Roti Aoka dan Okko tengah memantik heboh, tapi siapa sangka dari mana asal bahan bakunya? Simak kontroversinya!
Belakangan ini, dunia kuliner Indonesia dihebohkan oleh dua merek roti, yakni Aoka dan Okko. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini mengungkapkan hasil uji yang menjadi perhatian publik. Roti Aoka, dari produsen PT Indonesia Bakery Family, dituduh memiliki kandungan yang meragukan, sementara Roti Okko, yang dihasilkan oleh PT Abadi Rasa Food, terungkap memiliki bahan pengawet beracun yaitu sodium dehydroacetate. Ini tentu menimbulkan tanda tanya besar di benak konsumen; apakah kita selama ini salah memilih roti?
Konflik ini bermula setelah BPOM melaporkan bahwa Roti Okko mengandung zat yang berbahaya dan bisa mengganggu kesehatan. Penemuan ini membuat banyak orang berpikir untuk berhati-hati sebelum melahap roti favorit mereka. Sementara itu, pihak produsen dari Roti Aoka langsung mempertegas bahwa produk mereka tidak mengandung natrium dehidroasetat, menjadikan roti mereka sebagai pilihan yang lebih aman di pasar. Namun, banyak yang masih meragukan kebenaran informasi ini. Kenapa kedua roti ini bisa disamakan?
Banyak konsumen mulai membandingkan kedua produk ini, bukan hanya dari segi rasa, tetapi juga keamanan dan kualitas bahan bakunya. Dari sekian banyak menu roti yang ada, bisa jadi ini kesempatan emas bagi Roti Aoka untuk memperbaiki citranya dengan fokus pada kualitas. Di sisi lain, Roti Okko harus bekerja keras untuk mengembalikan kepercayaan konsumen yang mungkin sudah berada di ambang keraguan. Jika sampai ini berlanjut, kedua produsen bisa saja kehilangan pamor mereka di pasar yang semakin kompetitif.
Masyarakat pun turut ambil bagian dalam diskusi mengenai makanan aman yang mereka konsumsi. Kebiasaan membaca label dan memeriksa bahan baku menjadi semakin penting. Paling tidak, ini menjadi sebuah pelajaran bagi kita semua untuk lebih kritis dan cerdas saat memilih makanan yang kita santap. Fun fact: Roti di Indonesia merupakan salah satu makanan populer setiap harinya, dan menurut penelitian, lebih dari 35% penduduk Indonesia memilih roti sebagai salah satu sarapan favorit mereka. Roti Aoka dan Okko membawa serta pro dan kontra yang bakal dikenang lama dalam sejarah kuliner tanah air!
Di balik kontroversi ini, ada fakta menarik bahwa sodium dehydroacetate, meskipun tidak baik untuk kesehatan, sebenarnya sering digunakan dalam produk skincare. Haha! Jadi, mungkin kita akan bilang pada diri kita sendiri, roti ini bukan hanya bisa dimakan, tetapi juga bisa jadi skincare! Bagaimanapun juga, marilah kita konsumsi makanan dengan bijak dan selalu memastikan bahwa apa yang kita makan itu aman dan bersih.
KBRN, Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melaporkan hasil pengujian terhadap roti Aoka dan Okko. Sebelumnya, kedua produk makanan t.
Kontroversi yang beredar, diduga roti ini mengandung pengawet kosmetik sodium dehydroacetate, karena bisa tahan lama hingga berbulan-bulan. Badan Pengawas Obat ...
TEMPO.CO, Jakarta - Belakangan ini, PT Indonesia Bakery Family (IBF), produsen roti Aoka, menjadi pusat perhatian setelah dituduh menggunakan bahan pengawet ...
Temuan kandungan zat sodium Dehydroacetate pada Roti Okko diungkapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada keterangan rilis yang dimuat Rabu (24/7/2024).
Roti Aoka merupakan produksi PT Indonesia Bakery Family dan Roti Okko diproduksi oleh PT Abadi Rasa Food yang sama-sama berasal dari Bandung.
Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru saja merilis hasil uji laboratorium, terhadap kandungan natrium dehidroasetat pada roti merek Aoka dan Okko, ...
BPOM telah merilis uji lab yang meyebut Roti Okko mengandung zat berbahaya. Tapi, bagaimana dengan Roti Aoka?
TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan bahwa roti Okko mengandung natrium dehidroasetat, bahan kosmetik, dalam produknya.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik peredaran roti Okka yang diproduksi oleh PT Abadi Rasa Food. Apa alasannya? Halaman all.
BPOM melakukan pengujian terhadap dua produk roti Aoka dan Okko yang viral lantaran sempat diisukan mengandung bahan pengawet natrium dehidroasefat.
Tak sedikit UMKM yang ketar-ketir saat ramai pemberitaan soal produk roti Okko yang disebut terbukti mengandung zat pengawet kosmetik.
Pada 28 Juni 2024, BPOM telah mengambil sampel produk roti Aoka dari peredaran dan melakukan pengujian. AUTHOR / Ardhi Ridwansyah, Sindu. -. EDITOR / Sindu.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik peredaran roti Okka yang diproduksi oleh PT Abadi Rasa Food. Apa alasannya?
BPOM menyatakan roti Aoka aman dan sebaliknya meminta roti Okko ditarik dari pasaran. Apakah roti Okko mengandung zat berbahaya?
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI memaparkan hasil uji bahan pengawet roti Aoka dan roti Okko. Terdapat perbedaan bahan tambahan pangan di antara keduanya.