Rusia menempatkan kapal rudal hipersonik di Laut Mediterania setelah serangan Iran ke Israel. Apa yang terjadi selanjutnya?
*Rudal Iran serang Israel*
Rusia memperkuat kehadiran militer di Laut Mediterania dengan mengirimkan kapal perang yang dilengkapi dengan rudal hipersonik Kinzhal. Langkah ini terjadi setelah serangan dari Iran ke Israel yang menggemparkan kawasan. Berita tentang kapal Rusia ini menarik perhatian banyak orang akan eskalasi konflik di Timur Tengah.
Kapal perang Rusia tersebut melintasi Terusan Suez pada Minggu lalu menuju Laut Mediterania, membawa ketegangan di wilayah tersebut ke tingkat yang lebih tinggi. Kapal ini siap mengantisipasi setiap perkembangan selanjutnya terkait dengan ketegangan di kawasan tersebut. Israel pun kini harus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman dari berbagai pihak, tidak hanya dari Iran, tetapi juga dari tindakan kebijakan Rusia.
*Fakta Menarik:* 1. Rudal hipersonik Kinzhal merupakan senjata andalan Rusia yang mampu mencapai kecepatan hingga 10 Mach, menjadikannya sangat sulit untuk dihalau. 2. Terusan Suez merupakan jalur maritim vital yang menghubungkan Laut Tengah dengan Laut Merah, menjadi wilayah strategis bagi negara-negara yang ingin mengirimkan kapal perang ke berbagai kawasan.
Sebuah kapal perang milik Angkatan Laut Rusia yang dilengkapi dengan rudal hipersonik Kinzhal memasuki Laut Mediterania melalui Terusan Suez pada Minggu ...
Letak geografis Iran dan Israel yang berada di Timur Tengah adalah salah satu alasan mengapa konflik kedua negara bisa memicu harga minyak.
Sebuah bangkai rudal ditemukan di Irbil, Irak, pada Minggu (14/4) dan disebut sebagai sisa proyektil rudal yang diluncurkan Iran untuk menyerang Israel.
Israel sedang mempertimbangkan kemungkinan membalas serangan drone dan rudal dari Iran. Namun, serangan ini akan ditentukan di waktu yang tepat.
Rudal dan drone yang dilontarkan Iran ke Israel ternyata punya jarak tempuh yang luar biasa, melesat melewati dua negara.
Dunia dikejutkan laporan bahwa Angkatan Udara Yordania telah mencegat dan menembak jatuh beberapa drone dan rudal Iran yang menargetkan Israel.
Pejabat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menjuluki serangan Iran terhadap Israel pada Sabtu (13/4/2024) malam dan Minggu (14/4/2024) dini hari.
Pertahanan Israel dan Amerika Serikat (AS) menghadapi serangan udara Iran membuat sebagian drone dan rudal Teheran tidak mendarat di Israel.
Israel mengatakan, โ99 persen' proyektil yang ditembakkan Iran dicegat Israel dan mitra-mitranya. Hanya โsejumlah kecilโ rudal yang mencapai Israel.
Dia menyebut operasi itu sebagai balasan atas serangan Tel Aviv terhadap Konsulat Iran di Syria pada 1 April lalu. Selain itu, Iran menyebut.
Berikut respons kelompok Hamas setelah Iran meluncurkan ratusan rudal ke Israel pada Sabtu (14/4/2024).
Usai dikenakan sanksi internasional, Iran telah memproduksi persenjataan sendiri termasuk drone dan rudal dalam jumlah besar.
Komunitas internasional menyatakan kekhawatiran setelah Iran meluncurkan drone peledak dan menembakkan 300 rudal ke Israel pada Sabtu malam waktu setempat.
Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Senin (15/4) mengatakan pemerintahnya berusaha keras untuk menghindari eskalasi situasi antara Israel dan Iran, ...