Kasus pengeroyokan polisi oleh anggota PSHT di Jember mengundang tanya โ apakah ini drama film atau kenyataan? Temukan kronologinya di sini!
Di Jember, kejadian menghebohkan terjadi ketika 22 anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ditangkap oleh pihak kepolisian setelah diduga mengeroyok Aipda Parmanto. Kejadian ini membuat masyarakat berbondong-bondong membicarakan betapa serunya drama ini! Berawal dari sebuah konvoi yang dilakukan oleh anggota PSHT, yang sepertinya terlalu bersemangat dan melanggar ketertiban umum, kaum pesilat ini tiba-tiba terlibat konflik dengan lima anggota polisi yang saat itu sedang bertugas mengatur lalu lintas. Momen ini berujung pada keroyokan yang mengundang perhatian luas.
Kronologi kejadian menunjukkan bahwa situasi semakin tegang saat anggota PSHT melakukan blokade jalan yang kemudian memicu aksi pengeroyokan terhadap aparat kepolisian. Banyak yang bertanya-tanya, apakah ada misi terselubung atau mungkin kesalahpahaman yang terjadi? Pihak kepolisian tidak tinggal diam. Mereka membongkar semua fakta di lapangan dan menyatakan bahwa semua pelaku pengeroyokan akan ditindak tegas. Kapolres Jember, Ajun Komisaris Besar Polisi Bayu Pratama, pun tidak ketinggalan memberikan komentar bahwa pelaku akan diberi sanksi berat sebagai efek jera.
Tak hanya di Jember saja, nama PSHT malah menjadi trending topic di berbagai media sosial. Hal ini tak lepas dari eksposur media yang memperlihatkan bagaimana insiden tersebut menuai perhatian publik. Banyak netizen yang berspekulasi tentang kondisi internal organisasi, termasuk hubungan antara anggota PSHT dan aparat kepolisian setempat. Benar-benar drama yang mengundang tawa sekaligus sangat serius, apalagi jika mengingat gaya bertarung ala pesilat yang seharusnya mementingkan etika dan disiplin.
Di balik drama keroyokan ini, penting untuk mengetahui bahwa PSHT adalah salah satu perguruan silat terkenal di Indonesia yang memiliki banyak pengikut. Meskipun insiden ini mengecewakan, kita tidak bisa mengabaikan kontribusi positifnya dalam dunia seni bela diri. Satu hal menarik, PSHT kini tercatat sebagai perguruan silat terbesar di Indonesia dengan ribuan anggota yang tersebar di seluruh tanah air. Ini jelas menandakan bahwa semangat persaudaraan yang mereka bawa adalah kekuatan utama mereka, hanya saja mungkin perlu sedikit pengawasan agar tidak terjebak dalam drama layaknya sinetron!
Polisi terus menyelidiki kasus rombongan pesilat PSHT di Jember yang diduga mengeroyok Aipda Parmanto. Sebanyak 22 orang telah ditangkap.
Lima anggota polisi dikeroyok oleh pesilat PSHT saat sedang konvoi dan blokade jalan di Jember. Berikut kronologinya.
Sebanyak 22 anggota PSHT terduga pelaku pengeroyokan Aipda Parmanto akan dibawa ke Mapolda Jawa Timur. Demikian juga penanganan kasus tersebut juga ...
Polres Jember, Jawa Timur (Jatim) menangkap sebanyak 22 pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan terhadap...
Polisi memburu sejumlah pesilat anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang diduga menjadi pelaku pengeroyokan beberapa anggota Polri.
Perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) trending topik di X pada Selasa (23/7/2024), usai anggota diduga mengeroyok anggota polisi di Jember.
Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Polisi Bayu Pratama menjelaskan, berdasarkan keterangan dari korban, pelaku pengeroyokan saat itu cukup ...
Kepolisian berhasil mengungkap motif dibalik aksi pengeroyokan anggota polisi oleh sekelompok pesilat PSHT yang terjadi di simpang tiga Transmart Kecamatan ...
Polisi telah mengamankan 22 pesilat PSHT di kasus pengeroyokan pada Aipda Parmanto. Begini kondisi terbaru Aipda Parmanto yang masih menjalani perawatan di ...
Polisi sudah menangkap 22 pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang diduga jadi pelaku pengeroyokan polisi di Jember.
Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, akhirnya mengamankan 22 orang anggota perguruan silat terduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota Polsek Kaliwates.
Sebanyak 22 anggota silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jember ditangkap oleh polisi usai mengeroyok polisi, Aipda Parmanto Indrajaya.
JEMBER, JOGLOSEMARNEWS.COM -- Pengeroyokan seorang aggota Polsek Kaliwates Jember oleh sejumlah anggota perguruan silat pada Senin (22/7/2024) dini hari.
Filesatu.co.id,Jember | Perguruan Silat Setia Hati Terate Ranting Balung, Cabang Jember, Pusat Madiun, Melakukan Kegiatan Baksos ( Bakti Sosial) melalui ...
Abdul Hakim Wartalampung.id, Pringsewu - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Perwakilan Provinsi Lampung, Abdul Hakim, mengadakan silaturahmi dengan ...