Aksi brutal gelandang PSS Sleman, Wahyudi Hamisi, mencuri perhatian di Liga 1 Indonesia. Protes keras dari Persebaya Surabaya membuat PSSI turun tangan.
Aksi brutal yang dilakukan oleh Wahyudi Hamisi, penggawa PSS Sleman, menuai kecaman dari Persebaya Surabaya. Klub Bajul Ijo secara resmi mengirimkan protes ke PSSI terkait perilaku kasar yang ditunjukkan oleh Hamisi dalam pertandingan Liga 1. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, juga mengungkapkan harapannya agar Wahyudi Hamisi mendapat sanksi berat akibat aksinya yang dianggap brutal. Gusti Randa, Direktur PT PSS Sleman, memberikan klarifikasi terkait video viral yang tidak menampilkan kejadian secara lengkap dan meminta maaf kepada Persebaya atas insiden yang terjadi. Selain kekerasan yang ditunjukkan, Wahyudi Hamisi juga berpotensi mendapatkan sanksi ganda karena mengacungkan jari tengah ke pemain lawan.
Persebaya Surabaya mengecam permainan kasar penggawa PSS Sleman, Wahyudi Hamisi. Bajul Ijo resmi melayangkan protes resmi ke PSSI.
Sekjen PSSI Yunus Nusi berharap Wahyudi Hamisi mendapat sanksi berat setelah terlihat melakukan aksi brutal saat melawan Persebaya Surabaya di Liga 1.
Direktur PT PSS, Gusti Randa, menyayangkan video viral tak tayangkan kejadian lengkap. Gusti juga menyampaikan permintaan maaf ke Persebaya.
Gelandang PSS Sleman, Wahyudi Hamisi berpotensi mendapatkan dobel sanksi karena ia juga terrekam mengacungkan jari tengah ke pemain.
Persebaya Surabaya mengecam keras permainan kasar pemain PSS Sleman, Wahyudi Hamisi, pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia.
Nama gelandang PSS Sleman Wahyudi Hamisi sedang menjadi bahan sorotan setelah aksi brutalnya pada pekan ke-27 Liga 1 2023-2024 melawan Persebaya.
Sayap serang Persebaya Surabaya Bruno Moreira (kedua dari kiri) merayakan gol dari tendangan penalti ke gawang PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo, Jawa ...