Hujan lebat di Makassar menyebabkan 482 warga mengungsi dan 32 pengungsi terserang gatal-gatal. Baca lebih lanjut!
Banjir kembali melanda Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menimbulkan dampak serius bagi warga setempat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melaporkan bahwa sebanyak 482 warga mengungsi akibat banjir di Kecamatan Biringkanaya dan Manggala. Selain itu, 32 pengungsi dilaporkan mengalami berbagai penyakit, termasuk gatal-gatal yang mengganggu. Situasi semakin rumit dengan banjir yang mulai mengancam kehidupan sehari-hari warga, terutama di daerah Antang. Ketinggian air di Perumnas Antang hampir mencapai 2 meter, memaksa ratusan warga untuk mengungsi.
Badai banjir yang meluluhlantakkan kawasan Makassar ini juga membuat Wali Kota setempat, Mohammad Ramdhan Pomanto, memberikan pernyataan bahwa daerah perumahan Antang memang rentan terhadap banjir. Selama pembangunan perumahan, ketinggian daerah tersebut tidak ditingkatkan, menyebabkan banjir rutin terjadi. Meskipun cuaca ekstrem diprediksi akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, upaya penanggulangan dan evakuasi tetap dilakukan oleh BPBD dan instansi terkait untuk menangani krisis banjir yang melanda Makassar.
Menurut update terbaru, jumlah pengungsi mulai berkurang setelah air mulai surut. Hari ini, 20 pengungsi telah kembali ke rumah mereka, menyisakan 462 jiwa yang masih mengungsi. Meskipun demikian, 312 warga masih terdampak banjir dan tetap bertahan di lokasi pengungsian. Dengan kondisi yang belum sepenuhnya pulih, warga Makassar terus berjuang untuk mengatasi dampak bencana banjir yang belum sepenuhnya surut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengatakan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan ...
Sebanyak 482 warga di Makassar mengungsi imbas banjir di Kecamatan Biringkanaya dan Manggala. Sebanyak 32 pengungsi dilaporkan terserang berbagai penyakit.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin merinci, sebanyak 465 orang pengungsi merupakan warga Kecamatan ...
MAKASSAR, KOMPAS.com- Pengungsi di kawasan Blok 10 dan Blok 8 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) bertambah pada ...
Sejumlah wilayah di Kota Makassar, Sulsel, kembali dilanda banjir akibat intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya, di Kecamatan Manggala ...
MAKASSAR, DATAKITA.CO - Curah hujan yang tinggi dan disertai angin kencang yang melanda Kota Makassar beberapa hari terakhir mengakibatkan dua kecamatan.
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR โ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem di Makassar berlangsung hingga 22 Januari 2024.
Wali Kota sebut, daerah perumahan Antang memang kawasan resapan air. Saat dibangun perumahan, ketinggiannya tidak ditambah sehingga sering banjir.
Warga menaiki perahu karet untuk melintasi banjir yang merendam rumah di Kompleks Perumnas Antang, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (18/1/2024).
Banjir merendam permukiman warga di Kota Makassar. Ketinggian air di Perumnas Antang Kecamatan Manggala nyaris mencapai 2 meter.
Menurut Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, atau akrab disapa Danny, salah satu lokasi terdampak banjir adalah Perumnas Antang Blok 10, Blok 8, ...
Kemarin, dari 482 jiwa yang mengungsi di dua kecamatan, Manggala dan Biringkanayya. Kini berkurang 20 menjadi 462 jiwa. Terdiri dari 213 laki-laki dan 249 ...
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar pertanggal 19 Januari 2024 mencatat, total pengungsi yang masih ada di posko ...
Banjir di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) belum surut. Sejauh ini masih ada 312 warga terdampak banjir yang masih bertahan di lokasi pengungsian.