Dari workshop kreatif di ITB hingga video K-pop yang menggemparkan, ikuti perjalanan seru berita terbaru yang bikin kamu terheran-heran!
KALIMANTAN TIMUR, itb.ac.id โ Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (FSRD ITB) baru saja melaksanakan workshop kreatif video dan foto yang ditujukan untuk warga. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan audiovisual masyarakat, agar mereka dapat mengekspresikan diri dengan lebih baik menggunakan media modern. Dalam workshop ini, peserta diajarkan teknik pengambilan gambar, editing video, serta cara menyampaikan pesan melalui visual dalam bentuk yang menarik.
Di sisi lain, jagad hiburan juga sedang ramai dibicarakan dengan pencapaian luar biasa dari video musik TWICE berjudul "What is Love?". Lagu yang dirilis pada tahun 2018 ini berhasil menembus angka 800 juta tampilan di YouTube! Keberhasilan ini menunjukkan bahwa musik K-pop terus menarik perhatian penggemar global dan bagaimana industri musik saat ini menjadi makin kompetitif di era digital. TWICE pun kini menjadi salah satu grup yang paling banyak diidolakan di dunia.
Namun tidak semua berita datang dari dunia positif. Polda Metro Jaya baru saja meringkus sekelompok pemuda yang diduga menjual video pornografi anak melalui aplikasi Telegram. Salah satu pelaku berinisial MAF (20) ditangkap di Coblong, Kota Bandung, setelah penyelidikan mendapati bahwa ia menjual video tersebut dengan harga murah, hanya Rp15 ribu! Kejadian ini sangat memprihatinkan dan menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat dalam melindungi anak-anak dari kejahatan seksual di dunia maya.
Dengan berbagai topik menarik, mulai dari pendidikan, musik, hingga isu sosial, jelas bahwa kegiatan dan fenomena ini menunjukkan perkembangan yang beragam di masyarakat kita. Memasuki era digital, penting bagi kita untuk lebih terbuka dalam mengikuti tren baik positif maupun negatif, serta mengambil tindakan yang tepat untuk mendukung lingkungan yang lebih sehat dan aman.
Berdasarkan laporan dari berbagai sumber, industri musik K-pop diperkirakan akan terus tumbuh dengan kehadiran lebih banyak grup baru dan kolaborasi yang menarik. Sementara itu, kasus pornografi anak menunjukkan bahwa kesadaran terhadap kehati-hatian di media sosial harus menjadi fokus utama setiap orang tua dan guru, untuk melindungi anak dari konten berbahaya di internet.
KALIMANTAN TIMUR, itb.ac.id โ Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (FSRD ITB) melaksanakan workshop kreatif video dan foto untuk warga ...
Saksikan dialog Savira Wardoyo bersama Financial Expert CNBC Indonesia Olivia Louis di Program Investime CNBC Indonesia, Senin (29/07/2024).
Video musik lagu hits 2018 dari grup girl K-pop TWICE, "What is Love?" telah melampaui 800 juta tampilan pada YouTube. Menurut agensinya pada ...
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut tersangka penjual video asusila di aplikasi Telegram ...
Pemuda di Bandung ditangkap karena menjual video porno di grup Telegram berisikan 25 ribu member. Dari mana tersangka mendapatkan video porno tersebut?
Polisi menangkap seorang pemuda berinisial MAFA (20) di Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat lantaran menjual video pornografi anak melalui aplikasi Telegram.
Polisi menangkap seorang pria berinisial MAF (20) yang kedapatan menjual konten video pornografi anak di Telegram.
Pemuda berinisial MAFA (18) dibekuk polisi karena menjual video porno anak melalui grup Telegram dengan follower hingga 25 ribu pengguna.
Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial MAFA 20 di Coblong Kota Bandung Jawa Barat Pelaku ditangkap lantaran diduga menjual video pornografi anak ...
Mafa (20) yang ditangkap Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya setelah menjadi admin untuk menjualbelikan video pornografi dewasa dan anak. TRIBUNNEWS.COM ...
Polisi mengungkap modus bandar menjual video porno anak di Telegram. Parahnya, pelaku membawa-bawa 'promo Ramadhan' untuk mempromosikan video porno ...
Tersangka M (20), penjual video asusila berinisial di aplikasi Telegram, telah beroperasi sejak 2023 dan meraup omzet Rp 7 juta per bulan.
Dalam video yang beredar, tampak seseorang memegang ikan besar yang memiliki gading dan belalai menyerupai gajah. Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.
Polisi mengungkap modus pemuda asal Kendal, Jawa Tengah berinisial MAFA (20) dalam menjual video porno anak.
Seorang pria bernama MAFA (20) jadi bandar video porno anak di grup Telegram. Bejatnya, ia mempromosikan video-video tersebut dengan nama 'Promo Ramadhan'
Seorang pemuda asal Bandung, Jawa Barat menjajakan video porno dewasa dan anak-anak di saluran Telegram. Bisnis ilegal pemuda berinisial M (20) itu ...
Seorang pria, berinisial MAFA (20) di Bandung, Jawa Barat harus berurusan dengan polisi usai menjual konten video vulgar yang diperankan oleh anak-anak.
Grup tersebut diikuti oleh 25 ribu pengguna Telegram. Sementara itu, sebanyak 107 orang lainnya sudah berlangganan video porno kepada tersangka.
Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi wadah pengembangan kreativitas civitas academica terutama bagi pada dosen dalam mengembangkan kemampuan penulisan berupa ...
Jakarta โ Menonton video streaming merupakan salah satu aktivitas favorit, baik dilakukan sendirian, bersama teman, maupun keluarga.
Tersangka mengumpulkan 32.640 foto dan 8.400 video syur anak dan dewasa, lalu dijual kembali lewat grup Telegram Deflamingo Collection.
Kamp-kamp pengungsian di Kassala, Sudan timur diterjang banjir pada Jumat (26/7).
Menurut polisi, total konten pornografi grup Telegram yang dikendalikan pemuda berinisial MAFA Deflamingo Collection sejumlah 8.400 video dan 32.640 foto.
Shengshu AI, startup asal Tiongkok, telah meluncurkan Vidu, sebuah alat AI yang mampu mengubah teks menjadi video dalam hitungan detik.
Pemuda berusia 20 tahun menjual video porno anak melalui Telegram. Dalam sebulan, tersangka meraup hingga Rp 7 juta dari jualan video porno.
KBRN, Jakarta: Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) tersangka pelaku penyebaran konten asusila dan pornografi melalui platform media sosial. Ter.
Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta video tanah di Ibu Kota Nusantara (IKN) dijahit keliru.
Untuk menyamarkan jual beli video syur di media sosiak, MAFA, pelaku penjualan video syur anak menggunakan berbagai bahasa dan ungkapan.
"Untuk jumlah pendapatan riil sedang kami dalami dengan meminta keterangan ke perbankan," jelas Ade Safri.