Banjir di Ternate memicu pencarian yang menegangkan dan kehadiran pahlawan dari pelacak anjing! Simak cerita lengkapnya di sini!
Banjir bandang yang melanda Kelurahan Rua di Kota Ternate, Maluku Utara, pada tanggal 25 Agustus 2024, mengakibatkan kerugian besar dan kepanikan di kalangan penduduk. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai institusi sedang berupaya keras untuk mencari satu korban yang tertimbun di bawah tumpukan material lumpur. Namun, akibat cuaca yang tidak bersahabat, pencarian terpaksa dihentikan sementara untuk keamanan para relawan. Tragisnya, daerah ini memang dikenal memiliki risiko tinggi terhadap bencana banjir akibat curah hujan yang ekstrem dan kontur alam yang rentan.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah peran dua ekor anjing pelacak bernama Foxi dan Xena. Mereka, yang merupakan bagian dari Unit Satwa Direktorat Samapta Polda Maluku Utara, menunjukkan kemampuan luar biasa dalam membantu menemukan korban di lokasi yang sulit diakses. Dengan indra penciuman yang tajam, Foxi dan Xena membuat pencarian para petugas jadi lebih efisien meski tantangan terus menghantui mereka. Tak hanya mengandalkan keahlian manusia, kehadiran pahlawan tak terduga ini menambah harapan di tengah bencana.
Di sisi lain, perusahaan lokal Harita Nickel tidak tinggal diam. Menggerakkan tim bantuan untuk mendukung evakuasi korban dan menyalurkan sembako kepada yang membutuhkan, Harita Nickel ingin memastikan bahwa masyarakat yang terdampak bisa mendapatkan bantuan dengan cepat. Kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan perusahaan swasta menciptakan sinergi yang sangat dibutuhkan nyawa, terutama dalam situasi bencana seperti ini. Masyarakat pun bersatu untuk saling membantu demi keselamatan satu sama lain.
Dengan semakin meningkatnya curah hujan dan ancaman bencana, penting bagi penduduk untuk mengedukasi diri tentang langkah-langkah mitigasi yang tepat. Mengandalkan pengalaman dan pengetahuan dari kejadian-kejadian sebelumnya bisa menjadi langkah pencegahan yang bijak untuk mengurangi risiko di masa depan. Masyarakat juga harus berkolaborasi dengan pihak berwenang untuk memastikan infrastruktur setempat memenuhi standar untuk menghadapi bencana.
Ternyata, sementara kita melihat kehadiran anjing pelacak Foxi dan Xena dalam misi penyelamatan ini, tidak banyak yang tahu bahwa mereka dilatih dengan cara yang sangat spesifik untuk pencarian di area berbencana. Selain itu, statistik menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerentanan bencana yang tinggi, menjadikannya sangat penting bagi setiap individu untuk memahami dan mempersiapkan diri menghadapi situasi darurat.
Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian terhadap satu korban banjir bandang yang tertimbun material lumpur di Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara, ...
Tim evakuasi gabungan masih terus bekerja mencari korban jiwa bencana banjir bandang yang terjadi di Kelurahan Rua, Kota Ternate pada Minggu (25/8/2024) ...
KBRN, Ternate: Foxi dan Xena merupakan nama dari dua ekor anjing pelacak milik Unit Satwa, Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Maluku Utara.
Tim gabungan yang bekerja mengevakuasi korban dan lokasi banjir terpaksa menggeser alat berat dari area aliran sungai. Akibatnya pencarian 1 korban ba...
Harita nickel terjula tim bantuan evakuasi bencana banjir bandang di Rua Ternate dan salurkan bantuan sembako.
Material di lereng Gunung Gamalama masih menumpuk. Curah hujan tinggi berpotensi celakakan petugas evakuasi.
Anggota Komisi V DPR RI Irine Yusiana meminta Pemerintah melakukan relokasi permukiman warga dari wilayah yang menjadi lokasi banjir.
Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan BPKP Peduli dalam rangka membantu korban banjir bandang di kelurahan Rua Kota Ternate yang merusak .
TERNATE-pm.com, Perusahaan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan PT Trimegah Bangun Persada Tbk atau Harita Nickel yang beroper...
titastory.id, ternate โ Upaya pencarian korban banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara membuahkan hasil. Tim pencarian kembali menemukan ...
KBRN, Ternate: Foxi dan Xena merupakan nama dari dua ekor anjing pelacak milik Unit Satwa, Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Maluku Utara.
TERNATE (28/8/2024) - Perwakilan BPKP Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan BPKP Peduli dalam rangka membantu korban banjir bandang di Kelurahan Rua, ...
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan operasi pencarian korban banjir bandang di Rua, Ternate, Maluku Utara belum berakhir setidaknya ...
Tim gabungan masih mencari korban hilang pasca banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara. Tersisa satu warga yang hilang.
Sebanyak 18 warga tewas akibat banjir bandang di Kelurahan Rua, Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara. Satu warga masih hilang.
Pemkot Ternate telah menyediakan lahan relokasi seluas 2,6 hektar di Kelurahan Jambula bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Rua.
titastory.id- ternate โ Sampai hari kelima pasca banjir bandang yang melanda Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, dan Pemkot Ternate langsung menetapkan ...
Tim Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) berkoordinasi dengan BPBD Kota Ternate dan BPBD Provinsi Maluku Utara untuk melakukan evakuasi ...