Saksikan intrik politik seru di PKB, antara kudeta dan muktamar, di mana dukungan dan rumor berseliweran! Gak mau ketinggalan? Yuk, baca selengkapnya!
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sedang dalam pusaran drama politik yang tak kalah seru. Melalui Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid, terungkap bahwa hari ini tidak ada agenda resmi di DPP PKB. Ini menyusul kabar mengejutkan dari Anies Baswedan yang kabarnya akan bertemu dengan sejumlah tokoh. Namun, di balik kabar tersebut, arus politik PKB justru semakin memanas dengan rencana kudeta dari kalangan kader yang tergabung dalam kubu PBNU. Kader-kader ini berambisi menggelar muktamar tandingan untuk menggulingkan Ketua Umum Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang sebelumnya terpilih lagi menjadi ketua umum untuk periode 2024-2029.
Muktamar tandingan yang direncanakan ini menarik perhatian banyak pihak, sebab rencananya akan dibuka oleh PBNU dan ditutup oleh Presiden. Lunak? Belum tentu! Pasalnya, salah satu tokoh sentral dalam cerita ini, Lukman Edy, mantan Sekretaris Jenderal PKB, telah menggugat hasil Muktamar PKB ke-6 yang berlangsung di Bali. Ia berharap agar konflik internal di partai legendaris ini mendapatkan resolusi yang adil dan sesuai dengan khitah PKB, yakni merujuk pada fondasi tahun 1998.
Di lain sisi, ancaman yang mengintai PKB tidak hanya datang dari dalam. Desas-desus mengenai pergeseran dukungan partai tersebut ke Anies Baswedan dalam Pilgub Jakarta pun mengemuka. Padahal, Ketua Fraksi PKB Cucun Ahmad menegaskan bahwa dukungan terhadap pasangan Ridwan Kamil-Suswono masih kuat. Kali ini, PKB juga memunculkan kader-kader mereka sendiri untuk meramaikan kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur, yakni Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim.
Dengan berbagai dinamika yang terjadi, public juga tertarik untuk mengetahui lebih dalam seputar nilai kekayaan Luluk Nur Hamidah yang mencapai Rp6 miliar, serta berbagai strategi pemenangan yang diusung PKB di setiap daerah. Melihat situasi ini, kita pun bisa bertanya-tanya, bagaimana nasib PKB ke depannya? Apakah drama politik ini akan berujung pada stabilitas atau justru sebaliknya?
Waketum PKB Jazilul Fawaid mengatakan tak ada agenda di DPP PKB hari ini usai Anies Baswedan yang menyebut akan bertemu dengan beberapa orang.
Kader PKB pendukung PBNU berencana menggelar muktamar tandingan untuk mendongkel Cak Imin dari kursi ketua umum.
Muhaimin telah terpilih kembali menjadi ketua umum dalam muktamar yang mengangkat Wapres Ma'ruf Amin sebagai Ketua Dewan Syura PKB 2024-2029.
Mantan Sekjen PKB Lukman Edy menggugat hasil Muktamar ke-6 PKB di Bali, menuntut penyelesaian konflik internal dan mengembalikan PKB ke khitah 1998.
Mantan Sekjen PKB Lukman Edy menggugat kepengurusan PKB periode 2024-2029 ke Kemenkumham. Ini respons Menkumham Supratman Andi Agtas.
โBahwa saya tadi pagi, sudah memasukkan gugatan ke Majelis Tahkim PKB, yang mengadukan soal konflik internal partai,โ kata Lukman Edy dilansir dari laman ...
Lebih lanjut, Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Teknologi DPP PKB itu meminta agar penyebaran kabar hoaks tersebut segera dihentikan.
Mantan Sekjen PKB Lukman Edy mengklaim mendapat mandat dari ratusan DPC PKB untuk menggelar Muktamar di Jakarta pada 2-3 September mendatang.
Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku kalau dia mendengar rumor Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) justru ...
Ketua Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad menegaskan, PKB masih mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono pada Pilkada Jakarta.
DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung anggota legislatif yang juga kadernya Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim untuk maju di Pilgub Jawa Timur.
PKB resmi membuat poros sendiri di Pilgub Jatim 2024. PKB mengusung Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim. Bendahara DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi membenarkan hal ...
PKB mengusung dua kadernya yaitu Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim sebagai Cagub-Cawagub di Pilgub Jawa Timur 2024.
Anies Baswedan enggan berkomentar banyak terkait kabar burung soal PKB akan mengusung dirinya pada Pilkada Jakarta.
PKB menyiapkan Nur Hamidah-Lukmanul Hakim, sebagai penantang petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak.
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengungkapkan, partainya bisa saja mengalihkan dukungan di Pemilihan ...
Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tegas tak mengusung Anies Baswedan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024. Ketua DPP PKB Hasbiallah Ilyas ...
Partai dengan perolehan suara terbanyak pada Pilkada 2024 itu akan mengusung kadernya sendiri untuk melawan calon petahana, Khofifah Indar.
PKB mengusung pasangan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim di Pilkada Jawa Timur. Mereka beralasan pasangan ini berpengalaman dan bebas korupsi.
PKB DKI Jakarta membantah terkait isu akan mengalihkan dukungan dari Ridwan Kamil (RK)-Suswono ke Anies Baswedan.
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengaku bahwa pihaknya tengah menjajaki kemungkinan Sandiaga Uno ...
Jakarta: Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dikabarkan bertemu sejumlah tokoh di tengah pendaftaran calon kepala daerah untuk Pemilihan Kepala ...
Sebab, PKB hari ini sudah ikut menemani pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Ridwan Kamil-Suswono mendaftar ke KPU Jakarta. "Lihat faktanya ...
PKB berpeluang mengusung bakal pasangan calon sendiri di Pilgub Jabar. PKB membuka kemungkinan mengusung Sandiaga Uno dan Acep Adang Ruhiat.
Bakal calon wakil gubernur(Bacawagub) Jawa Timur Lukmanul Khakim menilai partainya yakni PKB memiliki modal kuat untuk menang dalam Pilkada di Jawa ...
PKB mengusung Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim maju sebagai Pilgub Jatim. Lukmanul mengakui pengumuman dari DPP PKB diterima secara mendadak.
Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Hakim siap bersaing dalam Pilkada Jatim 2024 menghadapi Khofifah dan Risma.
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengungkapkan, partainya bisa saja mengalihkan dukungan pada Pemilihan ...
Poster yang memuat gambar Anies Baswedan bertuliskan 'Menata Jakarta' yang menyertakan logo PKB dan sejumlah partai nonparlemen beredar.
PKB membantah keterlibatan mereka dalam beredarnya poster Anies Baswedan 'Menata Jakarta' meskipun ada logo PKB tercantum di dalamnya.
Kader PKB pendukung PBNU berencana menggelar muktamar tandingan untuk mendongkel Cak Imin dari kursi ketua umum Halaman all.
Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas hadir dalam pendaftaran Ridwan Kamil-Suswono di PIlkada Jakarta hari ini.
PKB mengusung pasangan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim di Pilkada Jatim. Sementara KIM Plus mengusung Khofifah-Emil.
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menilai elektabilitas Sandiaga Uno lebih unggul ketimbang Dedi Mulyadi yang telah ...
Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim mengaku tak khawatir PBNU mengganggu calon dari PKB di Pilgub Jawa Timur 2024.
TEMPO.CO, Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum memutuskan calon yang bakal diusung untuk Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jawa Barat.
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengatakan, ada pihak yang ingin Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar ...
Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam, menilai bahwa keputusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengusung Luluk Nur .
PKB mengungkap Sandiaga late response soal Pilgub Jabar. Oleh karena itu, PKB membuka peluang dukung calon lain.
Sekretaris Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq menegaskan bahwa partainya sampai dengan saat ini tidak mengalihkan dukungan kepada .
Lukmanul Khakim resmi mendampingi Luluk Nur Hamidah di Pilgub Jatim 2024. Kenali profil dan pengalaman politik Lukmanul berikut ini.
CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengungkap alasan partainya mengusung anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ...
Poster berjudul "Anies Baswedan Menata Jakarta" beredar di media sosial. Poster itu berisi narasi Anies akan daftar maju di Pilkada Jakarta.
Hingga hari ini, PKB masih berada di barisan pendukung calon dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus.
Bukannya serius mendukung, PKS, PKB, dan NasDem malah kompak membelot dengan bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM).#kbanews.