Gempa 4,6 di Tarakan, Kaltara bikin geger! Yuk, cari tahu gempa apa yang bikin panic buying di Jepang!
Gempa bumi dengan magnitudo 4,6 mengguncang Tarakan, Kalimantan Utara pada Sabtu sore, yang mengejutkan sebagian besar warga setempat. Pusat gempa terletak di kedalaman 11 kilometer, yang membuat getarannya terasa hingga ke daerah Berau, Kalimantan Timur. Banyak warga yang merasakannya dan tak sedikit yang langsung berlari ke luar rumah, mengenang kembali momen-momen seru saat gempa besar menghampiri.
Sementara itu, di belahan dunia lain, Jepang juga sedang mengalami situasi yang tak kalah mendebarkan. Setelah gempa dengan magnitudo 7,1 mengguncang negara tersebut, kabar peringatan gempa besar lain membuat warga Jepang panik dan langsung melakukan penimbunan barang kebutuhan sehari-hari. Waduh, sepertinya bukan hanya getaran yang bikin panik, tetapi juga saat-saat mereka harus berebut mie instan dan beras!
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa di Tarakan ini diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif yang ada di kawasan tersebut. Kejadian seperti ini menandakan bahwa wilayah Kalimantan Utara berada di zona rentan gempa. Masyarakat di sana perlu siap sedia dan terus belajar dari pengalaman agar bisa menghadapi ancaman seperti ini dengan baik.
"Belajar dari Jepang!" Itulah kata-kata yang sering kita dengar. Jepang telah menjadi contoh nyata dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Dengan mitigasi yang baik, mereka bisa meminimalisir dampak kerusakan akibat gempa. Menariknya, banyak yang mencoba menerapkan metode mitigasi dan kesiapan Jepang ini di Indonesia, termasuk di Kaltara.
Menarik untuk diketahui, Japan Meteorological Agency selalu memberikan informasi dan update terkini mengenai aktivitas gempa, sehingga warganya lebih siap menghadapi situasi darurat. Di sisi lain, berbagai penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran dan pendidikan tentang bencana generasi muda sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang tangguh. Semoga kita semua bisa belajar dari pengalaman satu sama lain dalam menghadapi tantangan alam ini!
Gempa bumi magnitudo (M) 4,6 terjadi di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Getaran gempa dirasakan hingga Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).
Tribratanews.polri.go.id - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,6 terjadi di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Getaran gempa dirasakan hingga Ber.
Sebagian besar warga Kalimantan Utara (Kaltara) dikejutkan getaran pada Sabtu sore, karena gempa bumi tektonik yang terjadi di kedalaman 11 kilometer akibat ...
Pihak berwenang di Jepang mendesak warga untuk menghindari penimbunan barang kebutuhan setelah muncul peringatan terjadinya gempa besar.
NUNUKAN, KOMPAS.com โ Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan, Kalimantan Utara mencatat adanya gempa berkekuatan M 4,6 pada Sabtu ...
Melansir dari Anadolu Agency, badan prakiraan cuaca Jepang belum mengeluarkan peringatan ada tidaknya tsunami perihal gempa terbaru tersebut. Menurut Badan ...
Jakarta, CNBC Indonesia - Usai dilanda gempa dengan magnitudo 7,1 di Jepang pada Kamis (8/8/2024), peringatan akan kemungkinan gempa besar lainnya ...
Sabtu (10/8/2024) sore, sebagian besar warga Kalimantan Utara (Kaltara) dikejutkan guncangan gempa bumi. BMKG mencatat gempa berkekuatan M4,6 dengan pusat ...
Gempa berkekuatan M 4,6 melanda wilayah Tarakan, Kalimantan Utara, menandai aktifnya zona gempa di kawasan ini.
Dalam merespons gempa, Jepang telah membuktikan kesiapan masyarakat merupakan kunci utama dalam menghadapi bencana.
Gempa bumi terjadi pada hari Sabtu, tanggal 10 Agustus 2024, pukul 15:20:23 WIB. Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ...
Tribratanews.polri.go.id - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,6 terjadi di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Getaran gempa dirasakan hingga Ber.
Gempa kuat mengguncang wilayah Jepang pada Kamis, 8 Agustus 2024. JMA pun mengeluarkan peringatan dan mengaitkannya dengan Gempa Megathrust.
Peringatan gempa besar berpotensi tsunami usai gempa berkekuatan M 7,1 mengguncang Pulau Kyushu, membuat geger masyarakat Jepang.
Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan soal gempa besar pasca lindu M7,1 yang melanda prefektur Miyazaki pada 8 Agustus lalu.