Kelvin Kiptum, pemegang rekor dunia marathon, meninggal dalam kecelakaan tragis. Serta Pelatihnya ikut menjadi korban. Malaysia kehilangan salah satu harapan medali di Olimpiade Paris 2024.
Kelvin Kiptum, pemegang rekor dunia marathon, meninggal dalam kecelakaan tragis di Kaptagat, Barat Daya Kenya. Bersama dengan pelatihnya, Gervais Hakizimana, Kiptum menjadi korban dalam insiden nahas tersebut. Kabar duka ini mengguncang dunia atletik, terutama karena Kiptum dijadwalkan tampil di Rotterdam Marathon pada April 2024, dengan impian membela Kenya di Olimpiade Paris 2024. Peraih rekor marathon dunia ini telah meraih prestasi gemilang sebelumnya, memenangkan London Marathon dengan rekor lintasan 2 jam 1 menit 25 detik. Kematian Kiptum mengejutkan banyak pihak, menunjukkan betapa rapuhnya kehidupan di tengah kesuksesan atletiknya. Kiptum akan dikenang sebagai salah satu pelari maraton tercepat di dunia, yang meninggalkan jejak prestasi gemilang di dunia olahraga.
Kabar duka datang dari dunia atletik. Pemegang rekor dunia marathon Kelvin Kiptum meninggal dunia usai mengalami kecelakaan.
Kiptum tidak sendirian yang menjadi korban. Pelatihnya, Gervais Hakizimana, juga meninggal dalam insiden nahas itu. Sementara ada orang ketiga yang menjadi ...
Kelvin Kiptum dijadwalkan mengikuti Rotterdam Marathon pada April 2024. Ia juga bermimpi membela Kenya di Olimpiade Paris 2024.
Peraih rekor marathon dunia Kevin Kiptum tewas dalam kecelakaan usai menabrak pohon di Kaptagat, Barat Daya Kenya.
Kaltimtoday.co - Dunia atletik berduka atas meninggalnya Kelvin Kiptum (24), pemegang rekor dunia lari maraton putra, dalam kecelakaan lalu lintas di...
Prestasi itu, bersama dengan kemenangannya sebelumnya pada tahun itu di London Marathon dengan rekor lintasan 2 jam 1 menit 25 detik, membuatnya dinobatkan ...
Atlet marathon andalan negara itu sekaligus pemegang rekor dunia maraton bernama Kelvin Kiptum, meninggal dunia pada Minggu (11/2/2024) malam.