Fanny Soegi geram dengan royalti ratusan juta tak sampai ke pencipta lagu 'Asmalibrasi'! Apa selanjutnya?
Fanny Soegi, mantan vokalis band Soegi Bornean, baru-baru ini menghebohkan publik dengan pernyataan mengejutkan tentang nasib pencipta lagu 'Asmalibrasi'. Dalam unggahannya di akun X, Fanny mengekspresikan kekecewaan mendalam terkait pencipta lagu yang hidup dalam kesulitan finansial, meskipun royalti lagu tersebut mencapai lebih dari Rp 500 juta. Fanny mengungkapkan bahwa pencipta lagu tidak menikmati royalti tersebut, dan ini semakin mempertegas betapa tidak adilnya pembagian royalti di industri musik Indonesia.
Melalui ujaran-ujaran tajam, Fanny Soegi tidak segan-segan menyoroti masalah besar terkait transparansi royalti di industri musik. Sang mantan vokalis merasakan betapa rekan-rekannya di Soegi Bornean seolah lebih mementingkan keuntungan pribadi dibandingkan dengan pencipta lagu yang tak lain adalah orang-orang yang berbakat dan layak mendapatkan imbalan yang setimpal. "Kita banyak lihat orang-orang yang menyanyikan lagu ini mengumpulkan pundi-pundi tanpa memperhatikan penciptanya. Harusnya saling mendukung, bukan saling menindas!" ungkap Fanny penuh semangat.
Lebih jauh lagi, pernyataan Fanny menyentil masalah besar dalam dunia hiburan, yaitu serakahnya pengelolaan royalti yang membuat artis jujur seperti pencipta lagu 'Asmalibrasi' tersingkir. "Pencipta lagu ini bahkan tidak bisa membayar sekolah anaknya, sementara royalti mengalir deras ke tangan orang-orang yang tidak seharusnya," katanya dengan nada prihatin. Tidak hanya membongkar isu royalti, Fanny juga menceritakan tentang luka yang ditorehkan oleh rekan-rekannya semasa bersama di band, yang seolah terlupakan saat berbicara tentang kesuksesan musik.
Melihat kenyataan yang memilukan ini, kita pun diingatkan bahwa masih banyak talenta musik Tanah Air yang tidak kebagian rezeki dari hasil karya mereka sendiri. Kasus ini mencerminkan perhatian kita tentang bagaimana industri musik dapat berputar dan seharusnya ada solusi yang lebih adil bagi pencipta lagu. Menurut banyak laporan, para pencipta lagu seharusnya diutamakan dan diberikan hak yang sama dalam pembagian royalti. Yang lebih menarik lagi, di luar sana, lagu-lagu yang kita cintai bisa jadi dihasilkan oleh orang-orang yang berjuang keras untuk merealisasikan impian mereka. Kita perlu memastikan keberlangsungan dan kesejahteraan mereka, yang berfungsi tidak hanya sebagai pencipta namun juga sebagai tulang punggung industri musik kita.
Di dunia musik, banyak sekali artis yang senasib dengan pencipta lagu 'Asmalibrasi'. Mereka kerap kali berjuang sendiri, meskipun lagu-lagu mereka menduduki posisi teratas dan digemari oleh jutaan orang. Ini adalah peringatan bagi kita semua untuk lebih menghargai karya seni, serta meminta keadilan untuk para penciptanya agar mereka bisa meraih impian serta memperbaiki kehidupan mereka dengan cara yang seharusnya. Mari kita dukung mereka, karena seiring berkembangnya industri, hak mereka juga semakin penting untuk kita jaga!
Padahal menurut Fanny Soegi, royalti lagu 'Asmalibrasi' mencapai Rp 500 juta. Tapi tak dinikmati oleh si penciptanya.
Melalui akun X-nya, Fanny membocorkan fakta mengejutkan mengenai nasib pencipta lagu yang tidak sejalan dengan besarnya royalti...
Penyanyi Fanny Soegi semakin menyentil Soegi Bornean, mantan bandnya, soal royalti lagu Asmalibrasi. Ini cerita Fanny Soegi soal lagu ciptaannya.
Mantan vokalis Soegi Bornean, Fanny Soegi mengungkapkan pencipta lagu Asmalibrasi tidak mendapatkan royalti, singgung band yang serakah.
Fanny Soegi geram terhadap band lamanya, Soegi Bornean yang tidak memperhatikan pencipta lagu 'Asmalibrasi' meskipun dapat royalti ratusan juta.
Fanny Soegi juga berbagi cerita mengenai luka yang ditorehkan rekan-rekan bandnya semasa masih bersama.
Fanny Soegi akhirnya membongkar isi hatinya terkait royalti lagu Asmalibrasi yang ternyata tidak transparan dibagikan, terkhusus untuk pencipta lagu.
Prihatin nasib pencipta lagu Asmalibrasi tak punya uang untuk bayar sekolah anak. Fanny Soegi sentil orang serakah di balik band-nya dulu.
Fanny Soegi ungkap royalti Rp500 juta dari lagu Asmalibrasi tak diterima penciptanya. Pencipta terpaksa utang untuk biaya sekolah anak.
Fanny Seogi mengungkapkan permasalahan royalti yang melibatkan dirinya dengan mantan bandnya, Soegi Boernan.
Fanny Soegi, mantan vokalis Soegi Bornean, curhat soal masalah royalti lagu Asmalibrasi. Dia merasa gak mendapatkan haknya sebagai pencipta lagu.
Fanny Soegi sebut beberapa lagu Soegi Bornean ia ciptakan bersama Dhimas Tirta Franata, yakni Asmalibrasi, Saturnus, Pijaraya, Haribaan, dan lainnya.
Fanny lantas menyoroti orang-orang yang tidak berhak atas uang tersebut justru bisa hidup mewah. Sementara pencipta lagu Asma saat ini dalam kesulitan.
Penyanyi Fanny Soegi membongkar royalti lagu Asmalibrasi yang disebut tidak sampai kepada sang pencipta lagu.
Berikut adalah profil Dhimas Tirta atau Dimectirta, sang pencipta lagu Asmalibrasi yang menjadi populer usai dibawakan oleh Soegi Bornean.
Dalam cuitannya itu, Fanny mengungkapkan kerasahannya mengenai hak royalti pencipta lagu Asmalibrasi. Fanny membeberkan nasib dirinya sebagai pencipta lagu ...
Fanny Seogi ungkap pencipta lagu 'Asmalibrasi' tak mendapat royalti yang jumlahnya miliaran.
Fanny Soegiarto mengutarakan permasalahan dengan mantan bandnya, Soegi Bornean. Ia sampai mengungkit perhitungan royalti lagu Asmalibrasi yang disebutnya ...
Lagu Asmalibrasi diciptakan bersama antara Fanny Soegi dan Dhimas Tirta Franata. Lagu itu termasuk salah satu lagu hit Soegi Bornean.
Berikut penjelasan dan kronologi konflik terkati royalti lagu Asmalibrasi antara Fanny Soegi dan mantan bandnya, Soegi Bornean.
Manajemen Band Soegi Bornean buka suara terkait tuduhan yang telah dilontarkan oleh mantan vokalisnya, Fanny Soegi.
Lagu "Asmalibrasi" yang dinyanyikan Soegi Bornean memiliki lirik yang bermaka tentang cinta kasih sepasang kekasih.
Fanny Soegi mengaku sebenarnya sudah lama ingin mengungkap masalah royalti lagu Asmalibrasi ini ke publik.