Banjir dan tanah longsor melanda Sumatera Barat, menyebabkan kerusakan dan korban jiwa. Simak berita lengkapnya di sini!
Kota Padang dan sejumlah daerah lain di Sumatera Barat dilanda banjir dan tanah longsor akibat hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Andre Rosiade turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan dengan membagikan ratusan nasi bungkus untuk korban banjir. sementara itu, YBM PLN juga menggerakkan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan paket bantuan kepada warga terdampak. Pemda diminta untuk memprioritaskan kebutuhan dasar korban banjir dan tanah longsor di daerah tersebut.
Pemerintah Kota Padang telah menetapkan status Darurat Bencana selama tujuh hari sejak 8 Maret lalu menyusul terus meningkatnya genangan air. Sedangkan, Kepala BNPB, Suharyanto, turun langsung ke lokasi untuk menangani bencana banjir dan tanah longsor dengan total kewajiban yang belum final.
Dari dua daerah yang terkena dampak parah, Sumatra Barat dan Kalimantan Tengah, puluhan korban jiwa dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut. Bantuan darurat terus berdatangan dari berbagai pihak untuk membantu korban banjir di Kota Padang. Fakta menarik lainnya, banjir dan tanah longsor ini telah menyebabkan lebih dari 70.000 orang dievakuasi dan 26 orang telah kehilangan nyawa akibat bencana alam ini.
Andre Rosiade mengungkapkan sangat berduka terhadap banjir yang melanda Kota Padang, Pessel dan sejumlah daerah di Sumbar.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Barat melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) bergerak cepat dalam aksi kemanusiaan dengan menyalurkan paket ...
Kepala BNPB Suharyanto didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi (kanan) dan Bupati Padang Pariaman Suhatri KOMPAS/YOLA SASTRA. Kepala BNPB Suharyanto ...
Pemerintah Kota (Pemkot) Padang menetapkan status Darurat Bencana selam tujuh hari sejuak 8 Maret lalu.
Hujan deras selama berhari-hari telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di provinsi Sumatera Barat, memaksa lebih dari 70.000 orang dievakuasi.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mendatangi Kota Padang Sumatra Barat pada Senin pagi tanggal 11 Maret 2024.
Dua daerah yang dilanda bencana banjir parah adalah Sumatra Barat Sumbar dan Kalimantan Tengah Kalteng Puluhan orang dilaporkan meninggal dunia akibat ...
bantuan yang diserahkan Suzuya Group, Senin (11/3/2024). Bantuan bagi korban banjir itu diterima Wali Kota Padang Hendri Septa.
Banjir dan tanah longsor di Sumbar berdampak terhadap puluhan ribu jiwa. BNPB mencatat 26 orang meninggal dunia akibat bencana alam ini.