Gak nyangka, Megawati langsung tanya-tanya soal dukungan Anies di Pilkada dan ketawa ngakak soal 'Raja Jawa'. Simak komentar tajamnya!
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kembali menarik perhatian publik dengan sindirannya terhadap Presiden Joko Widodo yang akan segera mengakhiri masa jabatannya dalam dua bulan ke depan. Dalam sebuah pernyataannya, Megawati unggah ke media sosial dengan menyatakan, "Sudahlah, Sudah Mau Selesai, Ya Selesai...". Ungkapan ini mengisyaratkan bahwa Megawati tahu betul dinamika politik yang tengah berlangsung menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Jokowi.
Namun, tidak sampai di situ, Megawati juga mengungkapkan ketidakpahaman terhadap permintaan untuk mendukung Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta mendatang. Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa Megawati bukanlah enggan mengusung Anies melainkan memiliki pandangan tersendiri. Dengan nada bercanda, Megawati pun mempertanyakan, "Ngapain saya disuruh dukung Pak Anies?". Kalimat ini mencerminkan sikap santai Megawati saat menjawab isu yang sedang hangat diperbincangkan.
Dalam sidang partai yang dihadiri oleh sejumlah politisi, Megawati menunjukkan reaksi jenaka ketika membahas pernyataan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, tentang 'Raja Jawa'. "Saya sarapan sambil ketawa," jelas Megawati. Menariknya, Megawati minta Bahlil untuk memperkenalkan dirinya kepada sosok yang disebut sebagai 'Raja Jawa'. Komentar ini menarik perhatian banyak orang, yang menyadari gelak tawa Megawati adalah gambaran dari sikapnya yang santai di tengah isu yang cukup serius.
Terakhir, Megawati juga menyinggung tentang pembangkangan hukum dan konstitusi di tengah kondisi politik yang semakin dinamis. Pada kesempatan itu, Megawati menegaskan bahwa PDIP akan selalu melawan pihak-pihak yang bertindak melawan hukum. Ini adalah pernyataan tegas dari seorang politisi berpengalaman, yang menunjukkan kepemimpinannya di tengah situasi yang tidak menentu.
Menarik untuk dicatat bahwa Megawati Soekarnoputri adalah Presiden wanita pertama di Indonesia dan merupakan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam politik Indonesia. Selain itu, istilah 'Raja Jawa' mengandung makna mendalam terkait kekuasaan dan warisan budaya Jawa yang kerap menjadi sorotan dalam percaturan politik di Tanah Air.
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menyindir Presiden Joko Widodo yang akan mengakhiri jabatan dua bulan lagi. Ini katanya.
Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa Megawati Soekarnoputri bukannya enggan mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 20.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mempertanyakan alasan terkait dengan dirinya yang diminta untuk harus mengusung Anies Baswedan pada Pilkada ...
Megawati mengaku tertawa ketika hendak sarapan pagi ini, usai mendengar pernyataan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia yang menyebut keberadaan 'Raja Jawa'.
Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri buka suara perihal sosok Anies Baswedan yang disebut-sebut akan didukung partainya ...
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri buka suara soal peluang partainya mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.
Megawati Soekarnoputri Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merasa tergelitik dengan adanya sosok Raja Jawa seperti yang disampaikan ...
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengenalkan dirinya kepada "Raja ...
PDIP, ia melanjutkan, akan terus melawan pihak-pihak yang membangkang terhadap hukum dan konstitusi negara. Ia mengingatkan DPR dan pemerintah untuk tidak ...
Megawati mempertanyakan apakah Bahlil Lahadalia paham artinya Raja Jawa. Ia heran karena Bahlil yang kini menjabat Menteri ESDM bukan berasal dari Jawa.
KBRN, Jakarta: PDI Perjuangan mengisyaratkan tak akan mendukung Anies Baswedan ada Pilgub Jakarta 20204. Hal.
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri masih bertanya-tanya apakah kelak Anies Baswedan bisa patuh dan menuruti partai jika diberi tiket pencalonan di Jakarta.
Peluang PDIP mengusung Anies terbuka setelah Mahkamah Konstitusi menerbitkan putusan Nomor 60/PUU-XXI/2024.
Megawati menegaskan partainya akan tetap taat pada putusan MK terkait syarat pencalonan kepala daerah pada Pilkada serentak 2024.
Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri buka suara perihal ungkapan Raja Jawa seperti yang ...
Anies siap menunaikan amanat dan menjalankan program-program yang dibawa oleh PDIP jika nanti mengusungnya di Pilkada Jakarta 2024.