Perum Bulog resmi diperintahkan ke tangan baru, Wahyu Suparyono! Siapa dia dan apa rencana selanjutnya?
Perum Bulog baru saja mengalami perombakan besar-besaran di jajaran direksinya. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Wahyu Suparyono sebagai Direktur Utama yang baru, menggantikan Bayu Krisnamurthi yang sempat menjabat selama 9 bulan. Wahyu Suparyono sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama di PT Asabri (Persero), yang mana pengalamannya di dunia keuangan dan manajemen asuransi dipandang sebagai modal yang kuat untuk memimpin Perum Bulog yang merupakan BUMN strategis dalam distribusi beras dan kebutuhan pokok masyarakat.
Dalam pernyataannya usai pelantikan, Wahyu mengungkapkan rencananya untuk membawa transformasi di Perum Bulog. Dia bertekad untuk meningkatkan suplai dan distribusi beras serta memperkuat ketahanan pangan. Tak hanya itu, Wahyu juga menyatakan bahwa dia akan fokus pada inovasi digital dalam pengelolaan logistik dan distribusi. "Kita harus mengikuti perkembangan zaman dan beradaptasi dengan teknologi agar lebih efektif dalam melayani masyarakat," ungkap Wahyu.
Menyusul perubahan kepemimpinan ini, Perum Bulog juga membuka lowongan pekerjaan yang menarik bagi para lulusan SMA/SMK hingga Sarjana. Kesempatan ini menjadi sinyal positif bagi fresh graduate yang ingin memulai karir di perusahaan BUMN yang memiliki reputasi baik. Dengan banyaknya posisi yang dibuka, diharapkan banyak talenta muda yang bergabung dan dapat berkontribusi untuk masa depan Perum Bulog.
Di tengah perubahan ini, banyak yang berharap bahwa Wahyu Suparyono dapat berperan aktif dalam menjaga kestabilan harga pangan dan meningkatkan akses pangan di seluruh negeri. Tentu saja, tantangan ini tidaklah mudah, tetapi dengan pengalaman yang dimiliki dan visi yang jelas, Wahyu diharapkan dapat membawa Perum Bulog menuju arah yang lebih baik dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menariknya, Perum Bulog bukan hanya bertanggung jawab atas distribusi beras, tetapi juga memiliki peran penting dalam program stabilisasi harga pangan yang menjadi perhatian utama pemerintah di masa krisis. Selain itu, pelantikan Wahyu Suparyono ini mengingatkan kita bahwa perubahan dalam kepemimpinan bisa menjadi angin segar bagi berbagai sektor, termasuk dalam bentuk rekrutmen karyawan baru.
Perum Bulog adalah salah satu badan usaha yang memiliki kekuatan dalam menstabilkan harga pangan, maka mari kita saksikan bagaimana langkah-langkah yang akan diambil Wahyu dalam meningkatkan produktivitas dan pelayanan masyarakat. Siapa tahu, mungkin ada kejutan untuk kita semua di masa depan!
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi menunjuk Wahyu Suparyono sebagai Direktur Utama Perum Bulog.
Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri BUMN Erick Thohir melakukan pergantian direksi Perum Bulog dengan menetapkan Wahyu Suparyono sebagai Direktur Utama Perum ...
Wahyu Suparyono eks Direktur Utama (Dirut) PT Asabri (Persero), resmi menjabat sebagai Dirut Perum Bulog menggantikan Bayu Krisnamurthi.
Wahyu Suparyono sebelumnya menjadi Direktur Utama PT ASABRI (Persero), perusahaan BUMN yang bergerak di sektor asuransi.
Kementerian BUMN merobak susunan direksi Perum Bulog. Bayu Krisnamurthi, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog 'mendadak' digantikan.
JAKARTA, investor.id-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan pergantian direksi Perum Bulog dan menetapkan Wahyu Suparyono sebagai ...
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan perombakan jajaran direksi Perum Bulog. Adanya perombakan ini diakui oleh Sekretaris Perusahaan Perum ...
Perusahaan Umum (Perum) Bulog membuka lowongan pekerjaan yang terbuka untuk lulusan SMA atau SMK.
BUMN Perum Bulog buka rekrutmen atau lowongan kerja posisi Staf Pelaksana untuk lulusan SMA/SMK, D3, dan S1. Batas pendaftaran 12 September 2024.
Perum Bulog membuka pendaftaran untuk posisi staf pelaksana. Pelamar lulusan SMA/SMK dipersilakan mendaftar.