Pavel Durov

2024 - 8 - 25

Kejutan di Langit Prancis: CEO Telegram Ditangkap, Kenapa?

freedom of speech - Pavel Durov - penangkapan CEO - prancis - privasi di aplikasi - respon Rusia terhadap penangkapan - teknologi dan hukum - Telegram

Siapa sangka, Pavel Durov, pendiri Telegram, ditangkap di Prancis hanya karena aplikasi pesan! Simak kisahnya!

Pavel Durov, CEO dan pendiri aplikasi perpesanan populer Telegram, menghebohkan dunia ketika ia ditangkap oleh pihak berwenang di Prancis pada 24 Agustus 2024. Penangkapan ini terjadi saat Durov baru saja tiba di bandara Le Bourget. Menurut beberapa laporan dari media Prancis, Durov menjadi target surat perintah penangkapan karena diduga bahwa Telegram gagal menerapkan sistem penyensoran yang ketat. Hal ini menambah daftar panjang kontroversi yang mengelilingi aplikasi tersebut, terutama terkait kebijakan privasi dan kebebasan berpendapat.

Penangkapan Durov menimbulkan reaksi keras dari Rusia, negara asalnya. Politisi di Moskow mendesak pemerintah untuk menggunakan segala cara yang diperlukan agar Pavel Durov dapat dibebaskan. Mereka berpendapat bahwa penahanan ini adalah contoh jelas dari intervensi asing terhadap hak asasi manusia, di mana Durov dianggap sebagai simbol kebebasan digital. Durov sendiri dikenal karena pandangannya yang provokatif dalam hal privasi dan kebebasan berbicara, sehingga penangkapan ini semakin memicu ketegangan antara Rusia dan Barat.

Durov memang bukan sosok baru di dunia teknologi; ia telah menjadi pusat perhatian karena keberaniannya dalam mempertahankan privasi pengguna di era di mana sosialisasi digital semakin terbuka. Telegram, yang diciptakannya pada tahun 2013, sering digunakan sebagai alternatif bagi pengguna yang mencari cara berkomunikasi tanpa pengawasan dari pemerintah atau perusahaan. Durov pernah dikritik bahkan di negara asalnya, Rusia, karena menolak permintaan untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam membatasi informasi.

Di tengah kabar penangkapannya, muncul pertanyaan besar tentang masa depan Telegram sinyal layanan pesan ini. Apakah aplikasi tersebut akan terus menjalankan kebijakan privasi yang sama di tengah tekanan dari berbagai pihak? Apakah ada rencana di balik penangkapannya? Yang pasti, ini menambah daftar panjang masalah hukum bagi banyak pendiri teknologi di seluruh dunia. Sejarah mencatat bahwa beberapa pendiri aplikasi perpesanan, seperti WhatsApp dan Signal, juga pernah menghadapi tantangan serupa, namun mungkin tidak secontroversial Durov.

Menariknya, meskipun banyak kontroversi yang dihadapi, Telegram kini memiliki lebih dari 700 juta pengguna aktif di seluruh dunia. Aplikasi ini terus tumbuh dan memperluas fitur-fitur baru, termasuk saluran dan grup yang bisa menampung ribuan anggota. Durov sendiri dikenal dengan reputasinya yang tidak takut mengambil risiko, seperti memfasilitasi komunikasi di negara-negara dengan kebebasan berbicara yang terbatas. Apa yang akan terjadi selanjutnya bagi Durov dan Telegram sangat ditunggu-tunggu oleh dunia, terutama penggemar kebebasan digital.

Post cover
Image courtesy of "CNN Indonesia"

CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap di Prancis (CNN Indonesia)

Melansir Reuters, hal itu terungkap dalam pemberitaan media Prancis TF1 TV dan BFM TV, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya. Telegram, yang sangat ...

Post cover
Image courtesy of "Liputan6.com"

CEO Telegram Pavel Durov Ditahan di Bandara Prancis, Ada Apa? (Liputan6.com)

Petugas dari kantor antipenipuan Prancis, yang berada di bawah bea cukai Prancis, menahannya Sabtu (24/8) malam.

Post cover
Image courtesy of "Dunia Tempo.co"

CEO Telegram, Pavel Durov, Ditangkap di Prancis, Apa Alasannya? (Dunia Tempo.co)

Pavel Durov, pendiri Telegram, menjadi target surat perintah penangkapan oleh polisi Prancis karena aplikasinya tidak menerapkan sistem penyensoran.

Post cover
Image courtesy of "Politik"

CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap di Prancis, Ini Respon Rusia (Politik)

Pendiri sekaligus CEO aplikasi perpesanan Telegram, Pavel Durov dilaporkan telah ditangkap oleh kepolisian Prancis setibanya di bandara Le Bourget dekat.

Post cover
Image courtesy of "SINDOnews.com"

Rusia Desak Prancis Bebaskan Miliarder Pendiri Telegram Pavel ... (SINDOnews.com)

Politisi Moskow sebut Rusia harus membawa pulang Pavel Durov dengan segala cara. Rusia telah mendesak Prancis untuk segera membebaskan miliarder pendiri ...

Post cover
Image courtesy of "Bisnis.com"

Pendiri dan CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap di Bandara ... (Bisnis.com)

Pavel Durov, miliarder pendiri dan CEO aplikasi perpesanan Telegram, ditangkap di bandara Bourget Prancis pada Sabtu (24/8/2024) malam.

Post cover
Image courtesy of "kumparan.com"

Pendiri Telegram Pavel Durov Ditangkap di Prancis Usai Terbang ... (kumparan.com)

Pavel Durov, pendiri dan CEO Telegram, ditangkap di bandara Bourget yang berada di luar Prancis pada Sabtu (24/8) malam waktu setempat.

Post cover
Image courtesy of "CNBC Indonesia"

CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap di Perancis (CNBC Indonesia)

Pavel Durov, pendiri sekaligus CEO aplikasi Telegram, ditangkap di Bandara Bourget di luar Paris pada Sabtu malam (24/8/2024).

Post cover
Image courtesy of "ANTARA"

CEO Telegram Pavel Durov ditangkap otoritas keamanan Prancis (ANTARA)

CEO Telegram Pavel Durov dilaporkan ditangkap dan ditahan oleh otoritas keamanan Prancis di dekat Paris pada Sabtu malam (24/8) ketika ia hendak keluar dari ...

Post cover
Image courtesy of "KOMPAS.com"

CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap di Bandara Perancis (KOMPAS.com)

CEO miliarder yang bepergian dengan jet pribadinya menjadi sasaran surat perintah penangkapan.

Post cover
Image courtesy of "CNN Indonesia"

Fakta-fakta Pavel Durov, CEO Telegram yang Ditangkap di Prancis (CNN Indonesia)

Durov merupakan pria kelahiran Rusia, 39 tahun lalu. Ia merupakan pendiri dan pemilik aplikasi perpesanan Telegram, platform gratis yang bersaing dengan ...

Post cover
Image courtesy of "RRI"

CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap di Prancis (RRI)

KBRN, Jakarta: Pavel Durov, pendiri sekaligus CEO aplikasi perpesanan Telegram dilaporkan ditangkap di banda.

Post cover
Image courtesy of "SINDOnews.com"

4 Fakta Pavel Durov, Miliarder Pendiri Telegram yang Ditangkap ... (SINDOnews.com)

Dia tinggalkan Rusia karena menolak tunduk pada perintah siapa pun. Pavel Durov, miliarder Rusia pendiri dan CEO Telegram, telah ditangkap polisi Prancis...

Post cover
Image courtesy of "Suara Surabaya"

Pavel Durov CEO Telegram Ditangkap Otoritas Keamanan Prancis (Suara Surabaya)

Pavel Durov CEO Telegram dilaporkan ditangkap dan ditahan oleh otoritas keamanan Prancis di dekat Paris, pada Sabtu (24/8/2024) malam, ketika ia hendak ...

Explore the last week