Saksikan bagaimana BKKBN dan komunitas bersatu melawan stunting dengan cara seru di NTT!
Kantor Perwakilan BKKBN NTT baru-baru ini mengadakan kegiatan Capacity Building di Pantai Liman, Semau Selatan, Kabupaten Kupang. Acara yang berlangsung dari 14 hingga 16 Agustus 2024 ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas para staf dan meningkatkan pemahaman mereka mengenai pentingnya peran BKKBN dalam menanggulangi isu stunting di daerah tersebut. Di tengah deburan ombak dan angin sepoi-sepoi, para staf tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan pengalaman langsung mengenai cara-cara inovatif dalam menyampaikan program-program BKKBN ke masyarakat.
Selanjutnya, BKKBN NTT bersama Pemerintah Provinsi NTT juga menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting. Dalam rapat ini, banyak ide segar dilontarkan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting. Peserta rapat yang beragam, mulai dari pejabat pemerintah hingga perwakilan masyarakat, saling berbagi informasi, strategi, dan inspirasi untuk bersama-sama menanggulangi stunting yang kian meningkat di wilayah tersebut. Rapat ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan momen penting untuk merapatkan barisan, agar tidak ada lagi generasi yang terhambat pertumbuhan akibat kurangnya perhatian akan gizi.
Di sisi lain, BKKBN Maluku Utara memperlihatkan kepedulian dengan memberikan bantuan sembako kepada anak-anak stunting dan ibu hamil di pulau Hiri, Ternate. Kampanye ini tidak hanya membantu meringankan beban para ibu hamil yang mengalami kurang energi kronis, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi yang seimbang. Dari temuan kasus stunting di Kelurahan Tomajiko, tampak jelas bahwa tindakan proaktif diperlukan untuk mencegah angka stunting semakin menurun.
Akhirnya, kerjasama antara BKKBN Jatim dan peserta KPM IAI Nata Sampang menciptakan sinergi yang menarik. Megawati Fajrin, Ketua Panitia Pelaksana KPM, mengungkapkan bahwa pencegahan stunting seharusnya dimulai sedari dini, bahkan saat masih berada dalam kandungan. Edukasi mengenai gizi yang tepat, pola makan sehat, dan gaya hidup aktif adalah kunci untuk mendukung tumbuh kembang bayi dan anak.
Tahukah Anda bahwa angka stunting di Indonesia mencapai 24,4% menurut Riset Kesehatan Dasar? Ini bukan hanya masalah individu, tetapi juga merupakan tantangan yang harus dihadapi bangsa. Bersama dengan upaya BKKBN, setiap orang dapat berperan serta dalam mengurangi angka stunting demi masa depan yang lebih baik. Mari berkolaborasi, bergandeng tangan, dan pastikan generasi mendatang tumbuh sehat, cerdas, dan penuh potensi!
KUPANG, VICTORYNEWS - Kantor Perwakilan BKKBN NTT menggelar kegiatan Capacity Building di Pantai Liman, Semau Selatan, Kabupaten Kupang, 14-16 Agustus 2024.
Ia menegaskan Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting hari ini merupakan momen strategis dalam rangka optimalisasi pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting.
Di Pulau Hiri Ternate, ditemukan 1 kasus Stunting di Kelurahan Tomajiko dan Ibu hamil Kurang Energi Kronis yang beresiko melahirkan bayi Stunting.
Ketua Panitia Pelaksana KPM IAI Nata Sampang Megawati Fajrin menjelaskan bahwa pencegahan stunting itu harus dimulai dari sejak dini, bahkan saat masih ...
Manado,-Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut Ir. D. Tino Tandaju, S.T., M.Erg, memimpin apel kerja di dilingkungan Perwakilan BKKBN, Jumat (16/08/2024).
Dalam Acara tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut sebagai Pembina Juken Sulut Ir. D. Tino Tandaju, S.T.,M.Erg mengukuhkan 8 Orang pengurus Perkumpulan ...