Hampir tidak bisa beli beras, karyawan Indofarma curhat di DPR! Apa yang terjadi dengan gaji mereka?
Karyawan PT Indofarma (Persero) Tbk tengah mengalami masa sulit yang tidak terbayangkan. Dengan gaji yang belum terbayarkan mencapai Rp 95 miliar, mereka terpaksa menghadapi kenyataan pahit ketika tidak mampu membeli bahan pokok seperti beras. Serikat Pekerja Indofarma meminta bantuan kepada DPR untuk mencarikan solusi. Tidak hanya itu, banyak dari mereka yang terpaksa berutang sana-sini demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta menyambung hidup dan keluarga.
Kondisi ini semakin memburuk seiring dengan laporan mengenai kinerja perusahaan yang amburadul. Banyak karyawan mengungkapkan bahwa mereka harus mencari pinjaman untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari akibat gaji yang tak kunjung dibayar. Suara tangis perwakilan karyawan pun menggema di ruang rapat Komisi VI DPR RI, menggambarkan betapa dalamnya rasa sakit hati dan kebingungan para pegawai yang dulu mengharapkan kesejahteraan dari perusahaan ini.
Di tengah jeritan dan kesedihan karyawan Indofarma, satu hal yang menjadi sorotan adalah kebijakan perusahaan yang dituding serakah. Dampak dari kebijakan tersebut tidak hanya dirasakan oleh karyawan saja, tetapi juga keluarga mereka. Apakah para wakil rakyat mendengar keluh kesah ini? Pertanyaan besar masih menggantung di udara, sementara para karyawan berharap agar nasib mereka diperhatikan.
Secara keseluruhan, situasi ini menunjukkan betapa pentingnya manajemen yang baik dalam perusahaan dan kepedulian terhadap kesejahteraan karyawan. Dengan lebih dari 60 tahun berdiri, Indofarma memiliki potensi untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi karyawannya jika mereka menerapkan kebijakan yang lebih bertanggung jawab. Kenali juga fakta bahwa hingga kini, Indofarma menjadi salah satu perusahaan farmasi di Indonesia dengan sejarah panjang. Semoga kisah ini menjadi pelajaran berharga untuk perusahaan lain, bahwa kesejahteraan karyawan bukanlah hal sepele!
Serikat Pekerja Indofarma menuntut pembayaran gaji yang terutang Rp 95 miliar. Mereka berharap DPR dapat membantu menyelesaikan masalah ini.
Berita Bisnis Liputan6.com menyajikan kabar berita terkini dunia bisnis dan investasi, ekonomi, pasar modal hingga perbankan Indonesia.
Karyawan Indofarma mengungkapkan kondisi perusahaan tidak membayarkan gaji - hot issue - okezone economy.
Ruang rapat Komisi VI DPR RI mendadak hening saat suara tangis seorang perwakilan karyawan PT Indofarma (Persero) Tbk memecah keheningan.
Sejumlah karyawan PT Indofarma Tbk (INAF) dikabarkan harus berutang untuk memenuhi kebutuhannya. Hal ini diungkpakan Serikat Pekerja Indofarma dalam Rapat ...
Liputan6.com, Jakarta - Serikat Pekerja PT Indofarma Tbk (INAF) mengungkap derita yang dihadapinya imbas hak-hak karyawan yang belum dipenuhi perusahaan.
Kinerja PT Indofarma Tbk menjadi sorotan hingga berdampak pada gaji dan pendapatan karyawannya. Bahkan, sejumlah karyawan Indofarma dilaporkan harus ...
Sambil menahan air mata, seorang pegawai Indofarma mengungkapkan sepotong kue yang menjadi suguhan menjadi barang mewah bagi mereka.
Apa yang Terjadi dengan Indofarma? Karyawan Menghadapi Kesulitan Ekonomi. Diterbitkan 30 August 2024, 21:19 WIB. "Indofarma menghadapi masalah gaji yang tak ...
Serikat Pekerja (SP) PT Indofarma Tbk (INAF) mengadu ke Komisi VI DPR RI atas hak-hak pekerja yang tak dipenuhi perusahaan.
Fraud dapat diartikan sebagai tindakan ilegal yang ditandai dengan adanya kecurangan, penggelapan, pencurian, penyembunyian, atau pelanggaran yang dilakukan ...
Serikat Pekerja (SP) Indofarma telah mengadukan kondisi tersebut ke Komisi VI DPR RI pada Rabu (28/8/2024). Dalam kesempatan itu, Menurut SP perusahaan yang ...
PERUSAHAAN BUMN diundang oleh DPR RI, ketika perusahaan mengalami kerugian bersifat kronis akut. Diundang, karena merupakan perusahaan yang mewakili ...