia melakukan ...
Namun, utas tersebut kemudian dirangkum kembali oleh akun X @intinyadeh pada Kamis (12/9/2024). Menurut pengakuan pemilik akun dengan nama pengguna @Bisher_d790 ...
Tutup pada pertengahan Agustus kemarin, para mantan pegawai mulai membagikan pengalaman buruk mereka selama bekerja di studio tersebut. Dan sepertinya ...
PIKIRAN RAKYAT - Perusahaan Brandoville Studios di Indonesia diisukan mempraktikkan bullying. Isu itu muncul meski perusahaan tersebut belum lama tutup pada Agustus 2024 lalu, kasusnya baru muncul akhir-akhir ini yang disuarakan sejumlah mantan ...
Sejumlah mantan karyawan mengaku mengalami kekerasan fisik, emosional, verbal, diskriminasi, rasisme, seksisme, hingga eksploitasi. Ini pengakuan korban.
Sosial media X dihebohkan dengan kasus dugaan kekerasan yang dilakukan oleh Cherry Lai terhadap karyawan Brandonville Studios. Cherry Lai adalah istri pendiri ...
Bahkan nama Cherry Lai selaku Co-owner dan istri CEO Brandoville Studios ikut jadi trending topik di X. Berdasarkan penuturan beberapa akun, dia melakukan ...
Asosiasi Game Indonesia (AGI) dan Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI) memberikan pernyataan resmi terhadap Brandoville Studios.
Cherry Lai, seorang Co-Owner dan istri dari CEO Brandoville Studios, diduga melakukan kekerasan terhadap karyawan-karyawannya. Ini profilnya.
Kini tengah ramai diperbincangkan, berikut profil pemilik Brandoville Studios dan update kasus dugaan kekerasan terhadap karyawan.
Nama Cherry Lai dari studio game bernama Brandoville Studios, ramai menjadi gunjingan netizen di media sosial. Dirinya dikaitkan dengan aksi bullying.
Brandoville Studios muncul dan viral di internet, khususnya di media sosial karena dugaan bullying pada pekerjanya.
Brandoville Studio, sebuah studio game yang baru-baru ini ditutup, tengah disorot karena tuduhan kekerasan terhadap karyawan. Cherry Lai, Co-owner studio, ...
Dugaan kekerasan Brandoville Studios terhadap karyawan ini awalnya viral setelah dibongkar beberapa akun di X, salah satunya @Adriandhy. Pemilik akun ini ...
Kasus Brandoville Studios merupakan sebuah kasus yang seharusnya membuka perhatian kita akan manajemen sumber daya yang lebih baik dalam perusahaan.
Cherry Lai, co-owner studio animasi Brandoville Studios, diduga bersikap semena-mena terhadap karyawannya.
Cherry Lai disebut-sebut sebagai aktor utama kasus kekerasan di Brandoville Studios. Usut punya usut, Cherry merupakan istri CEO studio gim tersebut.