Kisah seru Megawati, Airin, dan Ahok dipenuhi guyonan, teguran, hingga peringatan! Simak momen menarik ini!
Dalam sebuah momen yang penuh warna dan guyonan, Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan, menunjukkan betapa hangatnya suasana di partainya saat pengumuman calon kepala daerah gelombang III. Dalam pidatonya, Megawati dengan jelas menyebut nama Airin Rachmi Diany, yang tampaknya semakin menonjol di lingkungan partai, bahkan sampai-sampai menunjuknya di tengah pidato. Saat itu juga, Megawati tidak bisa menahan diri untuk melontarkan candaannya kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengatakan kepada publik bahwa meski Ahok senang bicara, selotipnya tetap harus berjalan! Tak ada yang bisa menahan tawa ketika dua figur kunci politik ini saling berinteraksi dengan begitu akrab.
Namun, bukan Megawati namanya jika tidak memberikan sedikit teguran. Airin, yang diapit oleh humor dan rasa sayang dari sang Ketua Umum, menyatakan bahwa teguran itu adalah bentuk kasih sayang seorang ibu terhadap putrinya. Hal ini menunjukkan betapa Megawati memperhatikan para kadernya, meskipun tegas di bidang politik. Keberanian dan keterbukaan Megawati dalam berbicara tidak diragukan lagi menambah warna dalam dinamika politik di PDI Perjuangan.
Di sela-sela candaan, Megawati juga memberikan peringatan keras kepada kader-kader PDIP. Ia berharap semua anggotanya mematuhi arahan dari DPP, dengan tegas mengatakan bahwa mereka yang tidak mau mengikuti peraturan akan dikeluarkan dari partai. Ini adalah pernyataan yang menegaskan kekuatan dan disiplin yang ada di dalam partai, sekaligus menunjukkan betapa pentingnya kesatuan dan keberanian dalam mengambil keputusan. Dukungan untuk kader-kader muda seperti Airin diharapkan akan memunculkan penerus yang berani dan kompeten.
Dalam momen tersebut, PDIP juga tampaknya mempertimbangkan untuk memberi restu kepada figure Anies Baswedan untuk berpartisipasi dalam pertarungan Pilkada DKI Jakarta mendatang. Namun, Anies harus menunggu keputusan Megawati. Para pengamat politik mengatakan, ini akan menjadi langkah strategis bagi PDIP menjelang Pemilu, mempertimbangkan Anies yang sudah memiliki basis pendukung yang kuat. Sepertinya, drama ini baru saja dimulai, dan masih banyak kejutan yang akan datang!
Fakta menarik, Megawati dikenal sebagai sosok yang mampu memadukan ketegasan dan kasih sayang, menciptakan dinamika yang unik di dalam partai. Sementara itu, hubungan Megawati dan Ahok menunjukkan bahwa meskipun keduanya berbeda pandangan, mereka dapat saling menghormati dan memahami satu sama lain, menciptakan suasana yang positif dalam politik Indonesia. Ini adalah contoh yang bisa diambil dari interaksi politik, bahwa dalam perbedaan masih ada ruang untuk kekompakan!
Megawati berulang kali menyebut nama Airin Rachmi Diany usai pengumuman calon kepala daerah PDIP gelombang III. Megawati menunjuk Airin di tengah pidatonya.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melontarkan candaan ke Ketua DPP PDIP Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Airin tak masalah ditegur oleh Megawati. Menurut dia, itu tanda sayang seorang ibu kepada anaknya.
Hal itu disampaikan Megawati dalam pengumuman bakal calon kepala daerah tahap 3 PDIP di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2024). Megawati ...
SINAR HARAPAN--Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta Ketua DPP Bidang Perekonomian PDIP Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tak banyak ...
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, melemparkan guyonan ke Ketua DPP PDIP, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Mega berseloroh jika Ahok ...
'Saya pernah bilang ke Ahok, sampai tadi saya bilang, 'Pak Ahok selotip tetap jalan toh?' habis kesenangannya nyerocos saja gitu lho,' kata Megawati.
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengungkapkan rasa syukurnya untuk para hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang masih memiliki hati ...
Anies Baswedan urung diumumkan PDI Perjuangan (PDIP) sebagai calon gubernur DKI Jakarta untuk Pilkada 2024 pada Senin (26/08). Dia masih menunggu keputusan ...
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mewanti-wanti kadernya agar menuruti arahan DPP PDIP. Ia menegaskan agar kader yang tak mau menurut untuk out (keluar).
Dalam kesempatan itu, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengatakan jika ingin menjadi anggota partainya harus masuk secara lahir batin.
Megawati menyebut nama Airin berkali-kali saat memberikan sambutan di pengumuman cakada gelombang III. Kenapa Megawati menyebut Airin?
"Makanya kalau kamu menjadi politisi harus pintar ngomong yang berarti, tahu enggak. (Jangan) Hanya mau mejang-mejeng, mejang mejeng. Ketua DPR kok hmm. Iya ...
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyebut orang yang melakukan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) adalah pengecut.