Sebuah daycare di Depok mendadak viral setelah pemiliknya, Meita Irianty, terlibat kasus penganiayaan balita. Apa sebenarnya yang terjadi?
Di tengah kebisingan senja kota Depok, sebuah berita mengejutkan mencuat dari Wensen School Indonesia, sebuah daycare yang belakangan ini semakin meresahkan para orang tua. Sejak beberapa waktu lalu, orang tua mulai curiga atas perubahan sifat anak mereka yang kerap menangis ketika tiba waktunya dititipkan. Curiganya terbukti saat muncul video CCTV yang merekam tindakan penganiayaan oleh anggota staf daycare terhadap balita berusia 2 tahun. Kasus ini bukan hanya menarik perhatian media, tetapi juga mengundang ire masyarakat di jagat sosial media, dikhususkan di platform X seperti Twitter.
Sementara itu, nama Meita Irianty yang dikenal sebagai influencer parenting juga jadi sorotan utama. Dulu, ia sering membagikan tips parenting yang inspiratif dan membangun semangat bagi para orang tua. Kini, tidak hanya tipnya yang viral; tudingan penganiayaan yang dilakukannya kepada anak-anak di daycare yang dipimpinnya itu membuat semua orang bertanya-tanya, "Bagaimana bisa seorang influencer, yang seharusnya menjadi teladan, terlibat dalam tindakan keji ini?" Rentetan kecaman pun menghujani profil Meita, membuat hubungan masyarakat dengan daycare tersebut semakin memburuk.
Masyarakat mengungkapkan kemarahannya tidak hanya di media sosial, tetapi juga dalam bentuk laporan resmi kepada pihak berwajib. Kapolsek Cimanggis, Komisaris Judika Sinaga, turut membenarkan dugaan ini dan menegaskan bahwa kasus ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Tidak ada yang lebih mengkhawatirkan bagi orang tua dibandingkan dengan perasaan tidak aman saat menitipkan buah hatinya, dan kejadian ini tentu saja meresahkan banyak orang tua di sekitar daerah tersebut. Kini, banyak orang tua calon penghuni daycare tersebut mulai berpikir dua kali sebelum mengambil keputusan.
Meski Wensen School Indonesia terdengar menarik dan ramah di telinga, hakikatnya saat ini mereka justru harus menghadapi berbagai tuntutan dan kritik tajam dari masyarakat. Banyak yang menyarankan untuk mencari alternatif penitipan anak lainnya jauh dari tempat tersebut. Bagaimana pun juga, amanah yang diberikan oleh orang tua kepada sebuah institusi pendidikan sangatlah besar, dan tindakan satu oknum bisa merusak reputasi yang telah dibangun selama ini.
Sebagai penutup, menarik untuk diperhatikan bagaimana dunia media sosial kini bisa dengan cepat menyebarkan berita hangat, baik yang positif maupun negatif. Kejadian seperti ini menunjukkan betapa pentingnya memilih dengan hati-hati tempat di mana anak-anak kita dititipkan, karena walau kita berusaha melakukan yang terbaik, selalu saja ada kemungkinan tak terduga yang akan terjadi. Ingat, parenting bukan hanya tentang menjadi influencer, melainkan juga menjadi pelindung bagi buah hati kita yang tak bersalah!
Orang tua dari anak di Wensen School sudah lama curiga anaknya kerap menangis tiap hendak dititipkan di daycare tersebut, sampai akhirnya geger viral ...
Kapolsek Cimanggis, Depok, Komisaris Judika Sinaga membenarkan adanya dugaan penganiayaan terhadap balita usia 2 tahun di sebuah tempat penitipan anak, Wensen ...
Terlihat ada tulisan 'Wensen School' di tembok tepatnya di atas pintu masuk sekolah . Bangunan sekolah bentuknya serupa dengan rumah.
Wensen School Depok banyak dibirakan di platform media sosial X. Warganet mulai mengkait-kaikan daycare ini dengan kasus penganiayaan anak yang terjadi di Depok ...
Pelaku membanting dan menginjak sang balita yang dititipkan oleh orang tuanya, kejadian terebut alhasil menuai kecaman masyarakat. Saat ini kasus sudah ...
Kasus tersebut viral di media sosial setelah beredar video CCTV saat penganiayaan dilakukan. Komisioner KPAI Dian Sasmita menyampaikan bahwa orang tua anak ...
Inilah profil singkat Meita Irianty, influener parenting yang diduga melakukan aksi penganiayaan anak di bawah umur.
Kolase: Tampang Meita Irianty bos daycare Wensen School Indonesia diduga aniaya batita (Instagram @awrmakeup dan Instagram @komisi.co). TRIBUN-TIMUR.COM - ...
Lokasi daycare Wensen School Indonesia di Depok, Jawa Barat yang viral karena pemiliknya menganiaya sejumlah balita. TRIBUNJAKARTA.COM - Rating penitipan anak ...
Ketua Yayasan Wensen School Indonesia Meita Irianty langsung viral ketika diduga aniaya anak berinisial MK, usia 2 tahun.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok gerak cepat mengusut dugaan penganiayaan balita berusia dua tahun yang dilakukan Ketua Yayasan Wensen School .
MI telah mengakui bahwa dirinya adalah sosok yang terekam dalam CCTV yang memperlihatkan tindakan kekerasan tersebut.
3 sumber kekayaan Meita Irianty, bos daycare yang berkedok bak malaikat tapi kepruk anak-anak yang dititipkan.
Meita Irianty pemilik daycare Wensen School Indonesia ditangkap polisi karena ddiuga menganiaya balita berusia 2 tahun yang kemudian terekam CCTV.
Pemilik Wensen School Indonesia (WSI) berinisial MI telah ditangkap Polres Metro Depok terkait dugaan penganiayaan dua anak.
Publik dihebohkan dengan kasus penganiayaan yang terjadi di daycare Wensen School Indonesia di Harjamukti Kota Depok. Tempat itu dikenal sebagai Sekolah ...
Kasus penganiayaan terhadap seorang balita memicu diskusi publik dan rasa ingin tahu berapa biaya pendidikan di Wensen School Indonesia.
MI pemilik Wensen School Indonesia Daycare diketahui adalah Meita Irianty atau yang akrab disapa Tata Irianty.