Dari jadi juara dunia kaya mendadak sampai jatuh bangun harga Bitcoin, siap-siap terkejut dengan perjalanan kripto ini!
Bitcoin telah menjadi sorotan dunia sebagai instrumen investasi yang menggiurkan. El Salvador, negara kecil yang judulnya memuat banyak kontroversi, di awal memperkenalkan Bitcoin sebagai alat pembayaran sah, dan keputusan mereka ternyata membawa hasil manis. Saat ini, pemerintah El Salvador sudah mengumpulkan Bitcoin bernilai lebih dari 2.000 BTC, menjadikannya salah satu negara yang paling kaya di dunia dalam konteks aset digital. Namun, perjalanan Bitcoin tidak selalu mulus, karena saatnya pun tiba, banyak pihak mengatakan bahwa langkah tersebut berisiko akibat fluktuasi harga yang dramatis.
Di negara besar seperti Amerika Serikat, suasana pasar kripto sesekali terlihat suram. Pada Senin kemarin, harga Bitcoin dan Ethereum tiba-tiba anjlok hingga ke level terendah selama beberapa bulan terakhir. Hal ini disebabkan kekhawatiran tentang kemungkinan resesi ekonomi AS, yang mengakibatkan para investor panik dan menarik kembali investasi mereka. Dalam waktu singkat, total nilai pasar kripto membawa dampak buruk dengan anjlok hingga US$ 270 miliar atau setara Rp 4.347 triliun.
Situasi ini menambah tantangan bagi Bitcoin dalam mempertahankan posisinya di dunia investasi digital. Para analis memperhatikan pola pergerakan harga yang terus merosot, mengantisipasi kapan momen pemulihan akan terjadi. Untuk investor yang berfokus pada aset kripto, pertanyaannya yang menggantung adalah apakah lingkungan yang saat ini terpuruk bisa mengubah nasib Bitcoin? Saat ini harga Bitcoin berada sekitar US$ 53.000 dan dalam kondisi yang mengkhawatirkan, dengan harapan para investor agar harga tidak terus merosot.
Di luar semua gejolak ini, menarik untuk dicatat bahwa Bitcoin pernah mencapai titik tertinggi sepanjang masa (ATH) di tahun 2021 yang melebihi US$ 60.000. Proses adopsi di El Salvador bisa menjadi pelajaran berharga untuk negara lain yang tertarik dengan mata uang digital. Dan siapa sangka, hanya dengan segelintir investasi Bitcoin, El Salvador bisa saja duduk di kursi penerjemah kekayaan masa depan, namun harus hati-hati dalam menghadapi gelombang tak terduga dari pasar!
Keputusan yang awalnya kontroversial ini pada akhirnya berbuah manis. Saat ini, pemerintah El Salvador sudah mengumpulkan Bitcoin bernilai lebih dari 2.000 BTC ...
Pasar kripto cenderung melemah pada hari ini, Senin (5/8/2024) yang didominasi akibat ketakutan perihal kondisi ekonomi AS.
Harga Bitcoin dan ether anjlok pada hari Senin karena kekhawatiran atas kemungkinan resesi ekonomi Amerika Serikat (AS)
Risiko resesi di Amerika Serikat (AS) serta tensi geopolitik Timur Tengah memengaruhi harga aset kripto.
Harga kripto bitcoin dan etherum anjlok ke posisi terendah selama beberapa bulan terakhir pada perdagangan Senin (5/8).
Nilai pasar kripto secara keseluruhan anjlok pada hari Minggu kemarin hingga US$ 270 miliar atau sekitar Rp 4.347 triliun.
Harga kripto jajaran teratas termasuk bitcoin merosot pada Senin, 5 Agustus 2024. Harga Bitcoin hari ini berada di level Rp.878018396.99.
Cryptoharian โ Bitcoin (BTC), yang merupakan salah satu instrumen investasi digital papan atas, telah jatuh di harga US$ 54.034.
Bitcoin saat ini jatuh ke level US$ 53.000 karena kepanikan pasar dan Etherum (ETH) kembali bergerak di zona negatif.
Cryptoharian โ Pasar mata uang kripto mengalami gejolak besar pada minggu lalu. Pun demikian dengan hari Senin (5/8/2024), dimana harga Bitcoin (BTC) ...
Harga Bitcoin (BTC) merosot dari puncaknya di US$ 70.000 menjadi di bawah US$ 60.000 dalam waktu kurang dari tujuh hari.
Pada pukul 12.21 WIB, harga bitcoin anjlok 13,2% dalam 24 jam terakhir dan 24,4 dalam sepekan ke level US$52647.89.
Nilai pasar kripto terpantau anjlok pada Senin (5/8/204) pagi dikarenakan aksi jual besar-besaran oleh investor pada aset berisiko.
Mata uang kripto terbesar di dunia ini merosot mengikuti penurunan tajam di pasar ekuitas sejak hari Jumat, karena sejumlah data ekonomi yang lemah dari AS ...
Bitcoin (BTC), salah satu instrumen investasi aset digital yang lagi naik daun kembali dilaporkan drop nilainya.
Harga Bitcoin (BTC) merosot dari puncaknya di US$ 70.000 menjadi di bawah US$ 60.000 dalam waktu kurang dari tujuh hari.
Harga BTC terus menurun akibat faktor ekonomi dan geopolitik yang berdampak negatif pada pasar kripto.
PADEK.JAWAPOS.COM-Bitcoin (BTC) memperpanjang penurunannya selama jam perdagangan di Asia pada hari Senin (5/8/2024). Cryptocurrency terbesar di dunia ini ...
Pasar kripto mayoritas melemah pada hari ini, Selasa (6/8/2024).
Keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 1,93 triliun atau setara Rp 31.227 triliun, melemah sekitar 6,37 persen dalam sehari ...
Bitcoin dan Ethereum mengalami aksi jual terburuk sejak pandemi, dengan kedua mata uang kripto tersebut anjlok lebih dari 20 persen dalam sepekan.
Meski sempat mengalami tren Bearish di pasar Aset Kripto, termasuk Bitcoin, pulih dan bangkitnya harga tercermin dari keberhasilan rebound melaju mencapai di ...
Cryptoharian โ Bernstein, yang merupakan salah satu perusahaan manajemen aset global terkemuka di dunia telah merilis laporan terbaru mengenai pasar yang ...
Penyebab awal dari penurunan pasar kripto Bitcoin saat ini tampaknya berasal dari meningkatnya ketakutan akan resesi AS, yang dipicu oleh data pasar kerja ...
Harga Bitcoin sempat menyentuh USD 49.000 atau setara Rp 793,9 juta (asumsi kurs Rp 16.202 per dolar AS), pada Senin, 5 Agustus 2024.
Kesempatan ikut berinvestasi di aset kripto Bitcoin terlewat usai harganya kembali terkerek naik?
KONTAN.CO.ID โ JAKARTA. Bitcoin (BTC) merosot ke level di bawah US$ 50.000 di perdagangan awal pekan ini. Aset kripto turut dipengaruhi oleh laporan data tenaga ...
Investing.com - Pasar mata uang kripto mengalami minggu yang sulit, yang berpuncak pada penurunan parah pada hari Senin. Aset-aset utama seperti Bitcoin, ...
Tekanan jual terhadap Bitcoin meningkat karena para pedagang berusaha mengurangi kerugian di tengah latar belakang ekonomi yang tidak menentu.
Narasi ekonomi yang buruk ini telah membuat investor lebih berhati-hati dan cenderung menarik investasinya dari aset berisiko tinggi seperti kripto. Secara ...