Rumah dan kantor Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita, digeledah KPK dalam operasi mengejutkan! Suasana terkini kantor yang digerebek petugas KPK sangat ramai!
Heboh! Rumah Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Mbak Ita, juga menjadi sasaran geledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain kantor resmi Wali Kota Semarang, tim penyidik juga melakukan penyisiran di rumah pribadi Mbak Ita. Di sisi lain, 4 orang termasuk Wali Kota Semarang dicegah keluar negeri oleh KPK. Hal ini terkait dengan dugaan kasus korupsi yang sedang diselidiki oleh lembaga antirasuah.\n\nTak hanya itu, KPK turut menetapkan suami Wali Kota Semarang dan Ketua Gapensi sebagai tersangka terkait kasus yang sama. Penyidik KPK bahkan tidak hanya membatasi operasinya pada kantor dan rumah pribadi Mbak Ita, namun juga melakukan penggeledahan di berbagai tempat terkait kasus korupsi yang diduga melibatkan pihak terkait.\n\nSuasana terkini di kantor Wali Kota Semarang yang digeledah KPK pun menjadi sorotan. Petugas KPK dengan serius melakukan penggeledahan di kompleks Balai Kota Semarang, mencari bukti terkait kasus yang sedang ditangani. Para pejabat terkait juga mengikuti proses penggeledahan tersebut dengan seksama.\n\nDalam upaya memberantas korupsi, KPK juga melakukan penggeledahan secara menyeluruh termasuk di rumah pribadi dan kantor pelaku. Ini merupakan langkah keras KPK dalam memberantas korupsi di berbagai sektor, termasuk di lingkungan pemerintahan kota semarang.
Selain kantor Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau akrab disapa Ita, penyidik menggeledah rumah pribadi Ita.
Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto menjelaskan tim penyidik sudah menyurati Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Selain Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita, KPK juga menetapkan suami Mbak Ita, dan 2 orang lainnya sebagai.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita hari ini.
KPK menggeledah kantor Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita hari ini, Rabu (17/7/2024).
Petugas KPK melakukan kegiatan penggeledahan di kompleks Balai Kota Semarang. Dari informasi yang dihimpun, para petugas KPK masih berada di dalam gedung ...
Semarang: Kantor Walikota Semarang digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu pagi, 17 Juli 2024. Petugas dengan mengenakan rompi tulisan KPK mulai ...
Kantor Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti, digeledah KPK. Tampak polisi bersenjata lengkap menjaga ruangan milik Hevearita.
Tim penyidik KPK juga menggeledah rumah Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Ita di kawasan Bukit Sari, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (17/7).
Tidak cuma kantor wali kota, tim penyidik KPK juga menggeledah rumah Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Keberadaan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti tak diketahui usai kantornya digeledah KPK. Tapi, mobil dinasnya masih terpakir di balai kota.
KBRN, Semarang: Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengaku belum dapat informasi utuh soal kabar adanya dugaan Komisi Pemberantasan Kor.
KPK membuka penyidikan terkait kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya kompak jadi tersangka kasus dugaan korupsi di lingkup Pemkot Semarang.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu belum 'ngantor' lagi usai penggeledahan tersebut.
KPK mencegah Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mba Ita dan suaminya ke luar negeri, terkait kasus korupsi di Pemkot Semarang.
PDIP masih menunggu kabar dari KPK terkait penangkapan kadernya yang juga Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita.Jurubicara PDIP.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau Mbak Ita bersama suaminya Alwin Basri ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan KPK tengah mengusut dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa periode 2023-2024 di lingkungan Pemerintah ...
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryant Rahayu tidak terlihat saat petugas KPK membawa dua koper dari Balai Kota Semarang.