Dari Muhammadiyah ke Bojonegoro, Mensesneg Pratikno ungkap betapa pentingnya pendidikan! Baca selengkapnya!
Dalam acara silaturrahim di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prof Pratikno menekankan bahwa pendidikan adalah pilar utama untuk mengubah sejarah bangsa. Beliau mengungkapkan keyakinannya bahwa dengan pendidikan yang baik, generasi muda dapat menghadapi tantangan dan berkontribusi positif untuk kemajuan Indonesia. "Pendidikan adalah kunci, dan dengan pendidikan yang berkualitas, kita dapat membuka pintu perubahan yang lebih baik," tegas Pratikno.
Acara yang berlangsung pada Rabu (21/8/2024) itu dihadiri oleh berbagai tokoh Muhammadiyah dan masyarakat setempat. Prof Pratikno menyatakan rasa bangganya karena Muhammadiyah selalu berada di garda terdepan dalam memajukan pendidikan di Indonesia. "Kehadiran Muhammadiyah di Bojonegoro adalah contoh nyata bagaimana organisasi ini berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memajukan masyarakat," tambahnya.
Dalam diskusi yang hangat, Mensesneg menjelaskan beberapa program pendidikan yang akan diluncurkan oleh pemerintah, yaitu penguatan kurikulum dan pelatihan bagi para guru agar bisa memberikan pendidikan yang lebih inovatif dan efektif. Selain itu, beliau juga menyarankan agar Muhammadiyah bisa terus berkolaborasi dengan pemerintah untuk memaksimalkan potensi pendidikan di daerah-daerah terutama di wilayah terpencil.
Beliau juga mengungkapkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang buku dan ujian. "Pendidikan juga mencakup nilai-nilai moral dan karakter yang harus ditanamkan sejak dini. Kita harus melahirkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak baik," ujarnya. Prof Pratikno berharap bahwa kerjasama antara pemerintah dan Muhammadiyah ini bisa dijadikan model bagi organisasi lain untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan.
Menariknya, Muhammadiyah bukan hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga mengembangkan pendidikan non-formal yang meliputi pelatihan kerja, kursus keterampilan, dan program entrepreneurship. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat bisa lebih mandiri dan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.
Sebagai informasi menarik, Muhammadiyah memiliki lebih dari 100.000 lembaga pendidikan di seluruh Indonesia, mulai dari taman kanak-kanak hingga universitas. Keterlibatan mereka dalam pendidikan telah membantu meningkatkan angka partisipasi sekolah secara signifikan, terutama di daerah-daerah yang kurang terlayani.
SuaraBanyuurip.com โ Arifin Jauhari. Bojonegoro โ Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Profesor Pratikno menyebutkan pentingnya nilai pendidikan untuk ...
BOJONEGORO โ Pendidikan dapat merubah sejarah itulah hasil silaturrahim Pimpinan Daerah Muhammadiyah bersama Menteri Sekretaris Negara Prof Pratikno di ...
KLIKMU.CO โ Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno hadir di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, Rabu (21/8/2024) siang.
kami sampaikan selamat datang kepada Pak Mensesneg Prof Pratikno di Kantor PDM Bojonegoro, sebuah kebanggaan bagi kami dikunjungi oleh beliau.
Beliau adalah Menteri Sekretaris Negara yang selalu mengedepankan pendidikan sebagai fondasi untuk mengubah sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Dalam ...
Silaturahmi antara PDM Bojonegoro dengan Mensesneg Prof Pratikno berlangsung dalam suasana yang hangat pada Rabu (21/8/2024).
Tepat pukul 14.00 wib Prof Pratikno hadir di komplek Kantor PDM Bojonegoro, disambut oleh Ketua PDM Bojonegoro Drs H Suwito M.Si bersama dengan anggota Pimpinan ...