Kematian Presiden Iran membuat warga terbagi, dan kini nasib Iran menjadi tanda tanya besar. Apa yang terjadi sebenarnya?
Raisi, Presiden Iran yang baru saja meninggal dalam kecelakaan helikopter, meninggalkan Iran dalam keadaan terkejut dan terbagi. Warga Iran terpecah menjadi dua kubu, ada yang sedih dan ada pula yang merasa lega. Kehilangan seorang pemimpin seperti Raisi tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga membawa ketidakpastian terhadap masa depan negara. Sejumlah pengamat politik pun berebut memprediksi nasib Iran setelah kepergian Raisi. Meski demikian, salah satu fakta menarik adalah Jenderal Qasem Soleimani juga menjadi salah satu tokoh penting yang memilukan Iran, bukan hanya Raisi.
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Iran Ebrahim Raisi meninggal dalam kecelakaan helikopter pada Senin (20/5) awal pekan ini.
Kematian Presiden Iran, Ebrahim Raisi, membagi warga Iran menjadi dua kubu: ada yang sedih tetapi banyak juga yang bergembira.
Sejumlah pengamat politik kerap mempertanyakan mengenai nasib Iran usai Presiden Ebrahim Raisi meninggal dalam kecelakaan helikopter pada akhir pekan lalu.
Republika/Thoudy Badai Warga memanjatkan doa saat mengikuti kegiatan doa dan tahlilan atas wafatnya Presiden Iran Ebrahim Raisi di kediaman Duta Besar Iran ...
Iran terancam dilanda ketidakpastian tentang sosok yang cocok menggantikan Raisi. Presiden Iran Ebrahim Raisi dimakamkan kemarin, mengakhiri hari-hari ...
Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi yang berlangsung di kota suci Masyhad dipenuhi ribuan pelayat pada Kamis (23/5/2024) waktu setempat.
Foto tersebut bukan menunjukkan pemakaman Ebrahim Raisi, melainkan pemimpin Garda Revolusi Iran, Jenderal Qasem Soleimani.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan menyampaikan belasungkawa dan simpati yang sebesar-besarnya atas wafatnya Presiden Republik Islam Iran ...