Kisah arogan seorang pengemudi Fortuner dengan pelat palsu TNI yang menghebohkan!
Pengemudi Fortuner arogan kembali menjadi sorotan setelah polisi mengungkap asal-usul pelat dinas TNI palsu yang dipakainya. Ternyata, pelat itu diperoleh dari kakaknya yang pensiunan TNI. PWGA, pengemudi mobil tersebut, bukan adik seorang jenderal, melainkan adik seorang pensiunan TNI. Kronologi penangkapan pengusaha pengemudi Fortuner arogan bersama pelat militer palsu ini semakin menarik perhatian publik. Polisi berhasil membekuk pengemudi arogan yang bersembunyi di rumah kakaknya saat ditangkap.
Selain itu, motif sepele pengemudi Fortuner arogan yang menggunakan pelat TNI palsu juga terungkap. Ternyata, kekayaan dan arogansi membuatnya takut terkena razia ganjil-genap, sehingga ia memutuskan untuk memalsukan pelat TNI. Dilansir dari KOMPAS.TV, polisi juga mengungkap bahwa Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto menceritakan alasan di balik penggunaan pelat palsu Dinas TNI oleh pengemudi tersebut.
Polisi mengungkap asal-usul pelat dinas TNI palsu di mobil Fortuner arogan. Pelat dinas TNI itu diperoleh pelaku dari kakaknya yang merupakan pensiunan TNI.
Pengemudi mobil Fortuner arogan berinisial PWGA yang cekcok dengan pengendara lain di Jalan Tol Jakarta Cikampek, merupakan adik seorang pensiunan TNI.
Puspom TNI bekerja sama dengan Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk pria pengemudi Toyota Fortuner berpelat militer palsu, yang ternyata pengusaha.
Polisi membeberkan asal-usul pelat dinas TNI yang dipakai sopir Toyota Fortuner arogan saat berkendara di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Pengemudi Fortuner arogan yang menggunakan pelat palsu TNI bersembunyi di rumah kakaknya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur saat polisi menangkapnya.
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengemudi mobil Toyota Fortuner arogan dengan pelat dinas TNI palsu di Tol Jakarta-Cikampek akhirnya ditangkap polisi.
Penguasaha kaya raya yang arogan dan menggunakan pelat nomor TNI ternyata takut terkena razia ganjil-genap. Pelat TNI itu dibuang di Lembang.
Danpuspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkapkan alasan pengemudi arogan Toyota Fortuner menggunakan pelat palsu Dinas TNI.
Pengemudi Fortuner aroga yang memakai pelat nomor TNI akhirnya ditangkap pihak kepolisian. Ada beberapa sanksi hukuman kepada pemilik kendaraan dengan pelat ...
Polisi menyebut sopir Fortuner arogan membuang pelat nomor dinas TNI palsu usai videonya cekcok dengan pengendara lain viral di media sosial.
Pengemudi Fortuner arogan yang menggunakan pelat palsu TNI bersembunyi di rumah kakaknya di Pondok Kelapa, Jakarta Timur saat polisi menangkapnya.
Polda Metro Jaya telah menangkap pengemudi Fortuner arogan dengan pelat dinas TNI palsu berinisial PWGA yang menabrak mobil wartawan di Tol ...
Polisi menangkap sopir Fortuner arogan yang memakai pelat TNI palsu. Pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Pengemudi Fortuner arogan berinisial PWGA yang videonya viral sempat menghubungi sang kakak yang merupakan pensiunan TNI.
Menurut keterangan polisi, setelah viral dan menjadi perbincangan banyak orang, PWGA langsung berpikir dan mencari cara agar bisa lolos dari masalah. Dia ...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Reserse Kriminal Polri tetap mengusut laporan dugaan kekerasan yang dilakukan pengemudi Toyota Fortuner arogan mengaku ...
Atas arahan kakaknya yang purnawirawan TNI, pengemudi Fortuner arogan dan ngaku adik jenderal buang pelat TNI di Lembang, Bandung, Jawa Barat.
Pengemudi mobil Fortuner arogan berinisial PWGA yang cekcok dengan pengendara lain di Jalan Tol Jakarta Cikampek, merupakan adik seorang pensiunan TNI.
PWGA, pengemudi Fortuner yang arogan dan mengaku sebagai adik jenderal TNI telah ditetapkan sebagai tersangka. Berikut faktanya.
Pierre W G Abraham, pengemudi Fortuner yang arogan, ditampilkan ke publik saat mengenakan baju tahanan.
Pemilik kendaraan yang menggunakan pelat palsu akan dikenakan hukuman sesuai pasal Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Pengemudi Toyota Fortuner arogan pakai pelat dinas TNI palsu resmi menjadi tersangka, bisa terancam hukuman pidana.
Pierre WG Abraham, pengemudi Fortuner yang arogan berpelat TNI, ditampilkan ke publik saat mengenakan baju tahanan di Mapolda Metro Jaya.
Pengemudi Fortuner arogan bernama Pierre W G Abraham menggunakan pelat dinas palsu TNI untuk menghindari ganjil genap di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Pelat dinas TNI bernomor 84337-00 yang digunakan sopir Fortuner arogan dibuang di Lembang, Jawa Barat.
Polisi menangkap sopir Fortuner yang mengaku 'adik jenderal'. Tersangka Ir Pierre WG Abraham ditangkap saat sembunyi di rumah kakaknya di Jaktim.
Puspom TNI pastikan bahwa Marsda TNI (Purn) Asep Adang Supriyadi dan pengemudi Fortuner yang ngaku adik Jenderal, Pierre W G Abraham tak saling kenal.
Pierre harus menanggung konsekuenasi atas perbuatannya yang pernah terlibat cekcok dengan pengendara lain di jalan itu viral di media sosial. Halaman all.
Kepala Satuan Penyelidikan Kriminal dan Pengamanan Fisik Puspom TNI sebut ulah pengemudi Fortuner berpelat dinas TNI palsu rugikan instansinya.
Polisi menetapkan Ir Pierre WG Abraham sebagai tersangka pemalsuan pelat dinas TNI. Sopir Fortuner arogan itu terancam hukuman 6 tahun penjara.
Pengemudi Fortuner yang mengaku sebagai adik jenderal dan menggunakan pelat dinas TNI palsu bakal jalani tes psikologi usai ditetapkan tersangka.
Arogansi sopir Fortuner bernama Pierre (53) yang memakai pelat dinas palsu TNI saat cekcok dengan pengendara lain di Jalan Tol Japek berujung penjara.