Rio Waida harus berjuang lebih keras di Olimpiade Paris 2024. Pelatihnya ungkap alasan di balik penampilannya yang kurang maksimal!
Rio Waida, peselancar berbakat Indonesia, sekali lagi menunjukkan perjuangannya di pentas dunia saat berlaga di Olimpiade Paris 2024. Namun, sayang seribu sayang, nasib kurang berpihak padanya. Pelatih timnas selancar Indonesia, Arya Subyakto, mengungkapkan bahwa faktor keberuntungan menjadi salah satu penyebab penampilan Rio yang belum maksimal di babak pertama. Dalam kompetisi yang berlevel tinggi ini, keberuntungan memang memiliki peranan penting yang tidak bisa dianggap sepele!
Dalam babak pertama yang berlangsung di pantai legendaris Teahupo'o, Tahiti, Rio Waida berjuang keras dan mencatatkan dua ombak terbaiknya dengan total 5,74 poin. Meskipun finis di posisi ketiga, Rio masih harus menghadapi babak eliminasi agar bisa meneruskan perjuangannya di ajang bergengsi ini. "Tekanan sangat tinggi, dan kita tahu bahwa setiap detail bisa menentukan hasil akhir," jelas Arya. Hal ini menunjukkan betapa setiap momen di air bisa membawa perubahan yang drastis.
Keberuntungan memang sering kali diibaratkan sebagai 'bidadari' yang datang dan pergi. Para atlet sering mengandalkan momen baik ini untuk meraih kesuksesan. Meski demikian, pelatih Arya menegaskan bahwa Rio memiliki potensi besar dan dengan latihan yang terus ditingkatkan, harapan untuk berprestasi di Olimpiade Paris masih terbuka lebar. Di samping itu, pengalaman di tahapan eliminasi diharapkan bisa membuat Rio lebih matang dan siap menghadapi tantangan selanjutnya.
Sementara Rio mempersiapkan diri untuk babak eliminasi, kita tidak bisa melupakan fakta menarik di dunia selancar. Ombak di Teahupo'o dikenal sebagai salah satu ombak paling menakutkan di dunia! Selain itu, dalam sejarah selancar profesional, selancar di situs ini sering memicu momen-momen dramatis yang diingat sepanjang masa. Kita semua berharap keberuntungan berpihak dan Rio Waida bisa membuat kejutan di pertandingan berikutnya!
Pelatih timnas selancar Indonesia Arya Subyakto mengatakan bahwa faktor keberuntungan membuat Rio Waida kurang maksimal di babak pertama Olimpiade 2024.
Peselancar Indonesia, Rio Waida, harus menjalani babak kedua atau eliminasi untuk meneruskan perjuangan di Olimpiade Paris 2024.
Arya Subyakto menyatakan faktor keberuntungan membuat penampilan peselancar Rio Waida kurang optimal pada babak pertama Olimpiade Paris 2024.
Dalam laga di pantai Teahupo'o, Tahiti, Kepulauan Polinesia Prancis, Rio Waida mencatatkan dua ombak terbaiknya dengan total 5,74 poin, masing-masing 5,17 ...
Atlet selancar Indonesia, Rio Waida akan melanjutkan perjuangannya di babak eliminasi Olimpiade Paris 2024 setelah menempati urutan ketiga.
Peselancar Indonesia, Rio Waida, harus puas hanya mencapai putaran kedua nomor Mens Surfing Olimpiade 2024. Rio harus mengakui keunggulan peselancar Afrika ...
Perjuangan atlet surfing Indonesia, Rio Waida, di Olimpiade Paris 2024 harus terhenti di babak kedua, Senin (29/7/2024).
Rio Waida terkendala dengan berbagai faktor saat beraksi melawan peselancar Afrika Selatan, Jordi Smith.
Berkompetisi di pantai Teahupo'o, Tahiti, Kepulauan Polinesia Prancis, Minggu (28/7) siang waktu setempat atau Senin (29/7) pagi WIB, Rio mencatatkan dua ombak ...
Atlet selancar Indonesia, Rio Waida harus menghentikan perjuangannya di babak kedua Olimpiade Paris 2024 usai kalah dari wakil Afrika Selatan, ...
Pada satu menit terakhir, peselancar berdarah Jawa-Jepang tersebut menggunakan kesempatan itu untuk mengambil ombak ketiga namun hanya memberinya nilai 0 ...
Turun di Heat 3 babak kedua selancar putra di Teahupo'o, Tahiti, Senin (29/7) dini hari WIB, Rio Waida kalah poin saat melawan peselancar Afrika Selatan, Jordy ...
Jordy memulai persaingan setelah tiga menit perlombaan dimulai, dengan mengambil ombak pertama yang mendapatkan nilai 5,50 poin dari dewan juri. Cuaca yang ...
Atlet asal Bali itu tak mampu menembus babak ketiga usai dikalahkan wakil Afrika Selatan, Jordy Smith, yang tampil di heat ketiga. Rio kalah dalam perolehan ...
Atlet selancar ombak Indonesia Rio Waida terhenti di babak kedua Olimpiade Paris 2024 setelah menempati urutan kedua pada babak eliminasi.
Berikut sekilas profil Rio Waida yang tampil sebaga surfer RI di Olimpiade 2024, dan harus menerima hasil kurang memuaskan karena ombak yang kurang ...
Perlombaan berakhir dengan Smith yang saat ini berada di peringkat ketujuh liga surfing dunia (WSL), mencatatkan tujuh kali kesempatan mengambil ombak.
Turun di Heat 3 babak kedua selancar putra di Teahupo'o, Tahiti, Kepulauan Polinesia Prancis pada Minggu (28/7/2024) siang waktu setempat Senin (29/7/2024) dini ...