Bergembiralah! Paus Fransiskus datang ke Indonesia dan semua orang bersiap untuk merayakannya! Pelukis harapan, pemimpin sejati!
Pada 4 September 2024, Indonesia menyambut kunjungan kenegaraan yang sangat ditunggu-tunggu dari Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus. Momen bersejarah ini diiringi oleh sambutan hangat dari Presiden Joko Widodo, yang menyampaikan pentingnya kunjungan ini bagi hubungan Indonesia dengan Vatikan. Dari Katedral Jakarta, ribuan umat Katolik berbondong-bondong hadir, menjadikan suasana semakin meriah. Dengan iringan lagu "Kicir-Kicir", semangat umat Katolik begitu terasa, seolah seluruh Indonesia bersuka cita pada hari itu.
Dalam pidatonya yang menyentuh, Paus Fransiskus memuji keberagaman yang ada di Indonesia dan menyerukan penghormatan atas semua etnis yang tinggal di negara ini. Beliau menegaskan bahwa Gereja Katolik Indonesia harus menjadi tempat yang inklusif untuk semua. Kata-katanya membangkitkan rasa persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat yang beraneka ragam. Tak hanya itu, Ia juga mengajak Gereja Katolik untuk lebih aktif dalam dialog antaragama, sebuah langkah maju untuk menciptakan perdamaian dan pemahaman antar pemeluk agama.
Salah satu momen yang paling mengharukan terjadi saat Paus bertemu langsung dengan para umat. Banyak yang mengungkapkan rasa haru dan syukur bisa melihat sosok pemimpin yang dikenal dengan kesederhanaannya. Biarawati Katolik berharap keteladanan Paus Fransiskus dapat menginspirasi semua orang untuk hidup dalam kesederhanaan dan berbagi kebaikan. Momen ini bukan hanya tentang kunjungan, melainkan juga tentang cinta dan harapan yang dibagikan secara langsung kepada umat di seluruh penjuru tanah air.
Menarik untuk dicatat, kunjungan ini merupakan yang pertama kali dalam lebih dari tiga dekade setelah kunjungan Paus Paulus VI pada tahun 1970. Selain itu, Paus Fransiskus dikenal karena gaya kepemimpinannya yang berbeda; beliau selalu menekankan pada dialog dan keterbukaan, menjadikannya sosok yang disayangi banyak orang di seluruh dunia. Hal ini menunjukkan bahwa dalam setiap langkahnya, Paus tidak hanya datang sebagai juru bicara iman, tetapi juga sebagai lambang persahabatan dan kedamaian.
Sambutan Presiden Joko Widodo pada Kunjungan Kenegaraan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia/Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus, 4 September 2024.
Pemimpin Gereja Katolik Dunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus, menyampaikan pesan penting mengenai pentingnya penghormatan akan keberagaman ...
Paus Fransiskus Pemimpin Gereja Katolik Dunia sekaligus Kepala Negara Vatikan, sore hari ini, Rabu (4/9/2024), berkunjung ke Gereja Katedral Jakarta, ...
Iringan lagu "Kicir-Kicir" menyambut kedatangan Pemimpin Umat Katolik dunia yang juga Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus di Gereja Katedral Jakarta pada ...
Paus Fransiskus datang ke Indonesia membawa kehangatan dan haru. Dari jalanan Jakarta hingga Tegal, umat berbondong-bondong demi berkat Sang Pemimpin.
Jakarta, INDONEWS.ID - Pemimpin tertinggi Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus tiba di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (4/9/2024). Paus Fransiskus tiba di ...
KBRN, Jakarta: Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus mengatakan, Gereja Katolik berkeinginan untuk meningkatkan dialog antaragama. Me.
Kunjungan ini bersejarah karena kunjungan Paus terakhir ke Indonesia terjadi lebih dari tiga dekade yang lalu, yakni Paus Paulus VI pada tahun 1970 dan Paus ...
"Ada perwakilan dari (divisi) komunikasi, ada yang dari panti asuhan. Jadi ada sepuluh orang," kata Sarah saat ditemui di sekitar Gereja Katedral Jakarta pada ...