Inilah kisah terakhir Paul Alexander, manusia yang hidup dalam paru-paru besi selama 70 tahun!
Paul Alexander, manusia terakhir yang hidup di dalam paru-paru besi selama lebih dari 70 tahun setelah tertular polio, meninggal dunia. Terkena polio sejak usia 6 membuat Paul Alexander harus dibantu bernapas dengan silinder besi selama tujuh dekade. Paul terjangkit polio pada 1952 ketika berusia enam tahun, menyebabkan dirinya lumpuh dari leher ke bawah. Pria Texas yang menggunakan paru-paru besi selama beberapa dekade setelah tertular polio saat masih kecil meninggal pada usia 78 tahun. Setelah lumpuh akibat polio pada usia 6 tahun, Paul Alexander terkurung sebagian besar hidupnya dalam sebuah iron lung berwarna kuning yang membuatnya tetap hidup. Paul Alexander, pria yang bernapas dengan paru-paru besi meninggal dunia pada usia 78 tahun pada 13 Maret 2024. Ia terkena polio sejak kecil.
Paul Alexander, manusia terakhir yang hidup di dalam paru-paru besi selama lebih dari 70 tahun setelah tertular polio, meninggal dunia.
Terkena polio sejak usia 6 membuat Paul Alexander harus dibantu bernapas dengan silinder besi selama tujuh dekade. Dan, kini Paul Alexander meninggal dunia ...
Paul terjangkit polio pada 1952 ketika berusia enam tahun, menyebabkan dirinya lumpuh dari leher ke bawah.
Paul Alexander, penyintas penyakit polio yang dijuluki 'pria dalam paru-paru besi' meninggal dunia pada usia 78 tahun, Selasa (12/3).
Pria Texas yang menggunakan paru-paru besi selama beberapa dekade setelah tertular polio saat masih kecil meninggal pada usia 78 tahun.
Setelah lumpuh akibat polio pada usia 6 tahun, Paul Alexander terkurung sebagian besar hidupnya dalam sebuah iron lung berwarna kuning yang membuatnya tetap ...
Pria 'paru-paru besi' Paul Alexander, meninggal dunia di usia 78 tahun. Sebelum meninggal, dia sempat dirawat akibat infeksi COVID-19.
Paul Alexander si 'paru-paru besi' meninggal dunia di usia 78 tahun. Ia telah berjuang untuk tetap hidup selama 70 tahun lamanya.
Paul Alexander, pria yang bernapas dengan paru-paru besi meninggal dunia pada usia 78 tahun pada 13 Maret 2024. Ia terkena polio sejak kecil.
Seorang warga Texas Amerika Serikat yang dikenal dengan sebutan Pria Paru-Paru Besi meninggal dunia pada Senin 11 Maret 2024. Paul Alexander menghembuskan ...
Paul Alexander, pria Amerika yang hidup dalam paru-paru besi selama lebih dari 70 tahun meninggal dunia.
Dilansir dari timesofindia, Paul adalah penyintas polio dan bergantung pada sistem pernapasan buatan untuk bernapas. โDengan berat hati saya harus mengatakan ...
Paul terkena polio pada tahun 1952 ketika masih berusia 6 tahun. Pria asal Dallas, Amerika Serikat ini telah menjalani hidupnya dalam sebuah mesin bernama iron ...
Paul Alexander pria bernapas dengan paru-paru besi meninggal dunia pada usia 78 tahun. Pejuang polio survivor asal Amerika Serikat itu mengembuskan napas ...
Paul Alexander, seorang pengacara dan penulis yang menghabiskan 70 tahun hidupnya di paru-paru besi, meninggal dunia.Mengutip situs penggalangan dana ...
Paul Alexander, penderita polio yang bertahan tujuh dekade dengan 'paru-paru' besi meninggal pada Senin (11/3) sore.
Paul Alexander yang tinggal di Dallas, Texas Utara, Amerika Serikat menghabiskan lebih dari 70 tahun hidup bernapas menggunakan paru-paru buatan berbentuk tabung besar. Kondisi ini dilatarbelakangi oleh masalah paru-paru akibat penyakit polio yang ...
Paul Alexander pria bernapas dengan paru-paru besi meninggal dunia pada usia 78 tahun. Dia menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (11/3).
Paul Alexander yang tinggal di Dallas, Texas Utara, AS menghabiskan lebih dari 70 tahun hidup bernapas menggunakan paru-paru buatan berbentuk tabung.
Kabar duka datang dari Paul Alexander, seorang pengacara yang mengidap penyakit polio dan menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan paru-paru besi.
Paul Alexander, seorang pria Amerika yang hidup dalam paru-paru besi atau iron lung selama lebih dari 70 tahun setelah terkena polio.
Polio melumpuhkan hampir seluruh tubuh Paul Alexander. Ia bertahan hidup dengan alat bantu selama puluhan tahun.