Gubernur Aceh dan Menteri PUPR inspeksi venue PON, sambil berdoa anggaran tidak terbuang sia-sia!
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono baru-baru ini memaparkan anggaran Kementerian PUPR tahun 2025 yang dipatok sebesar Rp75 triliun. Anggaran ini menunjukkan penurunan signifikan hingga 54% dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun anggaran terpangkas, Menteri Basuki menegaskan bahwa ini memberikan ruang fiskal yang lebih bagi program-program strategis lain yang digagas oleh pemerintahan baru di bawah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Selama kunjungannya ke Banda Aceh, Menteri Basuki yang didampingi oleh Penjabat Gubernur Aceh, Bustami, juga meninjau kesiapan fasilitas untuk event PON yang akan datang. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus memastikan bahwa infrastruktur mendukung acara-acara besar meskipun dalam tengah situasi anggaran yang ketat. Kunjungan tersebut juga mendapat sambutan hangat dari Pangdam Iskandar Muda dan Kapolda Aceh, menunjukkan sinergi antara pemerintah sipil dan militer dalam mempersiapkan event olahraga nasional.
Selain itu, terdapat kebijakan pengurangan anggaran PUPR yang cukup drastis di tahun pertama pemerintahan Prabowo. Menteri Basuki mengkonfirmasi bahwa alokasi anggaran yang lebih kecil ini dimaksudkan agar pemerintah memiliki ruang untuk membiayai program-program prioritas yang lainnya. Meskipun terlihat seperti sebuah langkah mundur, secara strategis ini bisa jadi langkah yang tepat jika diikuti dengan pelaksanaan program yang efektif dan efisien.
Melihat lebih dalam, panangan dari anggaran PUPR ini bisa memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana cara mengelola proyek-proyek besar di tengah keterbatasan sumber daya. Kita tahu bahwa anggaran yang lebih sedikit tidak selalu berarti hasil yang lebih buruk. Sebaliknya, itu bisa menjadi tantangan untuk berinovasi dan menemukan cara-cara baru untuk menyelesaikan proyek-proyek yang sudah diajukan. Para rekanan yang bekerja di proyek juga diingatkan untuk memastikan semua pekerjaan tuntas dan tidak menyia-nyiakan anggaran yang ada.
Fakta menariknya, meskipun anggaran PUPR untuk 2025 turun signifikan, komitmen Menteri Basuki untuk menyelesaikan rehabilitasi Stadion Harapan Bangsa turut menambah optimisme masyarakat. Stadion ini menjadi simbol penting bagi Aceh dan diharapkan dapat menjadi venue yang tidak hanya berfungsi untuk PON tetapi juga untuk acara-acara besar lainnya di kemudian hari. Semua berharap anggaran yang ada tidak terbuang sia-sia dan menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan infrastruktur di Indonesia!
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan anggaran Kementerian PUPR tahun 2025 sebesar Rp75 triliun memberikan ...
Banda Aceh โ Penjabat Gubernur Aceh, Bustami, SE, M.Si, bersama Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, M. Tr.(Han), dan Kapolda Aceh, Irjen Pol.
Angka pagu indikatif Kementerian PUPR dan Kemenhub menyusut hingga 54% dalam RAPBN 2025 dibandingkan Tahun Anggaran 2024.
ACEHTREND.COM, Banda Aceh - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengingatkan kepada para rekanan yang bekerja di lokasi Stadion Harapan Bangsa, semua pekerjaan ...
Anggaran Kementerian PUPR dipangkas 50 persen lebih atau sekitar Rp89 triliun menjadi tinggal Rp75,6 triliun di tahun pertama Prabowo Subianto.
Menteri PUPR mengatakan, alokasi anggaran yang sedikit di tahun pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran adalah untuk memberikan ruang fiskal bagi pemerintahan ...
KBRN, Banda Aceh : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadimuljono, beserta rombongan berkunjung ke Aceh dalam rangka meninjau ...
Basuki Hadimuljono memberi penjelasan terkait pagu anggaran indikatif Kementeriannya yang dipangkas hingga Rp7563 triliun - hot issue - okezone economy.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjelaskan soal pagu anggaran indikatif dipangkas menjadi Rp75,63 triliun pada 2025.
Kedatangan Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono beserta rombongan disambut Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal ...