Siap-siap, Jakarta! Mahasiswa dan buruh bersatu untuk melakukan demo besar-besaran, menuntut DPR patuhi putusan MK! Simak selengkapnya!
Indonesia saat ini tengah panas dengan rencana demonstrasi besar-besaran yang melibatkan mahasiswa dan buruh. BEM SI dan Partai Buruh siap untuk menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI sebagai respons terhadap revisi Undang-Undang Pilkada yang dilakukan oleh Panitia Kerja (Panja) DPR. Mereka menuntut agar DPR mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dianggap sangat penting untuk menjaga demokrasi di Indonesia.
Aksi tidak hanya terfokus di Jakarta, tetapi juga akan melibatkan massa di kota-kota besar lainnya seperti Bandung dan Yogyakarta. Demo ini tidak hanya sekadar orasi, tetapi juga penggalangan kekuatan untuk menunjukkan bahwa suara rakyat harus didengar. Koordinasi antara mahasiswa dan buruh diperkuat oleh harapan bahwa aksi ini akan memberikan dampak signifikan terhadap kebijakan pemerintah dan pengambil keputusan.
Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) juga dipastikan akan hadir bersama mahasiswa untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap kebijakan DPR yang mereka nilai inkonstitusional. Gerakan Gejayan Memanggil akan menjadi salah satu aksi penting dalam mengekspresikan penolakan terhadap RUU Pilkada yang dirasa tidak sejalan dengan aspirasi rakyat.
Dalam suasana politik yang semakin dinamis, detak pergerakan mahasiswa dan buruh ini menjadi sinyal bahwa partisipasi publik dalam pengambilan keputusan masih memiliki nilai yang sangat tinggi. Keterlibatan massa dalam aksi demonstrasi ini juga mencerminkan bahwa kepedulian terhadap demokrasi Indonesia belum padam. Pada kenyataannya, setiap aksi demonstrasi selalu disertai dengan harapan agar lembaga-lembaga negara dapat mendengarkan dan merespons aspirasi masyarakat dengan bijak.
Menarik untuk dicatat bahwa dalam sejarah Indonesia, sebelumnya juga pernah terjadi demo besar yang melibatkan ribuan mahasiswa dan buruh yang berhasil membawa perubahan dalam kebijakan pemerintah. Dan siapa sangka, saat ini teknologi media sosial juga turut berperan dalam menyebarkan semangat dan mobilisasi massa dengan cepat. Jika tidak ada aral melintang, kita akan melihat gelombang suara demokrasi yang menggema di depan gedung DPR!
BEM SI akan demo besar-besaran menanggapi revisi UU Pilkada yang dilakukan oleh Panitia Kerja (Panja) Revisi UU Pilkada DPR RI.
Partai Buruh berencana mengerahkan massa untuk berunjuk rasa sebagai respons terhadap tindakan inkonstitusional DPR.
Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI, Rabu (21/8).
Massa buruh siap gelar aksi unjuk rasa besar-besaran di DPR RI besok.
BEM SI bakal menggelar aksi demonstrasi seperti Partai Buruh terkait penganuliran putusan MK oleh DPR soal Pilkada.
Mahasiswa, kelompok masyarakat hingga Partai Buruh akan berdemo besok (22/8) di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta terkait langkah DPR menganulir putusan MK.
Partai Buruh berencana kerahkan massa untuk demo soal tindakan inkonstitusional DPR yang mendadak menggelar rapat Baleg, hari ini. Halaman all.
Gerakan Gejayan Memanggil bakal menggelar aksi menolak RUU Pilkada yang rencananya disahkan melalui rapat paripurna DPR RI, Kamis (22/8) besok.
Mahasiswa Bengkulu berunjuk rasa menyampaikan protes atas ditolaknya putusan Mahkamah Konstitusi No.60/PUU-XXII/2024 oleh DPR RI.
Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan menyampaikan pernyataan sikap mereka terkait Badan Legislatif (Baleg) DPR RI yang menyepakati revisi UU ...
Keramaian saat berada di tengah-tengah kerumunan massa, seperti aksi demonstrasi menolak pengesahan RUU Pilkada, di depan Gedung DPR, Kamis (22/8), tidak ...